Type Keyword(s) to Search
BABY

5 Model Anting Bayi yang Tidak Mudah Lepas

5 Model Anting Bayi yang Tidak Mudah Lepas

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Moms pasti ingin memberikan sentuhan manis pada penampilan bayi perempuan Anda, salah satunya dengan memakaikan anting. Selain mempercantik, anting bayi juga sering menjadi simbol tradisi atau budaya keluarga. Namun, memilih anting untuk bayi tidak bisa sembarangan. Jika modelnya tidak aman, anting bisa mudah lepas, hilang, bahkan berisiko melukai bayi.

Pemilihan perhiasan bayi, termasuk anting, harus memperhatikan aspek keamanan, material yang hipoalergenik, dan desain yang tidak membahayakan. Karena itu, penting bagi Moms untuk memilih model anting yang dirancang khusus agar nyaman dipakai bayi dan tidak mudah lepas saat Si Kecil aktif bergerak.

Kapan bayi boleh ditindik?

Sebagian besar ahli menyarankan untuk menindik telinga bayi setelah usia 2-3 bulan. Di usia ini, bayi sudah mendapatkan beberapa putaran vaksinasi, terutama DPT, yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuhnya untuk meminimalkan risiko infeksi dan komplikasi lainnya.

Penindikan harus dilakukan oleh tenaga medis terlatih dengan peralatan steril, serta menggunakan anting yang aman seperti emas atau stainless steel berbentuk kancing dan tidak tajam. Setelah ditindik, ikuti petunjuk perawatan dari dokter, termasuk membersihkan area tindik secara teratur, memutar anting, dan mengoleskan salep antibiotik jika disarankan.

Baca juga: 7 Langkah Merawat Telinga Bayi Setelah Ditindik

Apakah semua jenis anting emas aman untuk bayi?

Tidak semua jenis anting emas aman untuk bayi, Moms. Anting emas yang aman adalah anting emas murni (minimal 14-18 karat) dengan desain khusus bayi yang ringan, tidak tajam, memiliki pengunci rapat, dan tanpa hiasan yang bisa lepas atau tersangkut.

Hindari anting bertajuk tajam, model menjuntai, atau yang menggunakan campuran logam seperti nikel yang bisa menyebabkan alergi dan iritasi pada kulit bayi yang masih sensitif ya, Moms.

Cara memilih anting bayi

Untuk memilih anting bayi yang aman dan nyaman, pilihlah bahan hipoalergenik seperti emas atau titanium. Utamakan desain sederhana tanpa hiasan yang mudah lepas atau bagian tajam, perhatikan ukuran dan bobot yang ringan dan pas, serta pilih pengait yang kuat dan rapat seperti screw back. Moms juga sebaiknya membeli anting dari toko tepercaya dan pastikan anting dibuat khusus untuk bayi.

Baca juga: Ini Model Anting Bayi Baru Lahir yang Aman, Moms Perlu Tahu

Model anting bayi yang tidak mudah lepas

1. Anting model stud dengan baut belakang pengaman

Model stud atau paku adalah pilihan populer untuk bayi karena bentuknya sederhana dan ringan. Bagian belakang anting biasanya dilengkapi baut pengaman yang dikunci rapat sehingga tidak mudah terlepas. Selain itu, anting model stud lebih aman untuk bayi karena tidak memiliki bagian menjuntai yang bisa ditarik. Moms bisa memilih material emas 18K atau titanium yang aman untuk kulit sensitif.

2. Anting model screw back (baut ulir)

Anting screw back memiliki pengunci ulir yang diputar hingga rapat, sehingga kecil kemungkinan terlepas sendiri. Desain ini cocok untuk bayi yang sering aktif karena memberikan keamanan ekstra. Selain itu, bentuknya kecil dan rata, sehingga tidak mudah tersangkut pada pakaian atau selimut.

3. Anting huggie kecil

Model huggie berbentuk lingkaran kecil yang menempel rapat pada telinga. Model ini sangat direkomendasikan karena tidak memiliki ujung tajam dan relatif lebih nyaman dipakai bayi. Anting huggie biasanya memiliki mekanisme klik yang kuat sehingga lebih sulit terlepas, sekaligus mengurangi risiko melukai kulit bayi.

4. Anting flat back (belakang datar)

Flat back stud memiliki penutup belakang datar yang menempel rata dengan kulit. Model anting ini dapat mencegah iritasi dan luka akibat gesekan, sekaligus lebih aman karena tidak mudah lepas. Anting flat back juga direkomendasikan untuk bayi dengan kulit sensitif agar tidak menimbulkan reaksi alergi.

5. Anting model safety lock

Anting dengan safety lock dilengkapi dengan mekanisme pengunci ganda yang memang dirancang khusus untuk bayi. Dengan sistem pengaman tambahan ini, Moms tidak perlu khawatir anting terlepas saat bayi menarik telinganya atau saat tidur, sekaligus bisa meminimalkan risiko bayi menelan benda kecil yang mungkin lepas.

Moms, memilih anting untuk bayi memang tidak boleh asal. Keamanan, kenyamanan, dan kualitas material harus menjadi prioritas utama. Dengan memilih mode-model di atas, Moms bisa memastikan anting tidak mudah lepas sekaligus aman untuk Si Kecil.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kebersihan anting dan telinga bayi agar terhindar dari iritasi atau infeksi. Jika Moms ragu dalam memilih, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau tenaga kesehatan sebelum memakaikan anting pada Si Kecil. Dengan pilihan yang tepat, Moms bisa memberikan sentuhan manis sekaligus aman pada penampilan Si Kecil. (MB/AY/SW/Foto: Freepik)