Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Bayi baru lahir tampak kuning? Jangan langsung panik, Moms! Meski sering membuat khawatir, kondisi ini sering dialami bayi, apalagi bila bayi terlahir prematur. Namun, ada berbagai cara mengatasi kuning bayi dengan cepat yang bisa dilakukan dengan intensif.
Dilansir dari NHS, setidaknya 6 dari 10 bayi baru lahir dan 8 dari 10 bayi prematur mengalami kuning atau biasa disebut jaundice. Bayi kuning disebabkan oleh penumpukan bilirubin dalam darah. Bilirubin merupakan zat berwarna kuning yang dihasilkan ketika sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh dipecah.
Hati bayi baru lahir belum berkembang sempurna, sehingga kurang efektif dalam membuang bilirubin dari darah. Saat bayi berusia sekitar 2 minggu, hatinya lebih efektif dalam memproses bilirubin, sehingga penyakit kuning sering kali bisa pulih dengan sendirinya di usia ini tanpa menimbulkan bahaya.
Cara mengatasi kuning pada bayi dengan efektif dan aman
1. Meningkatkan frekuensi menyusui
Salah satu cara paling efektif dan aman untuk membantu menurunkan kadar bilirubin pada bayi adalah dengan meningkatkan asupan cairan, terutama dari ASI.
Menyusui lebih sering akan membantu bayi lebih banyak buang air besar dan kecil, yang artinya bilirubin lebih cepat dikeluarkan dari tubuh melalui feses dan urine. ASI juga dapat membantu mencegah dehidrasi, yang bisa memperparah kadar bilirubin. Untuk itu, pastikan Moms menyusui bayi secara teratur bahkan saat bayi tidak menunjukkan rasa haus.
Baca juga: Cara Membangunkan Bayi agar Ia Mau Menyusu
2. Terapi cahaya
Terapi cahaya atau phototherapy adalah pengobatan utama dan paling efektif yang digunakan untuk mengatasi bayi kuning, terutama jika kadar bilirubin dalam darah cukup tinggi. Ini merupakan standar emas dalam dunia medis yang diakui secara global oleh organisasi seperti WHO dan American Academy of Pediatrics (AAP).
3. Paparan sinar matahari
Selain phototherapy dengan lampu khusus di rumah sakit, paparan sinar matahari pagi secara terkontrol juga bisa menjadi alternatif alami untuk membantu menurunkan kadar bilirubin bayi, terutama di daerah dengan akses terbatas ke fasilitas medis. Namun, terapi ini hanya efektif jika kuning pada bayi masih tergolong ringan.
Baca juga: 7 Penyakit yang Sering Terjadi pada Bayi Baru Lahir
4. Suplementasi dan intervensi nutrisi
Ketika menyusui belum optimal atau bayi tidak mendapatkan asupan yang cukup, suplementasi dan intervensi nutrisi bisa menjadi solusi penting untuk membantu menurunkan kadar bilirubin pada bayi kuning. Tujuan utama intervensi ini adalah memastikan cukupnya cairan dan kalori agar tubuh bayi mampu memproses dan membuang bilirubin secara efisien.
5. Transfusi tukar
Darah bayi Anda diambil menggunakan tabung tipis (kateter) yang ditempatkan di pembuluh darahnya dan diganti dengan darah dari donor yang cocok. Sebagian besar bayi merespons pengobatan dengan baik dan dapat meninggalkan rumah sakit setelah beberapa hari.
Itulah beberapa cara mengatasi kuning bayi dengan cepat. Yang penting adalah memantau kondisi bayi secara berkala dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis jika bayi tampak lebih kuning, lesu, atau tidak menyusu dengan baik. Setiap bayi berbeda dan penanganan terbaik akan disesuaikan dengan usia, berat badan, dan kadar bilirubin masing-masing bayi. (M&B/YE/Foto: Freepic.diller/Freepik)
