Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Mengamati setiap perubahan pada bayi adalah hal yang penting dilakukan oleh semua orang tua. Salah satunya adalah saat Si Kecil mengalami alergi. Memahami ciri-ciri alergi pada bayi tidak hanya membantu Moms mendeteksi masalah kesehatan lebih awal, tapi juga memungkinkan penanganan yang tepat dan cepat.
Alergi pada bayi memang relatif umum terjadi. Sistem imun bayi yang masih berkembang sering kali bereaksi berlebihan terhadap zat-zat yang sebenarnya tidak berbahaya. Dengan mengetahui tanda-tanda alergi, Moms bisa segera mencari tahu pemicunya dan menangani dengan tepat.
Ciri-ciri alergi pada bayi
Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa mengganggu kenyamanan dan tumbuh kembang bayi. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali ciri-ciri alergi sejak dini agar bisa segera mengambil langkah penanganan yang aman. Berikut ini ciri-ciri alergi pada bayi, Moms.
1. Ruam kulit dan eksim
Kulit bayi tampak kering, kemerahan, atau muncul bercak gatal. Gejala tersebut biasanya muncul di wajah, pipi, lipatan siku, atau lutut. Masalah pada kulit ini kerap membuat bayi merasa tidak nyaman dan rewel, bahkan kehilangan nafsu makan. Bila terjadi berkepanjangan, tentu dapat mengganggu tumbuh kembang Si Kecil.
2. Biduran (urtikaria)
Timbul bentol merah yang gatal, bisa menyebar ke beberapa bagian tubuh dan muncul tiba-tiba setelah terpapar alergen. Rasa gatal yang muncul akan membuat bayi sering menggaruk yang jika dibiarkan bisa membuat kulitnya terluka.
3. Gangguan pernapasan
Hidung berair, bersin terus-menerus, batuk, atau napas berbunyi (mengi) juga menjadi ciri-ciri alergi pada bayi yang sering terjadi. Gejala ini sering muncul akibat alergi debu, bulu hewan, atau serbuk sari.
4. Masalah pencernaan
Pencernaan bayi sangat sensitif terhadap paparan alergen. Bayi bisa mengalami kolik, muntah, diare, kembung, atau sakit perut setelah mengonsumsi makanan atau susu tertentu. Gejala alergi pada organ pencernaan merupakan gangguan yang tidak boleh diabaikan.
Baca juga: 8 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan Bayi
5. Bengkak pada wajah atau bibir
Reaksi alergi juga bisa menyebabkan pembengkakan di area bibir, mata, atau wajah bayi. Gejala alergi ini biasanya berkaitan dengan alergi makanan, cuaca, udara, atau debu.
6. Rewel atau sulit tidur
Bayi tampak lebih sering menangis, gelisah, dan sulit tidur karena rasa tidak nyaman akibat gatal, sakit perut, atau hidung tersumbat. Jangan abaikan jika Si Kecil menunjukkan gejala tersebut ya, Moms.
7. Reaksi berat (anafilaksis)
Alergi juga dapat menunjukkan gejala serius seperti kesulitan bernapas, wajah pucat, tubuh lemas, atau penurunan kesadaran. Kondisi ini merupakan gawat darurat medis dan harus segera ditangani dokter.
Cara mengatasi alergi pada bayi
Moms tidak perlu khawatir, alergi pada Si Kecil bisa diatasi lewat beberapa cara berikut ini.
1. Kenali dan hindari pemicu alergi
Amati apa alergen yang memicu gejala, misalnya susu formula, debu, bulu hewan, atau makanan tertentu. Catat setiap reaksi yang muncul setelah bayi terpapar untuk memudahkan identifikasi alergen.
2. Beri ASI eksklusif
ASI mengandung antibodi alami yang membantu memperkuat sistem imun bayi. Jika bayi alergi terhadap protein dalam susu sapi, Moms yang menyusui bisa menghindari konsumsi produk susu untuk sementara waktu.
3. Gunakan susu formula khusus
Untuk bayi yang alergi protein susu sapi, dokter biasanya merekomendasikan susu formula hidrolisat ekstensif atau asam amino. Namun, jangan mengganti susu tanpa berkonsultasi dengan dokter ya, Moms.
Baca juga: 7 Tips Penting Memilih Susu Formula untuk Bayi Alergi
4. Jaga kebersihan lingkungan
Bersihkan rumah secara rutin untuk mengurangi debu, tungau, dan bulu hewan. Moms juga bisa menggunakan seprai dan sarung bantal yang antialergen.
5. Perhatikan produk perawatan kulit
Pilih sabun, losion, atau detergen khusus bayi yang bebas pewangi dan hipoalergenik. Mandi dengan air hangat juga bisa dilakukan untuk meredakan gatal pada kulit.
Itulah ciri-ciri alergi pada bayi yang harus Anda waspadai. Karena setiap bayi memiliki kondisi yang berbeda, sebaiknya Moms berkonsultasi dengan dokter spesialis anak alergi untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. (M&B/YE/RF/Foto: Onlyyouqj/Freepik)