Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Udara bersih kini jadi kondisi yang langka, terutama di daerah perkotaan yang padat kendaraan dan aktivitas industri. Sayangnya, polusi udara bukan hanya berdampak pada orang dewasa, tapi juga anak. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk tahu cara melindungi anak dari paparan polusi.
Pasalnya, dampak polusi terhadap anak bisa jauh lebih serius dibandingkan dampaknya untuk orang dewasa. Mulai dari gangguan pernapasan, alergi, hingga risiko penyakit kronis yang bisa mengintai kapan saja tanpa kita sadari.
Cara melindungi anak dari paparan polusi
Menurut World Health Organization, sekitar 93% anak di seluruh dunia hidup di lingkungan dengan tingkat polusi udara di atas ambang batas aman.
Sebagai orang tua, tentu kita ingin memberikan lingkungan terbaik dan menjaga Si Kecil tetap sehat ya, Moms. Kabar baiknya, ada banyak cara sederhana namun efektif untuk melindungi anak dari paparan polusi. Yuk, simak tipsnya berikut ini.
1. Pantau kualitas udara sebelum beraktivitas di luar rumah
Sebelum mengajak anak keluar rumah, biasakan untuk mengecek indeks kualitas udara (AQI) melalui aplikasi atau situs terpercaya. Jika tingkat polusi sedang tinggi, sebaiknya batasi aktivitas luar ruangan.
2. Gunakan masker khusus anak
Gunakan masker yang sesuai ukuran dan standar kesehatan anak, seperti masker N95 atau KN95 versi anak jika terpaksa beraktivitas di luar rumah dan indeks polusi sedang tinggi.
3. Buat lingkungan rumah menjadi sehat
Gunakan air purifier atau tanam tanaman hias penyaring udara seperti lidah mertua, sirih gading, dan peace lily untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap bersih. Kualitas udara di rumah menjadi sangat penting karena aktivitas anak dan keluarga pastinya akan lebih banyak dihabiskan di rumah saat polusi udara sedang buruk.
Baca juga: Ingin Punya Tanaman Hias di Dalam Ruangan? Ini Panduan Merawatnya
4. Perbanyak konsumsi makanan bernutrisi dan tinggi antioksidan
Moms sebaiknya berikan asupan buah dan sayur yang kaya akan vitamin C, E, dan beta-karoten seperti jeruk, wortel, brokoli, dan bayam. Asupan nutrisi ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap efek buruk polusi udara.
Jika anak termasuk susah untuk mengonsumsi sayur dan buah, Moms bisa kreasikan sayuran dan buah-buahan tersebut ke dalam bentuk camilan yang menarik sehingga menambah nafsu makan anak.
Baca juga: 5 Tips Mengatasi Anak yang Sulit Makan Sayur
5. Ajarkan kebiasaan bersih
Ajak anak untuk membiasakan diri mencuci tangan, wajah, dan berganti pakaian setelah dari luar rumah untuk mengurangi risiko polutan menempel di tubuh. Jangan menggunakan ulang pakaian yang sudah digunakan untuk bepergian di tengah polusi karena debu dan alergi bisa menempel pada baju.
Itulah berbagai cara untuk melindungi anak dari paparan polusi udara yang buruk. Jangan lupa juga untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk meminimalkan risiko kesehatan yang mungkin terjadi akibat polusi. (M&B/Yesika/RF/Foto: Jcomp/Freepik)