Meningitis tipe B membunuh banyak orang, terutama anak-anak di bawah usia 5 tahun. Dan yang mengerikan, penyakit ini dapat menyebabkan kematian hanya beberapa jam setelah gejalanya muncul. Meski ada yang berhasil pulih, penderita umumnya tetap mengalami masalah kesehatan, seperti kerusakan otak, kebutaan, serta amputasi di beberapa anggota tubuh.
Lincoln Seay, 7 bulan, yang mengalami gagal jantung terselamatkan setelah mendapatkan sebuah keajaiban. Ia selamat karena menerima donor jantung tepat waktu. Lincoln terlahir dengan penyakit jantung bawaan dan sejak November tahun lalu, ia menunggu untuk transplantasi jantung. Jika donor jantung tidak didapatkan dalam 90 hari, ia terancam kehilangan nyawanya.
Anda mungkin sering 'gemas' ketika Si Kecil tak berhenti menekan tombol telepon atau remote televisi. Apa sebenarnya yang membuat tombol-tombol ini begitu menarik perhatian mereka? Alice Honig, PhD, profesor perkembangan anak dari Syracuse University di New York, mengatakan, saat Si Kecil menekan tombol dan melihat perubahan, seperti timbul suara dan gambar yang berganti, ia mulai mengerti konsep sebab akibat. Ini merupakan proses belajar yang sangat baik untuknya.
Keterlambatan perkembangan yang terjadi pada Rifqah Khairani Ammarie, 4, terus berlanjut hingga memasuki usia 7 bulan. Melihat hal itu, Sang Ibu, Syavira Baidah, memutuskan untuk membawanya ke klinik khusus tumbuh-kembang anak di Jakarta. Rifqah pun disarankan untuk menjalani newborn screening.
Syavira Baidah, 31, menceritakan pengalamannya membesarkan seorang anak yang mengalami penyakit langka. Rifqah Khairani Ammarie, 4, didiagnosis mengalami phenylketonuria, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan pencernaan tidak bisa memproses protein. Hanya ada 3 orang yang terdeteksi terkena penyakit tersebut di Indonesia.