Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Salah satu tantangan yang sering dihadapi dalam pernikahan adalah hubungan dengan mertua. Memiliki mertua yang terlalu ikut campur sering kali menimbulkan ketegangan, baik bagi pasangan suami istri maupun keluarga secara keseluruhan. Meski banyak dialami, masih banyak Moms yang bingung cara mengatasi mertua yang terlalu ikut campur.
Penyebab mertua terlalu ikut campur
Sebelum kita membahas cara mengatasinya, penting untuk memahami alasan di balik perilaku mertua yang terlalu ikut campur.
1. Kekhawatiran terhadap anak
Mertua, terutama yang sangat protektif, mungkin merasa bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk memantau kebahagiaan dan kesejahteraan anaknya, meskipun anak tersebut sudah menikah.
2. Kebiasaan lama
Beberapa orang tua memiliki kebiasaan untuk terlibat dalam hampir semua keputusan anak-anak mereka, sehingga sulit untuk melepaskan kebiasaan tersebut, bahkan hingga sang anak telah menikah dan berkeluarga.
3. Perbedaan nilai dan budaya
Perbedaan cara pandang, nilai, atau budaya antara generasi lama dan generasi muda juga sering menjadi pemicu konflik ini, Moms.
Baca juga: Tips Mengambil Hati Mertua agar Jadi Menantu Kesayangan
Cara mengatasi mertua yang terlalu ikut campur
1. Bangun komunikasi yang terbuka dan jelas
Jika Anda merasa bahwa mertua terlalu banyak ikut campur, komunikasi adalah kunci utamanya. Bicarakan hal ini dengan pasangan Anda terlebih dahulu. Pastikan pasangan memahami kekhawatiran Anda, dan usahakan untuk membentuk strategi bersama sebelum berbicara dengan mertua.
Jika mertua sering memberikan instruksi tentang cara mengasuh anak, Anda bisa menjelaskan bahwa Anda menghargai masukan mereka, tapi Anda dan pasangan juga ingin mencoba cara yang sesuai dengan situasi saat ini.
Komunikasi yang penuh hormat dapat menciptakan pemahaman yang lebih baik tanpa menimbulkan konflik.
2. Tetapkan batasan dengan tegas
Batasan adalah elemen penting dalam setiap hubungan. Penting untuk menetapkan batasan yang sehat guna menjaga privasi dan keseimbangan dalam keluarga Anda.
Moms bisa dengan sopan tapi tegas menyampaikan pada mertua mengenai hal apa saja yang Anda dan pasangan ingin membuat keputusan sendiri tanpa campur tangan dari pihak luar.Langkah kecil seperti ini bisa membantu mertua memahami posisi Anda sebagai pasangan mandiri.
3. Libatkan pada hal sederhana
Sebagai orang yang lebih muda, Anda dapat mengambil pendekatan kolaboratif dengan mertua. Libatkan mertua pada hal-hal sederhana yang memang sesuai, sehingga mereka tetap merasa dihargai.
Miisalnya, Moms bisa, lho, meminta nasihat mertua tentang tradisi keluarga atau resep makanan keluarga yang ingin dipelajari. Selain itu, ajak mereka terlibat dalam kegiatan keluarga yang menyenangkan, sehingga terbentuk hubungan yang lebih positif.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa meskipun ada batasan, Anda tetap menghormati peran mereka sebagai orang tua dari pasangan Anda.
4. Jaga kekompakan dengan pasangan
Hubungan Anda dengan pasangan menjadi inti dari keberhasilan dalam mengelola hubungan dengan mertua. Pastikan Anda dan pasangan memiliki visi dan strategi yang sama dalam menghadapi situasi-situasi sulit.
Pastikan pasangan mendukung Anda di depan mertua, agar tidak ada kesalahpahaman atau ketegangan internal. Diskusikan juga cara untuk menghadapi mertua bersama tanpa menyalahkan pihak mana pun.
5. Pilih masalah Anda dengan bijak
Tidak semua hal perlu dijadikan konflik. Kadang-kadang, membiarkan beberapa hal kecil bisa menjadi solusi yang lebih bijaksana daripada memperdebatkannya. Pilih masalah yang benar-benar penting bagi hubungan Anda, dan konsisten mempertahankan batasan yang sudah Anda tetapkan. Jadi, tidak semua hal perlu diperdebatkan ya, Moms.
6. Cari dukungan profesional jika diperlukan
Jika Anda merasa hubungan dengan mertua terlalu sulit untuk diperbaiki, tidak ada salahnya mencari bantuan konselor keluarga atau psikolog profesional. Mereka bisa membantu menciptakan ruang diskusi yang produktif dan memperbaiki komunikasi antar keluarga.
Baca juga: Awas Bisa Picu Konflik! Ini Aturan Memberi Uang Bulanan untuk Orang Tua atau Mertua
Nah, itulah beberapa cara mengatasi mertua yang terlalu ikut campur. Selalu ingat bahwa inti dari usaha ini adalah untuk menjaga kedamaian dalam keluarga Anda sendiri tanpa merusak hubungan dengan mertua. (M&B/AY/RF/Foto: Andrea Piacquadio/Pexels)