Type Keyword(s) to Search
TODDLER

10 Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari

10 Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Sebagai orang tua, tidak ada yang lebih mengkhawatirkan daripada melihat anak demam tinggi di tengah malam. Suhu tubuh yang meningkat, wajah yang memerah, dan tangisan yang tidak kunjung reda membuat kita panik dan bingung harus berbuat apa.

Demam pada anak memang sering kali memburuk ketika malam tiba. Hal ini tentu membuat banyak orang tua merasa cemas dan khawatir berlebihan. Namun, ada sejumlah cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi anak demam di malam hari.

Mengapa demam pada anak sering memburuk di malam hari?

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa anak yang tampak baik-baik saja di siang hari tiba-tiba demam tinggi menjelang tidur, Moms? Ternyata hal ini umum terjadi dan memiliki penjelasan secara medis. Penyebabnya antara lain:

1. Ritme sirkadian tubuh

Tubuh manusia memiliki jam biologis yang disebut ritme sirkadian. Ritme ini mengatur berbagai fungsi tubuh sepanjang 24 jam, termasuk suhu tubuh dan sistem kekebalan. Pada malam hari, suhu tubuh secara alami cenderung meningkat sedikit, yang dapat memperparah demam yang sudah ada pada Si Kecil, Moms.

2. Sistem kekebalan tubuh lebih aktif

Ketika tubuh beristirahat di malam hari, sistem kekebalan tubuh bekerja lebih keras untuk melawan infeksi. Proses ini bisa menyebabkan peningkatan suhu tubuh sebagai respons alami untuk memerangi virus atau bakteri penyebab penyakit.

3. Berkurangnya distraksi

Di siang hari, anak biasanya sibuk bermain dan beraktivitas sehingga perhatiannya teralihkan dari rasa tidak nyaman akibat demam. Namun, ketika malam tiba dan suasana menjadi tenang, anak lebih fokus pada ketidaknyamanan yang ia rasakan, membuat demam terasa lebih berat.

4. Dehidrasi ringan

Setelah seharian beraktivitas, anak mungkin mengalami dehidrasi ringan tanpa disadari. Kondisi ini bisa memperburuk demam, karena tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk mengatur suhu dengan optimal.

Baca juga: Gejala Dehidrasi Berat pada Anak yang Perlu Orang Tua Waspadai

Apakah demam pada anak berbahaya?

Demam sebenarnya adalah respons alami tubuh untuk melawan infeksi. Namun, penting untuk Moms ketahui kapan demam masih dalam batas normal dan kapan harus segera mencari bantuan medis.

1. Demam yang masih normal

  • Suhu tubuh berkisar antara 37,5-39 derajat Celsius
  • Anak masih responsif dan bisa diajak berkomunikasi
  • Masih mau minum meskipun sedikit
  • Demam turun setelah diberikan obat penurun panas
  • Berlangsung kurang dari 3 hari.

2. Tanda bahaya yang perlu diwaspadai

  • Suhu tubuh di atas 40 derajat Celsius yang tidak turun dengan obat
  • Demam pada bayi di bawah 3 bulan dengan suhu di atas 38 derajat Celsius
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Kejang demam
  • Muntah terus-menerus dan tidak bisa minum
  • Ruam kemerahan di kulit
  • Anak tampak sangat lemas dan tidak responsif
  • Demam berlangsung lebih dari 3 hari.

Cara mengatasi anak demam di malam hari

Ketika demam menyerang anak di malam hari, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan gejala dan membuat anak lebih nyaman.

1. Berikan obat penurun panas

Obat penurun panas yang aman untuk anak adalah paracetamol atau ibuprofen. Namun, Moms harus memastikan bahwa dosis yang diberikan sesuai dengan berat badan dan usia anak, mengikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan, dan sudah sesuai dengan anjuran dokter.

2. Kompres air hangat

Banyak orang tua salah kaprah dengan menggunakan air dingin untuk kompres. Sebenarnya, kompres air hangat lebih efektif karena bisa membantu membuka pori-pori kulit sehingga panas tubuh dapat keluar. Selain itu, air hangat tidak akan membuat anak menggigil yang justru dapat meningkatkan suhu tubuh. Letakkan kompres hangat di dahi, ketiak, atau lipatan paha selama 10-15 menit.

Baca juga: Anak Demam Tinggi, Begini Cara Mengompres yang Benar

3. Pastikan anak cukup minum

Demam bisa menyebabkan dehidrasi dengan cepat. Anda dapat memberikan air putih dalam jumlah sedikit tetapi sering. Untuk bayi, berikan ASI sesering mungkin ya, Moms.

4. Atur suhu ruangan

Ciptakan lingkungan yang nyaman dengan mengatur suhu ruangan sekitar 23-25 derajat Celsius, membuka jendela untuk sirkulasi udara yang baik, dan hindari ruangan yang terlalu dingin serta terlalu panas.

5. Pakaian yang tepat

Kenakan pakaikan yang tipis dan menyerap keringat, tidak terlalu ketat, berbahan nyaman, dan hindari menyelimuti anak dengan selimut yang terlalu tebal.

6. Mandikan dengan air hangat

Mandi air hangat saat demam justru bisa membantu menurunkan suhu tubuh Si Kecil secara bertahap lho, Moms. Namun, pastikan air tidak terlalu panas atau dingin, durasi mandi tidak terlalu lama (5-10 menit), dan segera keringkan dengan handuk.

7. Berikan makanan yang mudah dicerna

Nafsu makan menjadi salah satu penanda bahwa kondisi Si Kecil tidak terlalu mengkhawatirkan. Moms bisa berikan makanan yang mudah dicerna seperti bubur, nasi tim, sup ayam hangat, dan buah-buahan yang mengandung banyak air.

8. Pantau suhu tubuh secara berkala

Ukur suhu tubuh anak setiap 2-3 jam dengan termometer yang akurat. Catat hasilnya untuk memantau perkembangan kondisi anak ya, Moms.

9. Istirahat yang cukup

Saat demam, pastikan Si Kecil mendapatkan istirahat yang berkualitas. Anda bisa menciptakan suasana kamar yang tenang dengan meredupkan lampu, tidak menggunakan gadget, dan temani Si Kecil agar merasa aman dan nyaman.

10. Jangan panik

Saat Si Kecil demam, tetap tenang dan jangan panik ya, Moms! Ingatlah bahwa demam adalah respons normal tubuh dan sebagian besar kasus dapat ditangani di rumah.

Itulah beberapa cara mengatasi anak demam di malam hari. Namun, jika Anda merasa ada yang tidak beres dengan kondisi Si Kecil, segera cari bantuan medis terdekat ya, Moms! (MB/AY/GP/Foto: Freepik)