Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Selain mendapatkan suami yang sayang dan perhatian, setiap istri pastinya berharap juga mendapatkan mertua yang sayang kepadanya. Nah, Moms mau tahu apa saja ciri-ciri mertua sayang menantu?
Di tengah maraknya kisah perselisihan antara mertua dan menantu, sesungguhnya banyak juga lho, mertua yang menyayangi menantu seperti anaknya sendiri. Rasa sayang mertua terhadap menantu bisa terlihat dalam tindakan, ucapan, atau cara berinteraksi dengan menantunya.
Baca juga: 7 Ciri-Ciri Mertua Pura-Pura Baik yang Perlu Diwaspadai
Ciri-ciri mertua sayang menantu
Kasih sayang mertua kepada menantu sering kali ditunjukkan melalui sikap dan perlakuan yang konsisten. Berikut ini ciri-ciri yang bisa menjadi tolok ukur bahwa Anda diterima dan disayangi dengan tulus.
1. Menghargai Anda sebagai individu
Salah satu tanda paling jelas dari mertua yang menyayangi adalah kemampuan mereka untuk melihat Anda di luar peran sebagai istri atau suami dari anak mereka. Mereka mengakui dan menghargai Moms sebagai seorang individu dengan kepribadian, karier, dan aspirasi yang unik. Penghargaan ini bisa terwujud dalam berbagai bentuk:
Tertarik pada kehidupan Anda: Mereka tidak hanya bertanya tentang pasangan atau cucu, tetapi juga secara aktif menanyakan kabar pekerjaan, hobi, atau proyek pribadi yang sedang Anda jalani.
Menghormati pendapat Anda: Dalam diskusi keluarga, pendapat Anda didengar dan dipertimbangkan dengan serius. Mereka tidak memandang remeh ide atau pandangan Moms, bahkan jika berbeda dari mereka.
Memberi ruang untuk berkembang: Mereka mendukung keputusan karier atau pendidikan Moms dan tidak menuntut Anda untuk memenuhi stereotip menantu yang kaku.
2. Memperlakukan Anda seperti anak sendiri
Perlakuan yang setara adalah fondasi dari hubungan mertua-menantu yang sehat. Jika mertua memperlakukan Anda dengan cara yang sama seperti mereka memperlakukan anak kandung mereka, itu adalah sinyal positif yang kuat. Ciri-cirinya meliputi:
Kekhawatiran yang tulus: Mereka menunjukkan kekhawatiran yang tulus ketika Anda sakit atau menghadapi kesulitan, sama seperti yang mereka lakukan kepada anak mereka.
Tidak ada perlakuan berbeda: Dalam acara keluarga, pembagian tugas atau pemberian hadiah, tidak ada perbedaan mencolok antara Anda dan anak kandung mereka.
Panggilan sayang: Terkadang, mereka bahkan memiliki panggilan kesayangan untuk Anda, sebagai tanda keakraban yang mendalam.
3. Tidak mencampuri urusan rumah tangga secara berlebihan
Mertua yang bijaksana memahami pentingnya batasan. Mereka tahu bahwa pernikahan anak mereka adalah sebuah entitas baru yang perlu ruang untuk tumbuh secara mandiri. Meskipun mereka selalu siap sedia memberikan nasihat jika diminta, mereka tidak akan memaksakan kehendak atau ikut campur dalam keputusan rumah tangga Anda. Sikap ini menunjukkan:
Kepercayaan: Mereka percaya pada kemampuan Anda dan pasangan untuk mengelola rumah tangga, keuangan, dan pola asuh anak dengan baik.
Penghargaan terhadap otonomi: Mereka menghormati bahwa Anda dan pasangan adalah kapten dalam rumah tangga Anda sendiri.
Komunikasi terbuka: Jika ada masukan, mereka akan menyampaikannya dengan cara yang suportif dan tidak menghakimi, bukan dengan kritik yang menjatuhkan.
