BABY

Selain Atasi Kembung, Ini Manfaat Pijat ILU "I Love You" untuk Bayi


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Saat melihat Si Kecil menangis karena perutnya kembung atau rewel tanpa sebab yang jelas, tentu ini akan membuat Moms khawatir. Sebagai orang tua, Anda pasti ingin segera membantu, meski tidak tahu harus berbuat apa.Kabar baiknya, saat Si Kecil merasakan ketidaknyamanan tersebut, ada satu teknik sederhana yang bisa Moms lakukan sendiri di rumah yang disebut dengan pijat ILU (I Love You).

Bukan sekadar nama, setiap gerakan dalam teknik pijatan ILU ini dipercaya sebagai cerminan rasa cinta yang Moms curahkan kepada Si Kecil melalui sentuhan tangan Anda dan memiliki manfaat untuk tubuh Si Kecil.

Bagi Moms yang belum familiar dengan pijatan satu ini, yuk ketahui bersama lebih dalam mengenai pijat ILU, bagaimana cara melakukan teknik pijatan dengan benar, hingga manfaatnya untuk buah hati Anda.

Apa itu pijat ILU?

Pijat ILU adalah teknik pemijatan yang berfokus pada area perut bayi. Teknik ini dilakukan dengan gerakan tangan yang membentuk pola tiga huruf yitu I, L, dan U, yang secara keseluruhan membentuk kalimat "I Love You."

Gerakan-gerakan ini dirancang mengikuti alur usus besar bayi, sehingga membantu mendorong gas dan sisa pencernaan bergerak ke arah yang benar. Pijat bayi, termasuk pijat ILU ini telah lama direkomendasikan oleh berbagai organisasi kesehatan anak karena manfaatnya yang sudah terbukti secara ilmiah. The International Association of Infant Massage (IAIM) bahkan menganjurkan pijat bayi sebagai bagian dari rutinitas perawatan sehari-hari.

Manfaat pijat ILU untuk bayi

Meski gerakan pijatan fokus pada bagian perut dan dipercaya bisa membantu menstimulasi pencernaan Si Kecil, pijat ILU juga masih memiliki manfaat lainnya, seperti:

1. Meredakan kolik dan kembung

Bayi menangis berjam-jam tanpa sebab yang jelas, dan sering kali penyebabnya adalah perut yang tidak nyaman akibat gas yang terperangkap. Gerakan pijat ILU membantu menggerakkan gas tersebut keluar secara alami, sehingga rasa tidak nyaman berkurang signifikan.

Baca juga: Penyebab Bayi Kembung dan Cara Mengatasinya

2. Melancarkan pencernaan

Sistem pencernaan bayi masih sangat muda dan terus berkembang. Pijat ILU merangsang gerakan peristaltik usus, yaitu kontraksi otot usus yang mendorong makanan bergerak maju. Ini sangat membantu bayi yang sering mengalami sembelit atau BAB yang tidak teratur.

3. Menstimulasi perkembangan saraf

Sentuhan yang Moms berikan saat memijat bayi tidak hanya terasa di kulit, rangsangan tersebut juga sampai ke otak dan membantu perkembangan sistem saraf. Stimulasi sensorik sejak dini diketahui berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif dan motorik bayi seiring pertumbuhannya.

4. Meningkatkan kualitas tidur bayi

Bayi yang dipijat secara rutin cenderung tidur lebih nyenyak dan lebih lama, hal ini dikarenakan pijatan memberikan kombinasi efek relaksasi, stimulasi sensorik, dan kenyamanan fisik. Namun perlu diingat bahwa respons setiap bayi bisa berbeda.

5. Mengurangi stres pada bayi

Bayi pun bisa mengalami stres, terutama saat proses adaptasi dengan dunia luar berlangsung. Pijatan lembut terbukti menurunkan kadar kortisol (hormon stres) dalam tubuh bayi, membuat mereka merasa lebih tenang dan aman.

6. Mempererat ikatan batin (bonding)

Sentuhan adalah bahasa pertama yang dipahami bayi. Setiap kali Moms memijat Si Kecil dengan penuh kasih, tubuhnya melepaskan hormon oksitosin yaitu hormon yang berperan dalam membangun rasa aman dan kedekatan. Rutinitas pijat harian bisa menjadi momen spesial yang memperkuat hubungan Moms dengan bayi.

Baca juga: 6 Manfaat Pijat Bayi agar Tidur Si Kecil Lebih Nyenyak

Kapan bayi boleh dipijat ILU?

Pijat ILU dapat dimulai sejak bayi berusia beberapa minggu, asalkan tali pusarnya sudah benar-benar kering dan lepas. Banyak dokter dan bidan merekomendasikan untuk mulai memijat bayi ketika usianya sudah memasuki 2 hingga 4 minggu.

