Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Menghadapi anak yang takut pergi ke dokter bisa menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Banyak anak merasa cemas atau takut saat harus memeriksakan diri ke dokter, terutama jika mereka pernah memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan sebelumnya.
Nah, untuk mengatasinya, coba lakukan 10 cara di bawah ini agar Si Kecil tidak takut lagi berkunjung ke dokter, Moms!
1. Bicara dengan anak sebelum kunjungan
Komunikasikan dengan jelas kepada anak tentang apa yang akan terjadi di dokter. Anda tidak perlu terlalu mendetail, tapi jelaskan langkah-langkah dasar, seperti bertemu dokter, melihat alat medis, dan tujuan pemeriksaan. Gunakan bahasa yang sederhana dan positif.
Contoh: "Kita akan bertemu dokter yang sangat baik. Nanti dokter hanya ingin memastikan kamu tetap sehat dan kuat."
2. Bacakan buku atau tonton video edukasi
Ada banyak buku anak dan video edukasi yang dirancang untuk membantu anak memahami kunjungan ke dokter. Alur cerita yang menyenangkan bisa membuat Si Kecil merasa lebih familiar dan jadi tidak asing dengan prosesnya.
3. Bermain peran
Cobalah untuk bermain peran atau role play dengan Si Kecil dengan menciptakan pengalaman bermain dokter-dokteran di rumah. Biarkan anak berpura-pura menjadi dokter, sementara Anda atau boneka mainan Si Kecil menjadi pasien. Dengan cara ini, anak dapat mengenal alat seperti stetoskop mainan tanpa tekanan.
4. Jadikan kunjungan ke dokter sebuah petualangan
Alihkan fokus anak dari rasa takut menjadi antusiasme. Moms bisa menyebutnya sebagai "petualangan kesehatan." Buatlah suasana menyenangkan dengan bercerita bahwa Si Kecil akan menjadi "pahlawan kesehatan" setelah pergi ke dokter.
Baca juga: Bayi Sakit, Kapan Harus Dibawa ke Dokter dan Kapan Cukup di Rumah Saja?
5. Berikan pilihan
Anak-anak merasa lebih percaya diri dan memiliki kendali ketika diberikan pilihan. Anda bisa menanyakan, "Kamu mau membawa boneka atau buku favoritmu ke dokter?" atau "Mau pakai baju warna biru atau kuning?"
6. jangan menakut-nakuti dengan dokter
Hindari kalimat seperti, "Kalau nakal, nanti disuntik dokter, lho!" karena justru akan memperburuk rasa takut Si Kecil pada dokter. Sebaliknya, bicaralah hal positif tentang dokter sebagai sosok yang selalu membantu menjaga kesehatan. Ciptakan citra positif agar Si Kecil lebih excited saat bertemu dengan dokter.
7. Bawa barang favorit anak
Biarkan Si Kecil membawa barang kesayangannya, seperti boneka, selimut, atau mainan favorit. Barang-barang ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman saat ia berada di lingkungan asing.
8. Puji keberanian anak
Berikan pujian pada keberanian Si Kecil, bahkan sebelum ia bertemu dokter. Setelah kunjungan selesai, apresiasi upayanya dengan kata-kata positif, misalnya, "Kamu sangat hebat tadi, lho!" atau "Mama senang sekali melihat kamu tenang tadi."
9. Hindari menunggu terlalu lama
Antrean yang panjang atau waktu tunggu yang lama di ruang praktik bisa membuat anak gelisah. Carilah klinik atau jadwalkan janji temu di waktu yang cenderung tidak terlalu ramai.
10. Berikan reward setelah kunjungan dokter
Setelah kunjungan selesai, berikan penghargaan kecil sebagai bentuk apresiasi, misalnya pergi ke taman bermain atau mendapatkan es krim favorit Si Kecil. Namun, hindari menjanjikan sesuatu sebelum kunjungan untuk mencegah anak merasa bahwa kunjungan dokter adalah sesuatu yang perlu "dibayar".
Baca juga: Cara Memilih Dokter Anak yang Tepat untuk Keluarga Anda
Itulah 10 cara mengatasi anak yang takut ke dokter. Dengan menerapkan cara-cara di atas, Moms bisa membantu mengurangi kecemasan Si Kecil, membangun kenangan lebih positif, dan membiasakannya untuk menghargai pentingnya rutin menjaga kesehatan sejak dini. Stay healthy and safe, Moms! (M&B/AY/TW/Foto: Canva)
