Type Keyword(s) to Search
TODDLER

7 Daun yang Bisa Menurunkan Demam pada Anak

7 Daun yang Bisa Menurunkan Demam pada Anak

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Saat Si Kecil mengalami demam, hati orang tua mana yang tidak cemas ya, Moms? Melihat anak lemas dan tidak nyaman tentu membuat kita ingin segera melakukan sesuatu untuk meredakan panasnya. Selain memberikan obat-obatan medis, tahukah Moms bahwa ada beberapa tanaman herbal yang bisa membantu menurunkan demam?

Banyak daun di sekitar kita yang memiliki khasiat sebagai penurun demam alami. Pengobatan tradisional ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dan bisa menjadi pertolongan pertama yang aman saat demam anak tidak terlalu tinggi. Tentu saja, cara ini tidak untuk menggantikan peran dokter, melainkan untuk membantu membuat Si Kecil merasa lebih nyaman.

Apa pertolongan pertama saat anak panas tinggi?

Untuk mengatasi anak panas tinggi, ada sejumlah hal yang bisa Anda lakukan sebagai pertolongan pertama, Moms, yakni:

1. Berikan asupan cairan yang cukup

Pastikan anak minum banyak cairan seperti air putih, jus, atau oralit untuk mencegah dehidrasi yang dapat memperparah kondisi demam.

2. Pakaikan pakaian yang nyaman

Pakaikan anak pakaian yang tipis, longgar, dan berbahan menyerap keringat. Hindari pakaian tebal atau selimut tebal karena dapat memerangkap panas tubuh.

3. Kompres hangat

Kompres bagian ketiak dan selangkangan dengan kain yang dibasahi air hangat selama 10-15 menit untuk membantu menurunkan suhu tubuh Si Kecil.

Baca juga: Anak Demam Tinggi, Begini Cara Mengompres yang Benar

4. Istirahat yang cukup

Ajak anak untuk banyak beristirahat. Istirahat membantu tubuh memulihkan energi untuk melawan infeksi dan peradangan.

5. Jaga suhu ruangan

Jaga suhu kamar tetap sejuk dengan sirkulasi udara yang baik, tapi jangan arahkan kipas angin langsung ke tubuh anak karena bisa membuatnya menggigil ya, Moms.

Meskipun begitu, segera periksakan anak ke dokter jika demamnya tidak kunjung turun setelah beberapa hari melakukan penanganan atau Si Kecil menunjukkan gejala dehidrasi maupun kondisi serius lainnya.

Baca juga: Bolehkah Bayi yang Sedang Demam Dimandikan?

Daun yang bisa menurunkan demam anak

Demam sebenarnya adalah respons alami tubuh dalam melawan infeksi. Namun, demam tinggi bisa membuat anak sangat tidak nyaman. Selain memberikan pertolongan pertama seperti disebutkan di atas, ada sejumlah daun yang dipercaya memiliki efek antipiretik (penurun panas) dan bisa Moms manfaatkan untuk menurunkan demam Si Kecil.

1. Daun dadap serep

Daun dadap serep (Erythrina subumbrans) sudah sangat populer dalam pengobatan tradisional Indonesia sebagai penurun panas. Daun ini memiliki kandungan senyawa alkaloid, saponin, dan flavonoid yang bersifat antiradang dan antipiretik. Efek sejuk yang ditimbulkannya saat ditempelkan ke kulit juga sangat menenangkan.

Cara penggunaan:

  • Ambil beberapa lembar daun dadap serep yang masih muda.
  • Cuci bersih, lalu remas-remas sedikit hingga agak layu.
  • Tempelkan daun pada dahi, ketiak, atau perut anak sebagai kompres.
  • Ganti daun jika sudah mengering.

2. Daun jarak pagar

Selain dikenal sebagai sumber minyak, daun jarak pagar (Jatropha curcas) sering digunakan untuk meredakan demam. Daun ini mengandung antioksidan seperti flavonoid dan saponin yang membantu melawan infeksi serta memberikan efek dingin pada tubuh.

Cara penggunaan:

  • Petik 2-3 lembar daun jarak pagar yang tidak terlalu tua.
  • Olesi permukaan daun dengan sedikit minyak kelapa atau minyak telon.
  • Panaskan sebentar di atas api kecil hingga daun menjadi layu (jangan sampai gosong).
  • Setelah hangat, tempelkan daun pada perut atau punggung Si Kecil.

