Type Keyword(s) to Search
TODDLER

5 Penyebab Feses Anak Berwarna Hijau Padahal Tidak Makan Sayur

5 Penyebab Feses Anak Berwarna Hijau Padahal Tidak Makan Sayur

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Melihat perubahan warna feses anak sering kali membuat Moms khawatir, apalagi jika warnanya tampak tidak biasa seperti hijau. Wajar saja jika langsung muncul pertanyaan, “Apakah ini tanda penyakit?” atau “Kenapa bisa hijau, padahal Si Kecil tidak makan sayuran sama sekali?”.

Faktanya, warna feses bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor selain jenis makanan. Warna hijau pada tinja anak belum tentu menandakan masalah serius, tapi penting untuk mengetahui penyebabnya, agar Moms bisa mengambil langkah yang tepat. Apalagi, jika kondisi ini berlangsung lebih dari beberapa hari atau disertai gejala lain, seperti demam atau diare.

Yuk, cari tahu 5 penyebab feses anak berwarna hijau padahal tidak makan sayur melalui penjelasan berikut ini.

Penyebab feses anak berwarna hijau padahal tidak makan sayur

1. Pergerakan usus yang terlalu cepat

Salah satu penyebab umum feses anak berwarna hijau padahal tidak makan sayur adalah karena makanan bergerak terlalu cepat melalui saluran cerna. Ketika proses ini berlangsung cepat (misalnya saat anak mengalami diare ringan), empedu yang berwarna hijau belum sempat terurai sempurna di usus, sehingga warnanya tetap tampak pada feses Si Kecil.

Empedu adalah cairan pencernaan yang secara alami berwarna hijau. Jika waktu transit di usus terlalu singkat, empedu ini tidak berubah menjadi cokelat seperti seharusnya. Alhasil, feses anak pun berwarna hijau.

2. Pengaruh suplemen atau obat

Beberapa jenis suplemen zat besi atau antibiotik tertentu dapat memengaruhi warna feses anak. Zat besi, misalnya, sering kali menyebabkan perubahan warna menjadi hijau tua atau bahkan kehitaman.

Efek ini bersifat umum dan tidak berbahaya, terutama jika tidak disertai gejala seperti sakit perut, muntah, atau penurunan berat badan. Namun, Moms tetap perlu memperhatikan jenis obat atau suplemen yang sedang dikonsumsi anak dan berkonsultasi dengan dokter jika warnanya bertahan terlalu lama.

3. Infeksi saluran pencernaan

Infeksi ringan yang disebabkan oleh virus atau bakteri juga bisa memengaruhi warna feses. Salah satu contohnya adalah infeksi rotavirus atau bakteri Salmonella yang dapat mempercepat gerakan usus dan mengubah warna tinja menjadi kehijauan.

Jika feses hijau muncul bersamaan dengan gejala seperti diare, muntah, atau demam, Moms perlu waspada dan sebaiknya segera membawa anak ke dokter. Mengingat sistem kekebalan tubuh Si Kecil masih dalam tahap perkembangan, perubahan kecil pada frekuensi atau warna feses bisa menjadi tanda awal adanya gangguan pada saluran pencernaannya.

Baca juga: Ini Tanda-Tanda Saluran Cerna Anak yang Sehat dan Tips Menjaganya

4. Konsumsi makanan olahan atau pewarna makanan

Tanpa disadari, beberapa makanan ringan, permen, atau minuman dalam kemasan yang dikonsumsi anak bisa mengandung pewarna makanan sintetis berwarna biru atau hijau. Meski tidak mengandung sayuran, bahan pewarna ini tetap bisa membuat feses tampak hijau saat dikeluarkan.

Mengutip Healthline, tubuh anak tidak selalu mencerna pewarna buatan dengan sempurna, sehingga bisa langsung keluar bersama feses tanpa berubah warna.

5. Perubahan pola makan dan ASI, khususnya pada bayi

Jika anak masih dalam masa menyusu, baik ASI eksklusif maupun kombinasi, warna feses juga bisa dipengaruhi oleh komposisi ASI. Bayi yang lebih banyak mendapat ASI awal (foremilk) dan sedikit ASI akhir (hindmilk) bisa mengalami feses hijau karena ketidakseimbangan lemak dan laktosa.

Ketidakseimbangan tersebut bisa menyebabkan fermentasi di usus bayi dan menghasilkan warna tinja yang lebih hijau daripada biasanya. Jika Moms menyusui, cobalah perhatikan pola menyusu anak dan pastikan Si Kecil mendapat cukup waktu di satu sisi payudara sebelum berpindah.

Baca juga: 5 Tips Pola Makan Sehat untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak

Nah, itulah 5 penyebab feses anak berwarna hijau padahal tidak makan sayur. Warna feses anak memang bisa berubah-ubah, dan feses hijau belum tentu menandakan sesuatu yang berbahaya. Namun, dengan memahami berbagai penyebabnya, Moms bisa lebih tenang dan waspada saat melihat perubahan ini. (M&B/AY/SW/Foto: Freepik)