FAMILY & LIFESTYLE

Panduan Memilih Kursus Bahasa Inggris Anak untuk Orang Tua


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Memilih kursus bahasa Inggris untuk anak bukan perkara mudah. Sebagai orang tua, Moms pasti ingin memberikan yang terbaik. Tapi banyaknya pilihan program justru bisa membuat bingung. Mulai dari usia yang tepat, format kelas, hingga kualitas pengajar, semua terasa penting untuk dipertimbangkan dalam menentukan kursus bahasa Inggris anak.

Kursus bahasa Inggris anak paling efektif jika dipilih berdasarkan usia, level kemampuan, dan tujuan belajar Si Kecil. Idealnya, anak bisa mulai belajar bahasa Inggris sejak usia dini melalui pendekatan bermain, lalu berkembang ke fokus speaking dan literacy seiring bertambahnya usia. Pilih format kelas, offline, online, privat, atau grup, yang sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan anak.

Usia berapa anak mulai kursus bahasa Inggris?

Salah satu pertanyaan paling umum dari orang tua adalah, kapan waktu terbaik anak mulai belajar bahasa Inggris? Jawabannya bergantung pada kesiapan dan tujuan anak, bukan sekadar angka usia.

Anak usia dini (3–6 tahun) berada dalam masa emas penyerapan bahasa. Di rentang ini, Si Kecil belajar paling baik lewat bermain, lagu, dan cerita, bukan lewat pelajaran formal. Tujuannya bukan agar anak fasih berbicara, tapi agar ia terbiasa mendengar dan menikmati bahasa Inggris.

Untuk anak usia sekolah dasar (7–9 tahun), anak sudah mulai bisa memahami struktur sederhana. Ini waktu yang tepat untuk memperkenalkan membaca, menulis, dan percakapan dasar secara lebih terarah.

Sementara anak usia 10 tahun ke atas biasanya sudah siap dengan pembelajaran yang lebih terstruktur, termasuk tata bahasa dan persiapan akademik. Pada tahap ini, tujuan belajar bisa lebih spesifik, misalnya mendukung pelajaran sekolah atau persiapan tes.

Namun perlu diingat, setiap anak berkembang dengan ritme berbeda. Ada anak berusia 5 tahun yang sudah antusias menirukan kata-kata bahasa Inggris, ada pula anak 8 tahun yang masih malu-malu. Perhatikan tanda kesiapan seperti rasa ingin tahu, kemampuan fokus, dan ketertarikan pada aktivitas berbahasa. Kesiapan emosional sama pentingnya dengan usia.

Baca juga: 8 Bahasa Pemrograman Terbaik untuk Anak Sesuai Usia

Cara memilih kursus berdasarkan kebutuhan anak

Setelah menentukan waktu yang tepat, langkah berikutnya adalah memilih kursus yang sesuai dengan kebutuhan spesifik anak. Tidak semua program cocok untuk semua anak, jadi penting untuk mempertimbangkan beberapa faktor berikut.

1. Sesuaikan dengan level kemampuan

Kursus yang baik biasanya mengelompokkan anak berdasarkan level, bukan hanya usia. Anak yang sudah punya dasar bahasa Inggris akan cepat bosan jika ditempatkan di kelas pemula. Sebaliknya, anak yang belum siap bisa merasa tertinggal di kelas lanjutan. Pastikan program memiliki sistem penilaian level yang jelas.

2. Fokus pada speaking atau literacy?

Pikirkan tujuan utama Moms. Jika ingin anak percaya diri berbicara, pilih kursus yang menekankan aktivitas speaking dan percakapan interaktif. Jika fokusnya adalah kemampuan membaca dan menulis (literacy), carilah program dengan porsi literasi yang lebih besar. Program terbaik biasanya menyeimbangkan keduanya sesuai perkembangan anak.

3. Pertimbangkan kebutuhan sekolah

Sebagian orang tua memilih kursus untuk mendukung nilai akademik anak. Jika ini tujuan Moms, maka cari program yang materinya selaras dengan kurikulum sekolah, atau yang menyediakan persiapan ujian tertentu. Komunikasikan kebutuhan ini sejak awal kepada pihak kursus.

Kelas offline, online, privat, atau grup: Mana yang cocok?

Format kelas sangat memengaruhi pengalaman belajar anak. Berikut perbandingan singkat untuk membantu Anda memutuskan:

1. Kelas offline

Kelas tatap muka cocok untuk anak yang belajar lebih baik dengan interaksi langsung dan struktur rutin. Anak juga bisa bersosialisasi dan berlatih berbicara secara alami. Kekurangannya, Moms perlu mengatur waktu antar-jemput dan lokasi.

2. Kelas online

Kelas online menawarkan fleksibilitas tinggi, anak bisa belajar dari rumah tanpa perlu perjalanan. Format ini cocok untuk keluarga dengan jadwal padat. Namun, anak yang lebih kecil mungkin butuh pendampingan agar tetap fokus di depan layar.

