FAMILY & LIFESTYLE

Begini Cara Menghitung Weton Jodoh Kecocokan Anda dan Suami, Moms


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Saat menikah, kita tentunya akan mencari berbagai cara untuk menjaga agar hubungan rumah tangga tetap harmonis. Di luar berbagai tips psikologi dan komunikasi, banyak dari kita yang masih memeluk erat warisan budaya leluhur sebagai bentuk penghormatan dan panduan. Salah satu tradisi yang masih sering dibicarakan dalam keluarga Indonesia, khususnya pada masyarakat Jawa, adalah cara menghitung weton jodoh.

Mungkin Moms pernah mendengar orang tua atau kakek nenek kita menyebutkan istilah ini saat berkumpul bersama keluarga besar. Weton sering kali dianggap sebagai cerminan harapan agar pasangan suami istri dapat mengarungi kehidupan rumah tangga dengan rukun, bahagia, dan sejahtera. Tradisi ini pada dasarnya adalah bentuk kasih sayang orang tua yang ingin memastikan anak-anaknya mendapatkan masa depan yang damai.

Lalu, bagaimana cara kerjanya? Jika Anda penasaran atau sekadar ingin memahami tradisi ini sebagai bagian dari budaya yang kaya makna, simak penjelasannya di artikel berikut ini, Moms!

Cara menghitung weton jodoh menurut Primbon Jawa

Dalam budaya Jawa, setiap orang lahir membawa "weton" yang merupakan gabungan dari hari lahir dalam kalender Masehi (Senin sampai Minggu) dan hari pasaran dalam kalender Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Primbon Jawa menggunakan perhitungan ini untuk melihat kecocokan energi antara dua orang.

Tujuan utama dari perhitungan ini adalah untuk memberikan gambaran tentang potensi dinamika hubungan. Mengetahui hal ini dapat membantu pasangan untuk lebih bersiap diri menghadapi tantangan dalam rumah tangga dengan lebih bijaksana dan penuh empati.

Baca juga: Bagaimana Jadinya Jika Anak Terakhir Ketemu Anak Terakhir dalam Jodoh?

Arti neptu weton jodoh dan cara perhitungannya

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui nilai atau "neptu" dari masing-masing hari lahir dan hari pasaran. Neptu adalah angka pasti yang sudah ditetapkan secara turun-temurun. Anda cukup menjumlahkan neptu hari Masehi dan neptu hari pasaran Anda, lalu melakukan hal yang sama untuk pasangan.

Berikut ini panduan angka neptu hari Masehi:

  • Minggu: 5
  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9

Selanjutnya, tambahkan dengan angka neptu hari pasaran Jawa berikut ini:

  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4
  • Kliwon: 8

Sebagai contoh, jika Anda lahir pada hari Jumat Kliwon, maka perhitungan neptu Anda adalah 6 (Jumat) + 8 (Kliwon) = 14. Jika pasangan Anda lahir pada Rabu Pon, maka neptunya adalah 7 (Rabu) + 7 (Pon) = 14. Setelah itu, jumlahkan kedua neptu tersebut (14 + 14 = 28). Angka hasil penjumlahan inilah yang akan kita lihat maknanya.

Baca juga: Ini 7 Pasangan Zodiak yang Paling Harmonis!

Tabel weton jodoh yang cocok menurut hari lahir

Setelah menemukan angka gabungan dari weton Anda dan pasangan, Primbon Jawa mengelompokkan hasilnya ke dalam beberapa makna. Berdasarkan hasil penjumlahan tadi, Anda bisa mencocokkannya dengan pedoman di bawah ini:

Angka 1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36 (Pegat)

Pegat sering dimaknai sebagai potensi tantangan. Pasangan dengan karakter pegat ini cenderung mengalami berbagai macam permasalahan, mulai dari masalah ekonomi, kekuasaan, hingga masalah yang remeh sekalipun. Karena itu, dalam kehidupan nyata, ini adalah pengingat bagi pasangan untuk selalu mengutamakan komunikasi yang jujur dan saling pengertian saat menghadapi masalah ekonomi atau emosional.