3. Daun kembang sepatu

Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) bersifat antiradang dan menyejukkan. Kandungannya bisa membantu mengeluarkan keringat, yang merupakan salah satu cara tubuh untuk menurunkan suhu.

Cara penggunaan:

  • Ambil 5-7 lembar daun kembang sepatu, cuci bersih.
  • Remas-remas daun dengan sedikit air hingga mengeluarkan lendir.
  • Balurkan ramuan tersebut pada dahi dan seluruh tubuh anak.
  • Biarkan hingga mengering, lalu bilas dengan air hangat.

4. Daun meniran

Daun meniran (Phyllanthus niruri) dikenal sebagai imunomodulator, yaitu zat yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan imun yang lebih kuat, tubuh anak bisa lebih efektif melawan infeksi penyebab demam.

Cara penggunaan:

  • Ambil segenggam daun meniran segar beserta batangnya, cuci bersih.
  • Rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
  • Saring airnya dan biarkan hingga hangat.
  • Berikan beberapa sendok teh kepada anak. Rasanya yang agak pahit bisa disamarkan dengan sedikit madu (khusus untuk anak di atas 1 tahun).

5. Daun mint

Kandungan mentol di dalam daun mint (Mentha piperita) bisa membantu meredakan demam dengan memberikan sensasi dingin pada kulit. Aromanya yang segar juga bisa membuat Si Kecil merasa lebih rileks.

Cara penggunaan:

Sebagai kompres: Hancurkan beberapa lembar daun mint dan campur dengan sedikit air, lalu gunakan sebagai kompres dahi.

Sebagai minuman: Seduh beberapa lembar daun mint kering atau segar dengan air panas. Setelah hangat, berikan kepada Si Kecil untuk diminum.

6. Daun sambiloto

Daun sambiloto (Andrographis paniculata) sangat ampuh untuk melawan infeksi bakteri dan virus. Sifat antiradang dan antipiretiknya membuat daun ini bisa menjadi pilihan untuk menurunkan demam. Namun, rasanya yang sangat pahit memang menjadi tantangan tersendiri untuk diberikan kepada anak.

Cara penggunaan:

  • Rebus beberapa lembar daun sambiloto kering dengan air.
  • Berikan air rebusan yang sudah disaring dalam dosis yang sangat kecil (cukup 1-2 sendok teh) karena rasanya yang kuat.
  • Metode ini lebih disarankan untuk anak yang lebih besar dan bisa menolerir rasa pahit.

7. Daun sirih merah

Daun sirih merah (Piper ornatum) memiliki kandungan antiseptik dan antiinflamasi yang kuat. Daun ini sering digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi, termasuk yang menyebabkan demam. Minyak atsiri di dalamnya juga memberikan rasa hangat yang nyaman.

Cara penggunaan:

  • Ambil 3-4 lembar daun sirih merah.
  • Olesi dengan minyak kayu putih atau minyak telon.
  • Tempelkan pada dada atau punggung anak untuk memberikan efek hangat dan melegakan pernapasan.

Kapan harus membawa anak ke dokter?

Meskipun pengobatan herbal ini bermanfaat, Moms harus tetap waspada. Penggunaan daun-daunan ini sebaiknya hanya untuk pertolongan pertama atau pendamping pengobatan medis, terutama untuk demam ringan. Moms perlu segera bawa Si Kecil ke dokter jika:

  • Anak berusia di bawah 3 bulan dan mengalami demam.
  • Demam lebih dari 39 derajat Celsius.
  • Demam tidak kunjung turun setelah 3 hari.
  • Anak terlihat sangat lemas, sulit bernapas, tidak mau makan atau minum, atau menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.
  • Anak mengalami kejang.

Nah, itulah beberapa daun yang bisa Anda gunakan untuk membantu menurunkan demam anak. Dengan mengetahui daun-daun penurun demam alami seperti di atas, Moms memiliki alternatif pertolongan pertama yang bisa dicoba di rumah. Namun, selalu ingat untuk mengutamakan keamanan dan berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat ya, Moms. (MB/AY/SW/Foto: Freepik)