3. Kelas privat

Les privat memberikan perhatian penuh dari guru, sehingga materi bisa disesuaikan dengan kecepatan anak. Pilihan ini ideal jika anak butuh dukungan ekstra atau punya tujuan khusus. Kelemahannya, biayanya biasanya lebih tinggi dan anak kurang berinteraksi dengan teman sebaya.

4. Kelas grup

Belajar dalam grup membantu anak berlatih berbicara, bekerja sama, dan termotivasi oleh teman-temannya. Format ini biasanya lebih terjangkau. Pastikan ukuran kelas tidak terlalu besar agar setiap anak tetap mendapat perhatian.

Pilih kelas privat jika anak butuh perhatian khusus, dan pilih kelas grup jika Anda ingin anak berlatih sosial sekaligus menghemat biaya.

Baca juga: Anak Kinestetik: Kenali Ciri, Kebutuhan, dan Cara Belajarnya

Rekomendasi program kursus bahasa Inggris anak untuk 2026

Saat mempertimbangkan program kursus untuk tahun 2026, fokuslah pada beberapa karakteristik yang menandai kualitas sebuah program, bukan sekadar nama besar. Berikut jenis program yang layak dipertimbangkan:

  • Program berbasis pendekatan bermain untuk anak usia dini, yang menggabungkan lagu, permainan, dan cerita agar belajar terasa menyenangkan.
  • Program dengan kurikulum berjenjang yang jelas, sehingga anak bisa naik level sesuai kemajuannya.
  • Program hybrid yang memadukan kelas online dan offline, memberi fleksibilitas tanpa mengorbankan interaksi.
  • Program dengan native atau certified teacher yang mampu memberikan contoh pengucapan dan pengajaran berkualitas.
  • Program yang menyediakan laporan progres rutin, sehingga Anda bisa memantau perkembangan anak secara transparan.

Nah, sebelum Moms memutuskan, bandingkan minimal dua hingga tiga program. Manfaatkan kelas percobaan (trial class) untuk melihat langsung bagaimana anak merespons metode pengajaran.

Berikut beberapa rekomendasi tempat les bahasa Inggris untuk anak:

1. Sparks English

Usia: Mulai 3 tahun

Keunggulan: Belajar dengan metode interaktif, permainan, dan tutor bersertifikat.

Biaya: Mulai dari Rp 70.000,- per sesi.

2. Golden English

Usia: Mulai usia preschool

Keunggulan: Fokus pada perluasan kosakata dan peningkatan rasa percaya diri anak.

Biaya: Mulai dari Rp 1.150.000,- untuk paket 3 bulan.

3. Novakid

Usia: Mulai 4 tahun dengan sistem privat online

Keunggulan: Menggunakan platform digital interaktif berisi game dan video belajar.

Biaya: Mulai dari Rp 150.000,- per sesi.

4. LB LIA (Lembaga Bahasa LIA)

Usia: Mulai usia preschool

Keunggulan: Metode pengajaran terstruktur dan berpengalaman luas di Indonesia.

Biaya: Sekitar Rp 500.000,- hingga Rp1.390.000,- per level/paket.

5. English 1 (EF Kids & Teens)

Usia: Mulai 3 tahun.

Keunggulan: Kurikulum standar internasional dengan pengajar profesional dan native speaker.

Biaya: Berkisar antara Rp3.000.000,- hingga Rp10.400.000,- per level atau paket program.

Checklist sebelum daftar kursus bahasa Inggris anak

Sebelum menandatangani pendaftaran, ada baiknya Moms memeriksa beberapa hal penting berikut. Checklist ini akan membantu memastikan pilihan Anda benar-benar tepat.

  • Placement test: Apakah kursus menyediakan tes penempatan agar anak masuk ke level yang sesuai?
  • Trial class: Adakah kelas percobaan sebelum berkomitmen penuh? Ini kesempatan terbaik melihat kecocokan anak dengan program.
  • Ukuran kelas: Berapa jumlah anak per kelas? Semakin kecil, semakin besar perhatian yang didapat setiap anak.
  • Kualitas guru: Apakah pengajar berpengalaman mengajar anak dan punya sertifikasi yang relevan?
  • Child safety: Bagaimana kebijakan keamanan anak, baik di kelas offline maupun online?
  • Laporan progres: Apakah Moms akan menerima laporan berkala tentang perkembangan anak?

Jangan ragu untuk bertanya langsung kepada pihak kursus mengenai poin-poin di atas. Kursus yang berkualitas akan senang menjawab pertanyaan Moms dengan terbuka.

Memilih kursus bahasa Inggris anak memang butuh pertimbangan matang. Mulailah dengan memahami usia dan kesiapan anak, tentukan tujuan belajar, lalu bandingkan beberapa format dan program. Gunakan trial class serta checklist di atas sebagai alat bantu pengambilan keputusan. (MB/WR/RF/Foto: Freepik)