Angka 2, 11, 20, 29 (Ratu)

Hasil ini sangat didambakan karena bermakna pasangan ini memang sudah berjodoh. Pasangan "Ratu" biasanya dihormati di lingkungan sekitarnya dan memiliki keharmonisan yang membuat orang lain merasa terinspirasi.

Angka 3, 12, 21, 30 (Jodoh)

Seperti namanya, pasangan ini dinilai sangat cocok satu sama lain. Mereka bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, menciptakan rumah tangga yang rukun hingga hari tua.

Angka 4, 13, 22, 31 (Topo)

Topo berarti pasangan akan menghadapi sedikit rintangan di masa awal pernikahan. Namun seiring berjalannya waktu dan kesabaran, mereka akan menemukan kebahagiaan dan kesuksesan yang luar biasa.

Angka 5, 14, 23, 32 (Tinari)

Pasangan dengan hasil Tinari diramalkan akan menemukan kelancaran dalam hal rezeki. Kehidupan keluarga mereka akan dipenuhi kemudahan dan sering mendapat kebahagiaan. Rezeki dan hal-hal baik dalam kehidupan mudah didapatkan oleh pasangan ini. Masalah maupun krisis materi tidak akan dialami oleh pasangan ini.

Angka 6, 15, 24, 33 (Padu)

Padu berarti pertengkaran. Sesuai dengan maknanya, pasangan dengan weton padu cenderung sering mengalami pertengkaran, walau memang tidak akan menimbulkan kekacauan yang besar. Pertengkaran bisa dipicu oleh banyak hal, bahkan persoalan yang sepele. Jika mendapat hasil ini, pasangan diingatkan untuk lebih pandai mengelola emosi dan menurunkan ego masing-masing.

Angka 7, 16, 25, 34 (Sujanan)

Sujanan sering dikaitkan dengan potensi kesalahpahaman. Pasangan berweton sujanan dapat sering mengalami pertengkaran dan masalah perselingkuhan. Mengetahui hal ini justru bisa menjadi langkah antisipasi untuk terus membangun kepercayaan penuh dan tidak mudah termakan isu dari luar.

Angka 8, 17, 26, 35 (Pesthi)

Keluarga yang berada dalam naungan Pesthi diyakini akan selalu rukun, tenteram, dan damai. Berbagai masalah yang datang tidak akan sampai merusak keutuhan rumah tangga mereka. Walau nanti ada masalah yang menerpa, pasangan ini tetap harmonis dan bahagia.

Keakuratan weton jodoh dalam menentukan pasangan

Perhitungan weton jodoh adalah wujud kearifan lokal yang berisi doa dan petuah. Akurasinya tidak bersifat mutlak layaknya ilmu pasti. Keakuratan sejati dari sebuah hubungan terletak pada seberapa besar kedua belah pihak bersedia untuk saling mendukung, berkomunikasi dengan sehat, dan tumbuh bersama. Weton hanyalah sebuah budaya yang mengingatkan kita tentang potensi kelemahan yang perlu diperbaiki dan potensi kekuatan yang perlu disyukuri.

Cara menyikapi hasil perhitungan weton jodoh

Tidak jarang seseorang merasa khawatir jika hasil perhitungannya menunjukkan makna yang kurang baik. Ingatlah bahwa cinta dan komitmen Anda berdua jauh lebih kuat dari sekadar angka. Jika hasil weton menunjukkan potensi "Padu" atau "Pegat", gunakan hal ini sebagai pengingat positif. Jadikan itu alasan untuk belajar manajemen konflik, lebih sering mendengarkan keluh kesah pasangan, dan menjaga kualitas waktu berdua di tengah kesibukan mengasuh anak-anak.

Sebaliknya, jika Anda mendapatkan hasil "Ratu" atau "Pesthi", syukuri hal tersebut sebagai afirmasi positif. Namun, tetaplah berusaha merawat rasa cinta tersebut dengan tindakan nyata setiap harinya.

Mengetahui cara menghitung weton jodoh dapat memberikan warna tersendiri dalam cara kita memandang ikatan pernikahan. Pada akhirnya, keharmonisan sebuah rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh angka kelahiran, tetapi juga oleh tekad untuk saling mengasihi, saling mencintai, saling menghargai. (MB/SW/RF/Foto: Pexels)