Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Hubungan antara seorang ayah dan anak laki-laki memang sering kali penuh dengan dinamika. Keinginan untuk memberikan yang terbaik, nyatanya tidak selalu sama dengan yang terbaik versi sang anak. Meski tidak selalu berjalan mulus, anak laki-laki memang akan mendapatkan banyak pelajaran hidup dari sang ayah.
Seperti apa yang bisa Anda saksikan dalam Whalefall, film terbaru garapan 20th Century Studios. Lalu apa saja pesan yang bisa para ayah dapatkan dari film ini?
Sinopsis film Whalefall
Jay Gardiner (Austin Abrams) nekat menyelam ke pesisir California untuk mencari jasad ayahnya (Josh Brolin) yang tewas di laut. Sayangnya, pencarian tersebut berubah menjadi pengalaman menegangkan dimana ia ditelan secara utuh oleh seekor paus sperma raksasa. Jay akhirnya terperangkap di dalam perut paus tersebut. Sementara sisa oksigen yang ia bawa hanya mampu bertahan selama satu jam.
Di momen antara hidup dan mati itulah, Jay baru menyadari ada banyak sekali pelajaran hidup dari sang ayah yang selama ini ia abaikan justru bisa jadi penyelamatnya di situasi genting tersebut.
Film yang diadaptasi dari buku karya Daniel Kraus dengan judul yang sama “Whalefall” ini disutradarai oleh Brian Duffield dan ditulis oleh Brian Duffield bersama Daniel Kraus, sang penulis bukunya.
Pesan untuk para ayah dari film Whalefall
1. Apa yang terbaik menurut Anda, belum tentu baik untuk anak
Ayah Jay selalu merasa ingin memberikan jalan hidup yang terbaik buat anak-anaknya, terutama Jay, anak laki-laki satu-satunya. Padahal Jay seringkali merasa tersiksa dengan aturan yang dibuat sang ayah, hingga membuatnya enggan untuk bersama sang ayah dalam waktu lama. Bagi Jay yang saat itu akan masuk kuliah, ayahnya merupakan sosok keras kepala yang tidak mau mendengarkan pendapatnya.
Saat menghadapi anak remaja, diperlukan komunikasi terbuka yang dapat membuat anak merasa dimengerti. Anak juga umumnya sudah memiliki kehidupan pergaulan bersama teman-temannya yang juga perlu kita apresiasi. Membiarkannya bergaul bukan berarti membiarkan anak hidup tanpa aturan. Anda bisa membuat kesepakatan bersama dengan mereka tanpa harus membuatnya merasa tertekan.
2. Biarkan anak ikut menyusun masa depannya
Setelah lulus sekolah, Jay sudah memiliki pilihan untuk kampus masa depannya. Ia bahkan mendapatkan beasiswa dari kampus impiannya tersebut. Namun, alih-alih mendukungnya, sang ayah justru melarang Jay untuk kuliah di kampus tersebut karena dianggap jauh dari rumah dan membuat mereka tidak bisa sering bertemu.
Tahukah Dads, bahwa anak berhak untuk menentukan masa depannya. Perlu disadari juga bahwa pada akhirnya cepat atau lambat anak akan memiliki kehidupannya sendiri saat mereka kelak tumbuh dewasa.
3. Jangan mengabaikan kesehatan
Karena ingin selalu terlihat kuat, ayah Jay sampai mengabaikan kesehatannya. Padahal seorang ayah tidak akan dipandang lemah hanya karena sedang sakit. Saat Anda menjaga kesehatan Anda dan mencari kesembuhan saat sedang sakit, justru di situlah Anda akan dihargai karena Anda berusaha untuk bisa hidup lebih lama bersama keluarga.
4. Ajarkan anak kemampuan bertahan hidup sejak dini
Salah satu hal yang sangat berkesan dari ayah Jay adalah ia mengajarkan Jay cara bertahan hidup sejak kecil. Terutama cara bertahan hidup saat sedang di laut karena mereka memiliki hobi menyelam. Meski rumit, nyatanya setiap anak memang perlu menguasai cara bertahan hidup yang mumpuni, terutama saat mereka tidak sedang bersama orang tua.
Itulah beberapa pesan penting untuk para ayah yang bisa kita petik dari film Whalefall. Film ini bisa Anda saksikan mulai tanggal 14 Ooktober di bioskop kesayangan Anda. (MB/RF/Foto: 20th Century Studios)