Waktu terbaik untuk melakukan pijat ILU pada bayi adalah 30–45 menit setelah menyusu, bukan langsung setelah makan agar tidak memicu bayi muntah. Teknik pijat ini juga baik dilakukan saat bayi dalam kondisi terjaga dan tenang, bukan saat mengantuk atau rewel, serta bisa dipraktikkan sebelum mandi sore sebagai bagian dari rutinitas harian yang menenangkan.

Sementara itu, ada beberapa kondisi di mana Moms sebaiknya menunda atau menghentikan sesi pijat, seperti:

  • Bayi sedang demam atau sakit, karena pijatan bisa meningkatkan sirkulasi darah yang justru bisa memperburuk kondisi saat demam.
  • Terdapat luka, ruam, atau iritasi kulit di area perut atau sekitarnya.
  • Bayi baru saja divaksin. Anda perlu menunggu setidaknya 48–72 jam setelah imunisasi sebelum memijat area yang disuntik.
  • Bayi menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman seperti menangis kencang, memalingkan wajah, atau menegangkan tubuh saat dipijat. Hentikan dan coba lagi di lain waktu.
  • Bayi lahir prematur. Pastikan Moms mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai pijat pada bayi prematur, karena mereka memerlukan pendekatan yang berbeda.

Baca juga: Ini Manfaat Pijat Bayi, Tak Hanya untuk Bayi, Tapi Juga untuk Moms

Cara pijat ILU yang benar

Agar manfaatnya bisa dirasakan Si Kecil, Moms perlu tahu langkah-langkah menerapkan pijat ILU yang benar pada bayi berikut:

Persiapan sebelum memijat

  • Sebelum mulai, pastikan tangan Anda bersih dan hangat. Gosokkan kedua telapak tangan selama beberapa detik untuk menghangatkannya.
  • Gunakan minyak pijat yang aman untuk bayi, seperti minyak kelapa, minyak almond, atau baby oil yang sudah teruji dermatologis. Hindari minyak esensial yang terlalu pekat.
  • Pilih tempat yang nyaman dan hangat, jauh dari angin langsung.
  • Buka pakaian bayi dan posisikan ia berbaring telentang di atas alas yang lembut.
  • Lakukan uji reaksi kulit terlebih dahulu dengan mengoleskan sedikit minyak di pergelangan tangan bayi dan tunggu 24 jam untuk memastikan tidak ada alergi.

Gerakan huruf "I"

Gerakan ini mengikuti alur usus besar turun (descending colon) di sisi kiri tubuh bayi. Berikut langkah melakukannya:

  • Mulailah dari sisi kiri perut bayi (sebelah kanan dari perspektif Anda yang menghadap bayi).
  • Letakkan jari-jari Anda di bawah tulang rusuk kiri bayi.
  • Gerakkan tangan ke bawah secara lurus menuju selangkangan kiri, seperti menarik garis vertikal membentuk huruf "I".
  • Ulangi gerakan ini 3–4 kali dengan tekanan yang sangat lembut.

Gerakan huruf "L"

Gerakan ini membentuk huruf "L" terbalik. Berikut langkah pijatan yang bisa Moms praktikkan:

  • Mulai dari sisi kanan perut bayi (sebelah kiri dari perspektif Anda), tepat di bawah tulang rusuk kanan.
  • Gerakkan tangan Moms ke kiri melintasi perut bayi (mengikuti garis usus besar melintang/transverse colon).
  • Lalu belok ke bawah menuju selangkangan kiri.
  • Ulangi 3–4 kali.

Gerakan huruf "U"

Ini adalah gerakan paling panjang dan paling komprehensif, karena mengikuti seluruh alur usus besar. Moms bisa melakukan dengan cara:

  • Mulai dari selangkangan kanan bayi.
  • Kemudian gerakkan tangan Anda ke atas menuju tulang rusuk kanan (usus besar naik/ascending colon).
  • Belok ke kiri melintasi perut (usus besar melintang).
  • Turun ke bawah menuju selangkangan kiri (usus besar turun).
  • Pola ini membentuk huruf "U" yang sempurna.
  • Ulangi 3–4 kali.

Itulah beberapa hal yang perlu Moms tahu sebelum memberikan pijat ILU pada Si Kecil. Perlu diketahui pula, idealnya durasi pijat ILU ini dilakukan selama 5–10 menit, dan bisa dilakukan 1–2 kali sehari. Selamat mencoba. (MB/RA/RF/Foto: Peoplecreations/Dok.Freepik)