Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms pastinya sudah tahu kalau keju sering jadi camilan favorit anak-anak karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang lembut. Namun, tak hanya lezat, keju juga punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak. Produk olahan susu ini kaya protein, kalsium, vitamin, dan lemak sehat yang dibutuhkan tubuh anak di masa pertumbuhan.
Menambahkan keju ke dalam menu sehari-hari bisa menjadi cara praktis bagi Moms untuk memastikan anak mendapatkan asupan gizi seimbang. Dari mendukung kesehatan tulang hingga membantu perkembangan otak, keju bisa jadi pilihan camilan sehat yang penuh manfaat untuk anak.
Apakah makan keju setiap hari baik untuk anak-anak?
Ya, makan keju setiap hari baik untuk anak-anak, asalkan jenis kejunya tepat dan jumlahnya tidak berlebihan. Keju kaya kalsium, protein, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan tulang, gigi, dan perkembangan anak.
Namun, pastikan keju yang diberikan adalah keju yang sudah dipasteurisasi dan pilih yang rendah garam ya, Moms. Hindari keju yang tidak dipasteurisasi atau keju lunak yang dimatangkan oleh jamur yang bisa berbahaya buat anak.
Baca juga: Keju buat Bayi, Ini Manfaat dan Waktu yang Tepat untuk Memberikannya
Apakah keju bisa menaikkan berat badan anak?
Keju bisa membantu menaikkan berat badan anak karena mengandung kalori, protein, dan lemak yang tinggi, serta nutrisi penting seperti kalsium untuk pertumbuhan tulang. Keju juga mudah diolah dan bisa dicampurkan dengan makanan lain, seperti buah, roti, atau sereal untuk menambah asupan kalori sehat pada anak.
Meskipun begitu, konsumsi keju harus dibatasi dan diimbangi dengan pola makan seimbang serta gaya hidup sehat untuk menghindari risiko kesehatan lainnya pada anak, Moms.
Apakah keju baik untuk otak?
Keju umumnya baik untuk otak karena kaya nutrisi seperti asam lemak esensial, vitamin B12, dan antioksidan yang mendukung fungsi kognitif dan melindungi dari penurunan fungsi otak terkait usia. Kandungan lemaknya yang baik dan adanya senyawa seperti miristamida juga berkontribusi pada kesehatan saraf dan memori.
Namun, penting untuk mengonsumsi keju dalam porsi sedang sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Agar perkembangan otak anak lebih optimal, kombinasikan keju dengan makanan lainnya yang baik untuk otak, seperti sayuran, kacang-kacangan, dan ikan.
Manfaat keju untuk anak
1. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi anak
Keju kaya kalsium dan fosfor yang berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Kalsium merupakan mineral utama yang dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan untuk mencegah risiko osteoporosis di kemudian hari. Dengan rutin mengonsumsi keju dalam porsi wajar, gigi anak bisa lebih kuat dan tulangnya pun berkembang optimal.
2. Sumber protein untuk pertumbuhan otot
Protein adalah zat gizi yang dibutuhkan anak untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot. Keju mengandung protein hewani berkualitas tinggi yang mudah dicerna. Dengan begitu, makanan hasil fermentasi ini bisa membantu anak tetap bertenaga, aktif, dan mendukung perkembangan fisik secara menyeluruh.
3. Menunjang kesehatan otak dan konsentrasi
Selain kalsium dan protein, keju mengandung vitamin B12 dan asam lemak sehat yang baik untuk fungsi otak. Nutrisi ini membantu anak lebih fokus saat belajar dan mendukung perkembangan kognitif. Vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan fungsi saraf yang optimal, sehingga berpengaruh pada konsentrasi anak.
4. Sumber energi tambahan
Anak-anak yang aktif membutuhkan energi ekstra untuk bermain, belajar, dan beraktivitas. Keju mengandung lemak sehat yang bisa menjadi cadangan energi jangka panjang. Dengan memberikan keju sebagai camilan atau campuran makanan, Moms bisa membantu anak tetap bugar sepanjang hari.
5. Membantu kesehatan pencernaan
Beberapa jenis keju, terutama keju yang difermentasi, seperti cheddar atau mozarella, mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan usus. Probiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran cerna, sehingga sistem pencernaan anak lebih sehat. Sistem pencernaan yang baik juga mendukung penyerapan nutrisi secara maksimal.
Baca juga: Moms, Ini Pilihan Alternatif Keju Mozarella untuk Pizza
6. Menjaga berat badan ideal
Keju sering dianggap tinggi kalori. Namun, jika diberikan dalam porsi yang tepat, makanan ini justru bisa membantu menjaga berat badan anak tetap stabil. Kandungan protein dan lemak sehat pada keju bisa memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga anak tidak mudah ngemil makanan kurang sehat.
7. Mendukung sistem kekebalan tubuh
Keju mengandung zinc, selenium, dan vitamin A yang berperan dalam memperkuat sistem imun anak. Nutrisi ini membantu tubuh melawan infeksi dan menjaga anak tetap sehat. Di sisi lain, asupan vitamin A dari produk susu penting untuk kesehatan mata dan fungsi imun yang optimal pada anak-anak.
Itulah 7 manfaat keju untuk anak yang bisa menjadi alasan kuat untuk memasukkan makanan ini ke dalam menu sehari-hari anak. Selain enak dan mudah diolah, keju menyimpan banyak nutrisi penting bagi tumbuh kembang Si Kecil.
Namun, ingat untuk selalu memberikan keju dalam jumlah wajar, agar manfaatnya maksimal dan tidak berlebihan. Dengan kombinasi pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, Moms bisa membantu Si Kecil tumbuh kuat, cerdas, dan bahagia. (MB/AY/SW/Foto: Grafvision/Freepik)
