BABY

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Belum Puput Pusar


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Memiliki bayi merupakan pengalaman yang membahagiakan, tapi tak jarang juga diiringi dengan kekhawatiran, terutama dalam hal perawatan bayi. Salah satu tantangan pertama yang dihadapi adalah memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar. Ya, buat ibu baru, ini bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri ya, Moms.

Pasalnya, perawatan tali pusar bayi baru lahir membutuhkan perhatian khusus, karena ini merupakan area yang rentan terhadap infeksi. Sisa tali pusar akan mengering dan lepas secara alami dalam 1-3 minggu setelah kelahiran. Selama periode ini, menjaga tali pusar tetap bersih dan kering adalah kunci utama untuk mencegah gangguan kesehatan pada bayi.

Tak usah khawatir, Moms. Berikut ini penjelasan mengenai cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar. Simak ya, Moms, agar Anda bisa memandikan bayi dengan percaya diri sambil menjaga area tali pusar tetap aman dan bersih.

Cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar

Untuk memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar, gunakan metode sponge bath atau mandi dengan waslap, bukan dengan merendam seluruh tubuh bayi di bak mandi. Pastikan area pusar tetap kering dan bersih untuk mencegah infeksi. Berikut ini langkah-langkahnya, Moms.

1. Siapkan perlengkapan mandi: Bak mandi berisi air hangat (sekitar 37 derajat Celsius), waslap bersih, handuk lembut, sabun bayi yang hypoallergenic, dan pakaian bersih.

Baca juga: Moms, Ini Panduan Memilih Produk Mandi Bebas Iritasi untuk Bayi

2. Cuci tangan: Pastikan tangan bersih sebelum memandikan bayi.

3. Baringkan bayi: Baringkan bayi di permukaan yang datar dan lapisi dengan handuk.

4. Mandi dengan waslap: Basahi waslap dengan air hangat dan usapkan secara lembut ke seluruh tubuh bayi, kecuali area pusar. Pastikan area tali pusar tidak terendam air. Jika tidak sengaja terkena air, segera keringkan dengan lembut menggunakan handuk bersih.

5. Membersihkan area pusar: Gunakan cotton bud yang dicelupkan ke air hangat untuk membersihkan area pusar dan sekitarnya. Keringkan dengan lembut menggunakan handuk bersih. Biarkan tali pusar mengering sepenuhnya sebelum Anda mengenakan bayi popok atau pakaian. Hindari juga menutup area tali pusar. Tali pusar membutuhkan sirkulasi udara untuk mongering.

Baca juga: Cara Membersihkan Tali Pusat dan Pusar Bayi yang Benar

6. Bilas dan keringkan: Bilas tubuh bayi dengan waslap bersih yang dibasahi air hangat dan setelah itu keringkan dengan handuk lembut.

7. Kenakan bayi pakaian: Kenakan pakaian bersih pada bayi setelah mandi.

Yang penting untuk diperhatikan dan diwaspadai

Saat memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar, penting buat Moms memperhatikan hal-hal berikut ini.

1. Jaga agar area pusar tetap kering dan bersih untuk mencegah infeksi.

2. Hindari memandikan bayi terlalu sering, cukup 2-3 kali seminggu.

Baca juga: Kapan Bayi Mulai Mandi 2 Kali Sehari?

3. Gunakan sabun bayi yang lembut dan tidak membuat kulit bayi kering.

4. Perhatikan suhu air agar tidak terlalu panas atau dingin.

5. Perhatikan respons bayi saat dimandikan, jika tampak tidak nyaman, segera hentikan.

6. Jangan mencoba mencabut sisa tali pusar sendiri, biarkan tali pusar lepas secara alami.

Selain itu, ada tanda-tanda di area pusar bayi yang perlu Anda waspadai, yakni:

  • Kemerahan atau bengkak di sekitar tali pusar
  • Bau tidak sedap dari area tali pusar
  • Keluarnya nanah atau cairan kuning
  • Demam pada bayi
  • Bayi tampak rewel atau tidak mau makan.

Jika Anda menemukan tanda-tanda di atas, segera konsultasikan dengan dokter anak ya, Moms.

Baca juga: Bolehkah Bayi yang Sedang Demam Dimandikan?

Itulah cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar. Memandikan bayi baru lahir dengan tali pusar yang belum puput memang memerlukan kehati-hatian ekstra, tapi bukan berarti sulit untuk dilakukan. Kunci utamanya adalah menjaga area tali pusar bayi tetap bersih dan kering, Moms. (M&B/AY/SW/Foto: Yanalya/Freepik)