Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Pendidikan Bermutu untuk Semua menjadi target dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Salah satu cara yang dilakukan untuk mewujudkannya adalah dengan memperkuat pendidikan karakter melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Gerakan ini diintegrasikan melalui kurikulum nasional yang menggunakan pendekatan deep learning, di mana salah satu poin utamanya adalah dibutuhkannya pembelajaran yang dilakukan dalam suasana yang seru atau joyful. Pendekatan deep learning sendiri masih terus didorong implementasinya secara merata di berbagai wilayah Indonesia, seiring dengan adanya tantangan dalam pemerataan akses dan kualitas pendidikan.
“Di beberapa wilayah dengan keterbatasan akses dan tantangan geografis, anak-anak masih menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan serta akses terhadap media pembelajaran yang beragam. Saat ini, berbagai upaya terus dilakukan untuk memperluas akses terhadap fasilitas pendidikan, media pembelajaran, serta penguatan kapasitas guru agar mampu menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif dan menyenangkan,” ucap Dr. Rita Pranawati, S.S., M.A., Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah 3T.
Menyambut Hari Pendidikan Nasional, OREO melanjutkan kontribusinya pada dunia pendidikan melalui program “OREO Berbagi Seru”. Bermitra dengan Indonesia Mengajar, program ini memberikan kesempatan setara bagi 7.000 siswa di 7 Provinsi – termasuk di wilayah 3T dan marginal – untuk menjadi bagian dari Generasi SERU melalui rangkaian kegiatan edukasi dan pendistribusian alat-alat pembelajaran seru yang dikembangkan dengan metode belajar sambil bermain.
“OREO berkomitmen untuk berkontribusi di bidang pendidikan sebagai salah satu bekal penting untuk mendukung kemajuan bangsa, selaras dengan purpose OREO yaitu menghubungkan dunia melalui kegembiraan dengan mengubah proses belajar menjadi momen penuh keseruan,” ucap Anggya Kumala, Marketing Director Mondelez Indonesia.
Irma Gustiana A., A.Psi., M.Psi. selaku Psikolog Anak dan Keluarga berkomentar, ”Perkembangan teknologi yang pesat, arus globalisasi, serta perubahan sosial yang terus terjadi telah membentuk dunia yang bergerak jauh lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Kondisi ini menuntut anak memiliki keterampilan yang lebih kompleks – seperti penguasaan karakter-karakter yang ada pada Generasi SERU yaitu: Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul, agar mereka mampu bertahan dan berkembang di masa depan”.
”OREO Berbagi Seru” bermitra dengan Indonesia Mengajar secara khusus mengembangkan seperangkat alat-alat pembelajaran di bidang Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris untuk dimanfaatkan oleh seluruh ekosistem pendidikan di berbagai penjuru Indonesia. Seluruh alat pembelajaran dikembangkan dengan pendekatan belajar sambil bermain agar mampu memberikan pengalaman belajar yang seru bagi siswa, guru maupun orang tua.
Dirancang selaras dengan kurikulum nasional yang menekankan pada prinsip deep learning (pembelajaran yang meaningful, mindful, dan joyful), alat-alat pembelajaran ini akan didistribusikan ke 7 provinsi, di mana beberapa di antaranya menyasar pada wilayah 3T dan marginal, untuk menunjang proses belajar 7.000 siswa di wilayah tersebut.
Untuk dampak yang optimal, sosialisasi penggunaan alat pembelajaran dilakukan melalui kegiatan school roadshow berupa rangkaian program edukasi untuk memberdayakan para guru, orang tua dan komunitas. Kegiatan sosialisasi ini juga turut mendukung salah satu program prioritas Kemendikdasmen RI yaitu gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” khususnya pada pilar “Gemar Belajar” sebagai upaya bersama dalam membentuk generasi muda yang sehat, cerdas dan berkarakter.
Yang istimewa, “OREO Berbagi Seru” juga ikut merangkul partisipasi masyarakat. Setiap konsumen dapat mendukung misi positif di balik program ini dengan cara sederhana yaitu melalui pembelian OREO, di mana sebagian dari keuntungan penjualan dikonversikan menjadi donasi untuk menyukseskan penyelenggaraan program. (MB/RF/Foto: Freepik)