Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Di tengah hiruk-pikuk kota besar, semangat untuk tetap aktif kini menjadi bagian dari gaya hidup urban. Tren ini terlihat jelas di area Gelora Bung Karno (GBK), mulai dari jogging, lari, hingga pound fit sepulang kerja. Bagi yang ingin lebih eksklusif, Anda bisa memilih untuk melakukan fitness di gym atau olahraga seperti tenis, squash, atau padel yang sedang populer belakangan ini. Tentunya karena berolahraga sepulang kerja bukan semata untuk sehat, tapi juga menjadi pelarian sehat dari rutinitas, sekaligus cara baru bersosialisasi.
Namun, seiring dengan semangat olahraga yang tinggi ini, ada satu hal yang sering kali terlupakan, yaitu asupan nutrisi harian yang cukup dan seimbang. Banyak orang merasa cukup sehat hanya karena rajin bergerak. Padahal tanpa nutrisi yang tepat, tubuh bisa cepat lelah, performa menurun, hingga meningkatkan risiko cedera. Apalagi di tengah mobilitas yang serba cepat, menjaga keseimbangan nutrisi sering kali menjadi tantangan tersendiri.
Sebelum terlalu jauh, pastikan Moms dan Dads tidak terjebak mitos seputar olahraga dan nutrisi yang justru bisa menghambat performa Anda. Berikut ini faktanya, Moms dan Dads.
Mitos 1: Olahraga rutin sudah cukup untuk menjaga kebugaran
Faktanya, olahraga tanpa dukungan nutrisi yang memadai justru membuat tubuh lebih cepat lelah. Protein untuk otot, kalsium untuk tulang, serat untuk pencernaan, serta vitamin dan mineral penting lainnya tetap harus dipenuhi setiap hari. Tubuh memerlukan “bahan bakar” yang cukup agar performa tetap optimal di tengah aktivitas.
Mitos 2: Nutrisi cukup dipenuhi dari makanan berat saja
Faktanya, banyak yang mengira nutrisi tubuh hanya bisa terpenuhi dari menu makan besar, seperti sarapan berat atau makan siang lengkap. Padahal, di tengah aktivitas padat, tubuh tetap membutuhkan asupan tambahan yang praktis tapi bernutrisi. Minuman siap saji dengan kandungan protein, kalsium, serat pangan, serta antioksidan alami bisa menjadi solusi sederhana untuk menjaga energi tetap stabil kapan saja, tanpa harus menunggu waktu makan besar.
Mitos 3: Kopi tidak bermanfaat bagi pelaku olahraga
Faktanya, kopi sering dianggap hanya sebagai minuman begadang, padahal kafeinnya bisa membantu meningkatkan fokus dan daya tahan saat berolahraga. Waktu ideal mengonsumsinya adalah 45-60 menit sebelum aktivitas fisik, dengan tetap memperhatikan porsi dan keseimbangan nutrisi. Momen ngopi juga bisa tetap sehat dan bernutrisi, seperti kolaborasi Entrasol dan Anomali Coffee yang menghadirkan tiga menu eksklusif, Choco Blaze, Salty Crush, dan Matcha Fusion yang memadukan cita rasa indulgent dengan tambahan kandungan kalsium, protein, serat, dan ekstrak buah zaitun.
Dokter Laurencia Ardi, Health Communicator Kalbe Nutritionals, menjelaskan, “Aktivitas fisik memerlukan asupan nutrisi lengkap seperti protein, kalsium, serat pangan, serta protein. Antioksidan alami dari buah zaitun juga penting untuk menjaga energi tetap stabil. Tantangannya adalah bagaimana memenuhi semua kebutuhan ini secara praktis di tengah kesibukan harian.”
Melalui kampanye #PejuangBerdikari, Entrasol terus mendorong masyarakat urban untuk lebih mandiri menjaga keseimbangan aktivitas fisik dan nutrisi. Inovasi produk dan kolaborasi dengan Anomali Coffee menjadi langkah untuk menjadikan pemenuhan nutrisi lebih fun, praktis, dan relevan dengan gaya hidup aktif.
Dessyana, Marketing Entrasol, menambahkan, “Kampanye #PejuangBerdikari telah menjadi wadah bagi Entrasol untuk mengajak masyarakat lebih sadar akan pentingnya nutrisi di tengah mobilitas tinggi. Kolaborasi kami bersama Anomali Coffee merupakan langkah nyata agar menjaga nutrisi tetap relevan dan menyatu dalam gaya hidup urban yang dinamis.”
Nah, itulah beberapa fakta seputar olahraga dan nutrisi yang perlu Anda ketahui, Moms dan Dads. Untuk itu, pastikan Anda selalu menjaga keseimbangan antara olahraga dan nutrisi. (M&B/SW/Foto: Dok. Entrasol)