Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Kesehatan usus punya peran besar dalam tumbuh kembang anak. Usus yang sehat membantu penyerapan nutrisi optimal, menjaga imunitas, dan tentunya membuat anak tetap nyaman tanpa gangguan pencernaan.
Usus sering disebut sebagai “otak kedua” karena memiliki jaringan saraf yang luas, bahkan melebihi otak itu sendiri. Berikut ini beberapa alasan kesehatan usus anak patut menjadi perhatian utama orang tua.
1. Pencernaan dan penyerapan nutrisi.Usus yang sehat membantu tubuh anak menyerap nutrisi penting dari makanan yang ia konsumsi. Jika usus tidak bekerja dengan baik, anak bisa mengalami kekurangan gizi meskipun makanannya cukup.
2. Meningkatkan sistem imun.Sekitar 70% dari sistem imun tubuh berada di usus. Keseimbangan mikroba di dalam usus membantu melawan bakteri, virus, atau parasit yang merugikan.
3. Pengaruh terhadap suasana hati dan perilaku.Hubungan antara usus dan otak sering dikaitkan dengan hormon serotonin, yang sebagian besar diproduksi di usus. Gangguan pada kesehatan usus bisa memengaruhi suasana hati dan perilaku anak.
4. Mencegah penyakit di masa depan.Usus yang sehat tidak hanya penting untuk masa anak-anak, tapi juga membantu mencegah risiko penyakit kronis di masa mendatang, seperti obesitas, alergi, atau diabetes tipe 2.
Baca juga: Ini Daftar Nutrisi Penting untuk Mendukung Kesehatan Pencernaan Anak
Penyebab gangguan pada kesehatan usus
Sebelum mengetahui cara menjaga kesehatan usus anak, penting untuk mengenali penyebab umum gangguan usus, seperti:
1. Konsumsi makanan tidak sehat.Terlalu banyak makanan olahan, gula, atau lemak jenuh dapat merusak keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
2. Kurang serat.Serat adalah kunci dalam mendukung fungsi pencernaan yang baik. Kekurangan serat bisa menyebabkan sembelit dan gangguan kesehatan lainnya.
3. Antibiotik yang berlebihan.Meskipun kadang-kadang diperlukan, penggunaan antibiotik yang terlalu sering dapat membunuh bakteri baik di usus.
4. Stres dan kurang tidur.Stres dapat memengaruhi fungsi usus, terutama pada anak-anak yang sensitif terhadap tekanan lingkungan atau akademis.
5. Kurangnya aktivitas fisik.Gaya hidup sedentari atau lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk atau tiduran juga berdampak negatif pada fungsi pencernaan.
Baca juga: Baik untuk Sistem Pencernaan dan Diet, Ini 10 Buah Tinggi Serat
Cara menjaga kesehatan usus pada anak
Mengingat pentingnya peran usus pada anak, Moms bisa melakukan beberapa langkah berikut untuk membantu menjaga kesehatannya.
1. Berikan makanan tinggi serat
Serat adalah sahabat terbaik usus anak. Makanan kaya serat seperti buah-buahan segar, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian membantu memperlancar pergerakan usus dan menjadi “makanan” bagi bakteri baik di usus. Makin banyak bakteri baik, makin kuat pula sistem imun anak dan pencernaannya pun jadi lebih sehat.
2. Jangan lupa probiotik dan prebiotik
Moms bisa menambahkan makanan yang mengandung probiotik seperti yoghurt, kefir, tempe, dan asinan kubis. Probiotik ini berisi bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus. Adapun prebiotik, yang ada di bawang putih, pisang, asparagus, dan gandum, berfungsi sebagai “pakan” bagi bakteri baik tersebut agar bisa berkembang dengan optimal.
3. Pastikan anak terhidrasi dengan baik
Air putih adalah kunci agar serat bisa bekerja maksimal dan membantu proses pencernaan. Kekurangan cairan bisa menyebabkan sembelit dan gangguan pencernaan lainnya. Jadi, pastikan anak minum cukup air sepanjang hari ya, Moms.
4. Batasi makanan olahan dan gula
Makanan olahan dan makanan yang mengandung gula berlebih bisa mengganggu keseimbangan bakteri usus dan memicu peradangan. Selain itu, makanan seperti ini berpotensi menyebabkan sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Jadi, lebih baik batasi camilan manis dan makanan cepat saji demi kesehatan usus anak.
5. Ajak anak aktif bergerak
Aktivitas fisik tidak hanya baik untuk tubuh, tapi juga membantu proses pencernaan. Olahraga ringan, seperti bermain di luar selama minimal satu jam sehari, dapat meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme, sehingga usus bekerja lebih optimal dan bakteri baik tetap terjaga. Terkadang, gas tertahan di perut itu semata karena anak kurang bergerak.
6. Gunakan antibiotik dengan bijak
Moms, antibiotik memang penting untuk melawan infeksi, tapi jangan sembarangan diberikan karena bisa membunuh bakteri baik di usus anak. Gunakan antibiotik hanya sesuai anjuran dokter agar kesehatan usus tetap terjaga.
Dengan langkah-langkah sederhana di atas, Moms bisa membantu menjaga kesehatan usus pada anak secara alami dan mudah. Ingat Moms, usus sehat merupakan awal tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal! (M&B/Hana/WR/Foto: Freepik)