Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, pernah panik saat bayi 9 bulan Anda terlihat gelisah karena sulit buang air besar (BAB)? Tenang, Moms, sembelit memang sering dialami bayi ketika mulai mengenal MPASI, yang membuatnya sulit BAB, karena sistem pencernaannya masih beradaptasi dengan tekstur dan jenis makanan baru.
Kabar baiknya, ada beberapa makanan sehat yang bisa membantu melancarkan pencernaan dan melancarkan BAB bayi 9 bulan, sehingga Moms tak perlu khawatir lagi mengenai masalah sulit BAB pada SI Kecil.
Bagaimana frekuensi BAB yang normal pada bayi usia 9 bulan?
Frekuensi BAB normal pada bayi usia 9 bulan bervariasi, dengan rentang ideal 2-4 kali sehari, tetapi bisa juga hanya 1-2 kali seminggu, tergantung pada makanan yang dikonsumsi. Bayi yang minum ASI cenderung BAB lebih jarang dibandingkan bayi yang minum susu formula. Makanan padat (MPASI) juga memengaruhi frekuensi BAB dan bisa membuat bayi lebih sering atau lebih jarang BAB.
Setiap bayi memiliki pola pencernaan dan frekuensi BAB yang berbeda. Yang terpenting adalah konsistensi feses yang lunak seperti selai kacang atau yoghurt, bukan keras atau cair, serta kondisi bayi sehat, tidak rewel, dan tidak menunjukkan tanda-tanda diare atau sembelit.
Apakah bayi susah BAB tanda sembelit?
Ya, bayi susah BAB bisa menjadi tanda sembelit atau konstipasi, yang ditandai dengan frekuensi BAB yang jarang (kurang dari 3 kali seminggu), tinja yang keras dan sulit dikeluarkan, serta bayi tampak kesakitan atau rewel saat BAB. Gejala lain yang menyertai adalah perut kembung atau tegang, nafsu makan berkurang, dan terkadang ada darah dalam tinja akibat luka.
Jika bayi menunjukkan tanda-tanda sembelit, Moms bisa mencoba beberapa cara sederhana di rumah untuk mengatasinya atau berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Cara alami melancarkan BAB pada bayi
Untuk mengatasi bayi susah BAB, ada cara alami yang bisa Moms lakukan, yakni:
- Berikan lebih banyak ASI
- Tambahkan asupan cairan dari air putih (untuk bayi di atas 6 bulan)
- Berikan makanan tinggi serat seperti buah-buahan dan sayuran (untuk MPASI)
- Lakukan pijatan lembut pada perut dengan gerakan searah jarum jam
- Mandikan bayi dengan air hangat
- Gerakkan kaki bayi seperti mengayuh sepeda untuk membantu merangsang pergerakan usus.
Baca juga: 5 Cara Mengatasi Sembelit pada Bayi 1 Tahun
Makanan pelancar BAB bayi 9 bulan
Berikut ini beberapa pilihan makanan sehat dan kaya serat yang bisa membantu melancarkan BAB bayi secara alami sekaligus mendukung tumbuh kembangnya.
1. Pisang matang
Pisang mengandung serat larut yang bisa membantu melancarkan pencernaan dan melembutkan feses bayi. Pilihlah pisang matang yang manis agar lebih mudah dicerna Si Kecil ya, Moms.
2. Wortel kukus
Wortel kaya serat dan beta karoten yang baik untuk kesehatan pencernaan. Setelah dikukus, teksturnya lembut sehingga aman diberikan sebagai MPASI.
3. Pir
Buah pir mengandung air dan serat yang tinggi sehingga efektif membantu mengatasi sembelit pada bayi. Puree pir bisa menjadi pilihan MPASI yang baik untuk Si Kecil.
4. Ubi manis
Ubi manis mengandung serat serta karbohidrat kompleks yang baik untuk mendukung pencernaan bayi. Teksturnya pun lembut setelah dikukus atau direbus.
5. Brokoli
Brokoli mengandung serat dan antioksidan yang bisa membantu melancarkan BAB sekaligus menyehatkan usus bayi. Kukus brokoli hingga lembut sebelum diberikan kepada Si Kecil ya, Moms.
6. Pepaya
Pepaya dikenal sebagai buah pelancar BAB alami karena kaya enzim papain dan serat. Teksturnya lembut, cocok untuk bayi 9 bulan.
Nah, semua makanan di atas bisa diberikan dalam bentuk puree, kukus, atau potongan kecil sesuai kemampuan makan bayi 9 bulan, dan sebaiknya tetap diperkenalkan secara bertahap untuk melihat toleransi pencernaan Si Kecil.
Baca juga: Bahayakah Anak Tidak BAB Seminggu? Ini Penjelasannya, Moms
Ide olahan makanan pelancar BAB untuk bayi 9 bulan
Memberikan makanan pelancar BAB pada bayi 9 bulan tidak harus membosankan. Moms bisa mengkreasikannya menjadi menu MPASI yang lezat sekaligus bergizi. Berikut ini beberapa ide olahan sederhana yang bisa dicoba di rumah.
1. Puree pisang dan pir
Campuran pisang matang dan pir kukus bisa dihaluskan hingga teksturnya lembut. Kombinasi ini kaya serat dan membantu melancarkan pencernaan Si Kecil.
2. Ubi manis kukus lumat
Ubi manis yang dikukus lalu dihaluskan cocok jadi makanan selingan. Teksturnya lembut, rasanya manis alami, dan membantu mengatasi sembelit.
3. Bubur brokoli dan wortel
Kukus brokoli dan wortel hingga empuk, lalu tumbuk atau blender halus. Olahan ini tidak hanya tinggi serat, tetapi juga kaya vitamin untuk mendukung kesehatan bayi.
4. Bubur oat dengan potongan buah
Oat kaya serat bisa dimasak menjadi bubur lembut, lalu tambahkan potongan kecil buah pir atau pisang agar rasanya lebih enak sekaligus menyehatkan pencernaan.
Dengan memilih makanan yang tepat, kaya serat, dan mudah dicerna, pencernaan Si Kecil bisa kembali lancar secara alami. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan respons bayi terhadap setiap makanan baru, serta pastikan kebutuhan cairannya tercukupi. Jika sembelit berlangsung lama atau disertai gejala lain, segera konsultasikan dengan dokter. (MB/YE/SW/Foto: Freepik)
