Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Saat hamil, tubuh Moms membutuhkan nutrisi ekstra untuk memenuhi kebutuhan gizi Anda dan janin yang berada dalam kandungan. Selain protein dan karbohidrat, ibu hamil juga perlu mendapatkan asupan serat serta vitamin yang cukup dari sayur maupun buah-buahan. Lantas apa saja buah yang bagus untuk ibu hamil?
Faktanya, tidak ada satu buah "terbaik" untuk ibu hamil. Tubuh Moms dan Si Kecil dalam kandungan membutuhkan beragam nutrisi, dan setiap buah punya keunggulannya masing-masing. Dengan kata lain, buah yang bagus adalah buah yang beragam dan kaya nutrisi penting seperti folat, vitamin C, serat, dan kalium.
Buah yang bagus untuk ibu hamil: Tidak ada satu buah yang paling baik
Tak sedikit Moms yang mencari "buah nomor satu" yang wajib dikonsumsi saat hamil. Kenyataannya, tidak ada satu buah pun yang bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi sekaligus.
Selama kehamilan, tubuh membutuhkan berbagai zat gizi, seperti folat untuk perkembangan otak dan saraf janin, vitamin C untuk penyerapan zat besi, serat untuk mencegah sembelit, serta kalium dan cairan untuk menjaga tekanan darah dan hidrasi. Tidak ada satu buah yang mengandung semuanya dalam jumlah ideal.
Karena itu, pendekatan terbaik adalah variasi. Semakin beragam warna dan jenis buah yang Moms makan, semakin lengkap pula nutrisi yang didapat. Anggap saja setiap buah punya "peran" tersendiri dalam mendukung kehamilan yang sehat.
Baca juga: 7 Manfaat Buah Manggis untuk Ibu Hamil yang Perlu Moms Tahu
Buah kaya folat dan vitamin C
Folat (asam folat alami) adalah salah satu nutrisi paling penting di awal kehamilan. Zat ini membantu perkembangan otak dan sistem saraf janin, serta mengurangi risiko cacat tabung saraf. Sementara itu, vitamin C mendukung sistem imun dan membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik.
Beberapa buah yang kaya folat dan vitamin C antara lain:
- Alpukat: Selain folat, alpukat mengandung lemak sehat yang baik untuk perkembangan otak janin. Teksturnya lembut dan mengenyangkan.
- Jeruk: Sumber vitamin C dan cairan yang menyegarkan. Cocok dinikmati langsung atau sebagai jus segar.
- Kiwi: Kecil tapi padat gizi. Kiwi kaya vitamin C dan folat, serta membantu pencernaan.
- Beri (stroberi, blueberry, raspberry): Penuh antioksidan dan vitamin C, dengan kadar gula yang relatif rendah.
Kombinasi buah-buahan ini sangat baik dikonsumsi terutama pada trimester pertama, saat kebutuhan folat sedang tinggi-tingginya.
Buah kaya serat dan kalium
Sembelit adalah keluhan yang sangat umum selama kehamilan. Perubahan hormon dan tekanan dari rahim yang membesar bisa memperlambat kerja usus. Di sinilah buah tinggi serat berperan besar.
Kalium juga penting karena membantu menjaga keseimbangan cairan dan tekanan darah, sekaligus meredakan kram kaki yang sering dialami ibu hamil.
Pilihan buah yang tinggi serat dan kalium meliputi:
- Pisang: Sumber kalium yang praktis dan mudah dicerna. Cocok sebagai camilan cepat saat mual atau lapar.
- Apel: Kaya serat, terutama jika dimakan bersama kulitnya (setelah dicuci bersih). Membantu melancarkan pencernaan.
- Pir: Mengandung serat larut yang lembut di perut dan membantu mengatasi sembelit.
- Jambu biji: Salah satu buah dengan kandungan serat dan vitamin C yang sangat tinggi.
Rutin mengonsumsi buah-buahan ini bisa membuat pencernaan Moms lebih nyaman sepanjang kehamilan.
Baca juga: 10 Buah yang Aman untuk Ibu Hamil Penderita Diabetes
Buah tinggi air untuk membantu hidrasi
Kebutuhan cairan Moms meningkat selama kehamilan. Tubuh membutuhkan air ekstra untuk membentuk cairan ketuban, mendukung sirkulasi darah, dan mencegah dehidrasi. Selain minum air putih, buah dengan kandungan air tinggi bisa jadi cara lezat untuk menambah asupan cairan.
Buah-buahan yang kaya air antara lain:
- Semangka: Terdiri dari sekitar 90% air, menyegarkan, dan membantu meredakan mual di pagi hari.
- Melon: Ringan, manis alami, dan tinggi kandungan air.
- Jeruk: Selain vitamin C, jeruk juga menyumbang cairan yang cukup banyak.
- Stroberi: Segar, rendah kalori, dan tinggi air serta antioksidan.
Buah-buahan ini sangat cocok dinikmati saat cuaca panas atau ketika Moms merasa kurang nafsu minum air putih.
Cara aman makan buah saat hamil
Manfaat buah baru bisa dirasakan sepenuhnya jika dikonsumsi dengan cara yang aman. Berikut beberapa tips sederhana yang bisa Moms terapkan:
1. Cuci buah sampai benar-benar bersih
Cuci semua buah di bawah air mengalir sebelum dimakan, termasuk buah yang kulitnya akan dikupas. Ini penting untuk menghilangkan sisa pestisida, kotoran, dan bakteri yang bisa menempel di permukaan.
2. Pilih jus yang sudah dipasteurisasi
Jika Moms suka mengonsumsi jus, pastikan memilih jus yang sudah dipasteurisasi. Jus segar yang belum dipasteurisasi berisiko mengandung bakteri berbahaya. Membuat jus sendiri di rumah dari buah yang dicuci bersih juga merupakan pilihan yang aman.
3. Atur porsi sesuai kondisi Moms
Meski sehat, buah tetap mengandung gula alami. Bagi ibu hamil dengan diabetes gestasional atau yang disarankan membatasi gula, penting untuk mengatur porsi dan memilih buah dengan indeks glikemik lebih rendah, seperti apel dan beri. Konsultasikan dengan dokter atau bidan untuk porsi yang tepat sesuai kondisi Anda.
Kunci utama buah yang bagus untuk ibu hamil bukanlah memilih satu jenis terbaik, melainkan menikmati beragam buah setiap hari. Kombinasikan buah kaya folat, tinggi serat, dan tinggi air agar kebutuhan nutrisi Moms dan Si Kecil lebih terpenuhi.
Moms bisa mulai mengonsumsi buah dengan cara sederhana, seperti menambahkan potongan buah ke dalam menu sarapan. Selain itu, Anda juga bisa menjadikanbuah sebagai camilan sore, atau buat salad buah segar untuk keluarga. Jangan lupa selalu cuci bersih dan sesuaikan porsi dengan kondisi kesehatan Anda. Jika Moms punya kondisi khusus seperti diabetes gestasional atau alergi tertentu, sebaiknya konsultasikan pilihan buah dengan dokter atau bidan. (MB/WR/Foto: Freepik)