Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Kulit bayi bukan hanya halus dan lembut, tapi juga sensitif. Nah, salah satu cara sederhana untuk melindungi kulit Si Kecil adalah dengan memilih sabun hipoalergenik. Namun, bagaimana cara memastikan sabun tersebut benar-benar aman dan cocok untuk kulit Si Kecil?
Moms, kulit bayi yang sensitif membutuhkan produk perawatan khusus agar kesehatan kulitnya tetap terjaga, termasuk jenis sabunnya. Penggunaan sabun untuk kulit sensitif bayi tak hanya dapat menjaga kesehatan kulit bayi, tapi juga mencegahnya dari iritasi. Untuk itu, Moms perlu mengetahui cara memilih sabun bayi hipoalergenik.
Kenapa memilih sabun hipoalergenik?
Perlu diketahui, sabun hipoalergenik adalah sabun yang dibuat khusus untuk mengurangi risiko reaksi alergi pada kulit bayi. Biasanya, produk hipoalergenik tidak mengandung bahan kimia keras, pewangi sintetis, atau bahan tambahan lainnya yang berisiko memicu iritasi pada kulit.
Nah, sabun jenis ini ideal digunakan untuk bayi dengan kulit sensitif atau kondisi tertentu, misalnya eksim. Tahukah, Moms? Kulit bayi lima kali lebih sensitif dibandingkan kulit orang dewasa, sehingga Si Kecil lebih rentan terhadap iritasi dan alergi.
Baca juga: 6 Langkah Tepat Perawatan Kulit Bayi yang Sensitif
Cara memilih sabun bayi hipoalergenik
Buat Moms yang masih bingung cara memilih sabun hipoalergenik, yuk, simak tips berikut ini!
1. Periksa label dan kandungan bahan
Selalu teliti dalam membaca label keterangan saat memilih produk. Moms perlu memastikan sabun bayi yang dipilih memiliki label hipoalergenik, dermatologically tested, atau safe for sensitive skin. Hindari memilih sabun dengan kandungan pewangi sintetis, alkohol, paraben, dan SLS (sodium lauryl sulfate) yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit bayi.
2. Pilih produk dengan pH seimbang
Pilihlah sabun dengan pH seimbang atau pH netral yang bisa membantu menjaga kelembapan alami kulit dan mencegah kekeringan atau iritasi. Jangan gunakan sabun dengan pH terlalu tinggi, karena bisa merusak skin barrier Si Kecil.
Baca juga: 5 Cara Menjaga Kelembapan Kulit Bayi dengan Mudah
3. Gunakan sabun dengan bahan alami
Sebaiknya Moms memilih sabun dengan kandungan bahan alami seperti chamomile, calendula, atau minyak almond yang aman untuk kulit bayi. Tak hanya lembut, kandungan-kandungan tersebut juga memiliki sifat menenangkan dan antiinflamasi, sehingga bisa meredakan kemerahan ringan pada kulit bayi.
4. Lakukan tes pada kulit bayi
Sebelum menggunakan produk yang dipilih, Moms bisa mencoba mengaplikasikan produk tersebut ke area kecil kulit bayi, seperti belakang telinga atau lipatan siku. Pantau reaksinya dalam waktu 24 jam, jika tidak ada reaksi alergi seperti ruam atau kemerahan di kulit, sabun tersebut aman untuk digunakan.
Baca juga: Kulit Bayi Baru Lahir 5 Kali Lebih Tipis Dibandingkan Kulit Dewasa, Butuh Perawatan Khusus
5. Pastikan tekstur dan aromanya lembut
Sabun yang baik untuk bayi seharusnya memiliki tekstur lembut dan menghasilkan busa yang minimal. Aroma yang terlalu kuat sering kali merupakan tanda adanya pewangi buatan. Jadi, Moms sebaiknya pilih sabun dengan aroma alami atau tanpa pewangi sama sekali.
6. Pilih sabun yang sesuai dengan jenis kulit bayi
Seperti halnya orang dewasa, bayi juga memiliki jenis kulit yang berbeda, lho! Jika Si Kecil memiliki kulit kering atau eksim, sebaiknya Moms memilih sabun yang mengandung bahan pelembap seperti minyak kelapa dan oatmeal. Jika kulit bayi cenderung berminyak, sabun dengan formula ringan sudah cukup.
7. Berkonsultasi dengan dokter
Jika bayi memiliki riwayat kulit sensitif atau alergi, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anak atau dokter kulit untuk mendapatkan rekomendasi sabun yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bayi Anda.
Nah, sekarang Moms sudah tahu kan, bagaimana memilih sabun bayi hipoalergenik. Yuk, langsung diterapkan. Ingat, Moms, kulit Si Kecil masih sangat lembut dan sensitif. Karena itu, Anda juga perlu lebih selektif dalam memilih produk perawatan kulit untuk Si Kecil, termasuk memilih sabun bayi hipoalergenik. (M&B/YE/WR/Foto: Freepik)