4. Aktif melibatkan Anda dalam kegiatan keluarga
Menantu yang disayangi tidak akan pernah merasa terisolasi dalam pertemuan keluarga. Sebaliknya, mertua akan secara proaktif memastikan Anda merasa dilibatkan dan menjadi bagian dari setiap momen penting. Bentuk keterlibatan ini bisa berupa:
Meminta pendapat Anda: Saat merencanakan liburan keluarga atau acara besar, mereka akan meminta masukan dan preferensi Anda.
Memberikan tanggung jawab: Anda mungkin diminta membantu mengatur sebagian acara, sebuah tanda kepercayaan bahwa Anda dianggap sebagai pilar dalam keluarga.
Memastikan Anda nyaman: Mereka akan sering memeriksa apakah Anda merasa nyaman dan menikmati suasana, terutama jika ada banyak anggota keluarga lain yang belum Anda kenal baik.
Baca juga: Demi Menghindari Konflik, Jangan Katakan Ini pada Ibu Mertua Anda!
5. Membela Anda di hadapan orang lain
Dalam dinamika keluarga besar atau lingkungan sosial, terkadang bisa muncul kesalahpahaman atau kritik terhadap menantu. Mertua yang benar-benar menyayangi Moms akan bertindak sebagai pelindung dan pembela Anda. Ini bisa terjadi dalam situasi:
Saat Anda dikritik: Jika ada kerabat lain yang mengkritik cara Anda mengasuh anak atau pilihan hidup Anda, mertua akan menjadi orang pertama yang membela dan meluruskan pandangan negatif tersebut.
Meluruskan gosip: Mereka tidak akan membiarkan rumor tidak benar tentang Anda menyebar dan akan segera mengklarifikasinya.
Memberi dukungan moral: Mereka menunjukkan solidaritas dan memastikan Anda tahu bahwa Anda tidak sendirian.
6. Memberikan hadiah yang personal dan penuh perhatian
Hadiah dari mertua bukan dinilai dari harganya, melainkan dari pemikiran di baliknya. Ketika mertua memberikan hadiah yang spesifik dan sesuai dengan minat atau kebutuhan Anda, itu menunjukkan bahwa mereka benar-benar memperhatikan Anda. Contohnya:
Hadiah sesuai hobi: Jika Moms gemar membaca, mereka mungkin memberi Anda buku dari penulis favorit Anda.
Barang yang Anda butuhkan: Mereka memperhatikan bahwa peralatan dapur Moms ada yang rusak, lalu memberikannya sebagai hadiah di hari ulang tahun Anda.
Makanan favorit: Mereka sengaja memasak atau membawakan makanan favorit Anda saat berkunjung, sebuah gestur sederhana yang penuh makna.
7. Menjadi tempat bercerita yang aman
Hubungan yang ideal dengan mertua juga mencakup ikatan emosional yang kuat. Ketika Anda merasa bisa berbagi cerita, keluh kesah, atau bahkan meminta nasihat kepada mereka tanpa takut dihakimi, itu adalah tanda kepercayaan yang luar biasa. Mertua yang menjadi sandaran emosional akan:
Menjadi pendengar yang baik: Mereka mendengarkan dengan empati saat Anda berbagi masalah, baik itu terkait pekerjaan, pertemanan, atau bahkan masalah kecil dengan pasangan.
Menawarkan perspektif yang bijak: Berbekal pengalaman hidup, mereka dapat memberikan nasihat yang menenangkan dan konstruktif.
Menjaga rahasia Anda: Kepercayaan adalah kunci. Mereka tidak akan menyebarkan cerita pribadi Anda kepada anggota keluarga lainnya.
Baca juga: Ini Pilihan Makanan yang Cocok Dibawa untuk Mertua
Mendapat mertua yang baik dan sayang kepada menantunya adalah sebuah karunia. Namun Anda juga perlu memperlakukan mertua dengan hormat guna menjaga hubungan baik tersebut. Bagaimana pun, hubungan metua dan menantu bersifat dua arah. Jadi, baik Anda dan mertua perlu berusaha untuk bersikap saling menghargai agar ikatan keluarga terasa lebih kuat. (MB/WR/Foto: Freepik)
