Type Keyword(s) to Search
TODDLER

7 Cara Mengobati Benjolan di Belakang Telinga pada Anak

7 Cara Mengobati Benjolan di Belakang Telinga pada Anak

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Moms, pernahkah Anda menemukan benjolan kecil di belakang telinga Si Kecil? Kondisi ini sering kali membuat orang tua panik, karena tidak tahu pasti apakah benjolan tersebut berbahaya atau hanya masalah ringan. Tenang, Moms, Anda juga bisa mengetahui cara mengobati benjolan di belakang telinga pada anak dengan membaca artikel berikut ini.

Benjolan di belakang telinga pada anak faktanya bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan, pembengkakan kelenjar getah bening, hingga masalah kulit seperti kista atau lipoma.

Meski sebagian besar kasus tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya, ada pula kondisi yang memerlukan perhatian medis lebih serius. Karena itu, penting bagi Moms untuk mengetahui cara mengobati benjolan di belakang telinga pada anak, agar tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut.

Apakah benjolan di belakang telinga anak bisa hilang sendiri?

Ya, benjolan di belakang telinga anak bisa hilang sendiri jika disebabkan oleh kondisi tidak berbahaya seperti pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi ringan. Namun, kondisi ini perlu diwaspadai dan dikonsultasikan ke dokter jika benjolan tidak membaik dalam waktu 2-3 minggu, atau jika disertai gejala lain seperti demam, nyeri, sulit menelan, atau gangguan pendengaran.

Bagaimana ciri-ciri benjolan yang tidak berbahaya?

Benjolan yang tidak berbahaya umumnya punya ciri-ciri lunak saat disentuh, mudah digerakkan di bawah kulit, pertumbuhannya lambat atau stabil, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak mengubah warna kulit, dan tidak disertai gejala sistemik seperti demam atau penurunan berat badan drastis. Bentuknya sering kali teratur, seperti bulat atau oval.

Meskipun benjolan pada anak memiliki ciri-ciri di atas, Moms sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan diagnosis, terutama jika benjolan terasa keras, sulit digerakkan, berubah ukuran dengan cepat, menimbulkan rasa nyeri, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.

Baca juga: Penyebab Telinga Berdenging di Sebelah Kanan yang Perlu Anda Tahu

Cara mengobati benjolan di belakang telinga pada anak

1. Kompres hangat untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan

Cara sederhana yang bisa Moms lakukan di rumah adalah memberikan kompres hangat. Suhu hangat bisa membantu melancarkan aliran darah, mengurangi peradangan, sekaligus meredakan rasa sakit. Caranya, rendam kain bersih dengan air hangat, lalu tempelkan di area benjolan selama 10-15 menit beberapa kali sehari. Namun, pastikan suhu air tidak terlalu panas agar kulit anak tidak iritasi.

2. Menjaga kebersihan area telinga anak

Kebersihan telinga sangat penting, apalagi jika benjolan disebabkan oleh infeksi atau iritasi kulit. Moms bisa membersihkan area sekitar telinga dengan lembut menggunakan kapas bersih dan air hangat. Hindari penggunaan cotton bud terlalu dalam, karena justru bisa memperburuk kondisi atau melukai telinga anak.

3. Berikan obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter

Jika benjolan terasa nyeri atau membuat Si Kecil rewel, Moms bisa memberikan obat pereda nyeri ringan seperti parasetamol sesuai dosis usia anak. Obat ini bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan. Namun, tetap konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan obat agar dosisnya aman ya, Moms. 

4. Penuhi asupan nutrisi untuk dukung daya tahan tubuh

Sistem imun yang kuat akan membantu tubuh anak melawan infeksi penyebab benjolan. Pastikan Si Kecil mendapatkan makanan kaya gizi seperti buah, sayur, protein hewani, dan cukup cairan. Menurut Cleveland Clinic, nutrisi yang seimbang berperan penting dalam mempercepat penyembuhan infeksi dan menurunkan risiko pembengkakan kelenjar getah bening pada anak.

5. Konsultasi dengan dokter jika benjolan tidak mengecil

Moms, jika setelah beberapa hari benjolan tidak mengecil atau justru bertambah besar, segera bawa anak ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan, misalnya USG atau tes darah, untuk mengetahui penyebab pastinya. Penanganan medis yang tepat bisa mencegah kondisi bertambah parah.

6. Antibiotik jika penyebabnya infeksi bakteri

Apabila benjolan disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik. Penting untuk mengikuti aturan minum obat hingga habis meskipun gejala sudah membaik, agar bakteri benar-benar hilang. Infeksi telinga dan pembengkakan kelenjar getah bening pada anak merupakan salah satu penyebab paling umum timbulnya benjolan di belakang telinga, dan antibiotik menjadi salah satu solusi efektif.

7. Tindakan medis untuk kasus tertentu

Pada kondisi tertentu, benjolan bisa disebabkan oleh kista, lipoma, atau abses. Jika hal ini terjadi, dokter mungkin akan melakukan prosedur medis seperti pengeringan abses atau tindakan kecil untuk mengangkat kista. Walau terdengar menakutkan, prosedur ini biasanya aman dan cepat dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.

Baca juga: Jangan Abaikan Telinga Mendadak Budek, Ketahui Penyebabnya!

Itulah beberapa cara mengobati benjolan di belakang telinga pada anak. Benjolan di belakang telinga anak memang bisa membuat cemas. Namun, dengan memahami penyebabnya dan mengetahui cara mengatasinya, Moms bisa lebih tenang merawat Si Kecil.

Ingat, sebagian besar benjolan tidak berbahaya, tapi jika kondisi tidak membaik atau makin parah, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut. Dengan langkah tepat, kesehatan Si Kecil bisa tetap terjaga dan Moms pun lebih tenang. (MB/AY/SW/Foto: Freepik)