FAMILY & LIFESTYLE

Mom of the Month: Fasty Nabila


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Menjadi seorang selebgram yang aktif dalam menyuarakan hidup sehat dengan hobi berolahraga, Fasty Nabila tetap konsisten melakukan hobinya hingga saat ini. Di tengah kesibukannya, istri dari Marcell Darwin ini tetap menjalankan perannya sebagai ibu dan seorang istri. Walaupun menurutnya, perjalanan karier dan keluarga tidak selalu lancar, Nabila tetap selalu mencoba memberikan yang terbaik untuk keluarga.

Selain sebagai selebgram, Nabila juga menjadi Talent & Paltform Partnership Manager di Gushcloud Indonesia. Nah, bagaimana ia membagi waktu untuk keluarga, karier, dan hobi? Apakah sang anak, Benjamin Qeenan Darwin (5) dapat menerima kesibukan Mama dan Papanya? Dan apa arti keluarga untuk Nabila? Simak wawancara lengkap MB dengan Fasty Nabila yang menjadi Mom of the Month September 2025 berikut ini, Moms!

Setelah menikah dan punya anak, apa masih bisa menjalankan hobi berolahraga?

Bisa, dan harus tetap olahraga. Karena buat aku, selain untuk kesehatan, olahraga itu membuat tetap “waras” dan sadar. Aktivitas sehari-hari aku lumayan full. Kalau aku tidak menyempatkan untuk olahraga, selain badan jadi kurang vit, nanti tingkat stres juga bisa jadi tinggi. Pokoknya sebanyak apa pun aktivitas dan kesibukan, aku akan tetap berolahraga.

Di tengah kesibukan, bagaimana mengatur waktu untuk keluarga?

Nah, waktu itu memang menjadi salah satu issue paling besar buat aku. Total waktu dalam sehari cuma ada 24 jam, sedangkan aku kerja Senin sampai Jumat. Qeenan juga sekolah dari Senin sampai Jumat. Jadi, waktu full untuk keluarga cuma ada di Sabtu dan Minggu. Itu pun kadang masih sering bentrok sama jadwal syuting Marcell.

Sedangkan waktu itu adalah hal yang paling penting untuk keluarga. Karena itu, kami menganut sistem quality over quantity. Walaupun kita enggak terlalu banyak waktu untuk ketemu bertiga, saat sedang bertemu, aku dan Marcell jadikan itu momen yang sangat berkualitas, terutama untuk Qeenan.

Menurut aku, mendidik anak itu adalah kegiatan atau hobi seumur hidup. Mendidik anak adalah kegiatan tersulit saat menjadi orang tua.

Selain berolahraga, apa hobi Nabila setelah menjadi seorang ibu?

Untuk sekarang, aku lagi banyak belajar tentang bagaimana mendidik anak dengan lebih baik lagi. Contohnya, Qeenan di sekolah lagi belajar ABCD atau berhitung, di rumah pun aku harus belajar bagaimana caranya biar pelajaran saat di sekolah bisa aku ajarkan ulang di rumah. Karena, menurut aku, mendidik anak itu adalah kegiatan atau hobi seumur hidup. Mendidik anak adalah kegiatan tersulit saat menjadi orang tua, karena kita selama ini terbiasa dididik, kan? Nah, sekarang kita yang mendidik manusia. Makanya aku masih terus belajar soal ini.

Menurut Nabila, apa suka-duka memiliki suami seorang selebriti?

Dari awal aku pilih Marcell jadi suamiku, aku sudah mempertimbangkan segala risiko yang ada. Yang pertama, Marcell pasti banyak kerjaan yang bersinggungan dengan wanita-wanita cantik. Terus juga soal waktu, Marcell itu sering banget ada syuting tiba-tiba ke luar kota sampai berhari-hari. Ya, seperti hal-hal itu udah aku ambil konsekuensinya dari awal aku mau menikah dengan dia. Tapi, yang paling penting sih, kepercayaan. Aku percaya suamiku, dia juga percaya aku. Dengan saling percaya, hubungan rumah tangga kita akan baik-baik aja.

Kalau soal kerjaan, bagaimana Nabila membentuk perofesionalitas bersama suami sendiri?

Nah, jujur bagian yang ini paling sulit. Aku kan meng-handle banyak talent ya, di Gushcloud Indonesia. Tapi, kadang buat nge-handle Marcell aku enggak bisa. Masih belajar terus nih, melatih profesionalitas bersama suami. Karena itu, akhirnya aku hiring satu talent relation manager untuk khusus nge-handle Marcell.

Yang paling penting sih, kepercayaan. Aku percaya suamiku, dia juga percaya aku. Dengan saling percaya, hubungan rumah tangga kita akan baik-baik aja.

Apa yang berubah ketika masih berdua dan ketika sudah punya anak?

Yang berubah sudah pasti sifat aku. Jujur, aku itu tipe yang cuek banget. Aku ke pasangan juga bukan tipe yang protektif, nanya kabar setiap waktu, atau kayak ngambek-ngambek gitu. Nah, saat Qeenan lahir, aku tuh jadi protektif banget sama anak aku, mulai dari makan, kalau dia perlu apa-apa, apalagi kalau Qeenan sakit. Sampai orang-orang terdekat aku kaget, “Lho, Nabila bisa seprotektif ini ternyata,” gitu komen orang-orang saat aku punya anak.

Bagaimana menghadapi anak yang aktif seperti Qeenan?

Yang sudah pasti, kita harus menyalurkan energinya ke banyak aktivitas. Terus aku juga konsultasi sama dokter tumbuh kembang dan psikolog, kalau anak yang super aktif seperti Qeenan ini bagaimana cara menghadapinya. Dari situ, ada beberapa tips-tips yang aku dapatkan untuk bisa menekan keaktifan Qeenan yang super itu.

Qeenan lebih dekat ke mama atau papanya?

Qeenan itu tipe anak yang dekat sama aku dan papanya. Tapi, kalau lagi ngambek sama aku, dia lari ke papanya, begitu juga sebaliknya. Pada dasarnya, kalau ke aku dan Marcell, Qeenan itu dekat banget, mungkin karena kita sering quality time bertiga. Itu yang bikin dia jadi dekat ke mama dan papanya. Jadi enggak salah satu doang.

Qeenan pernah protes enggak soal kesibukan mama dan papanya?

Akhir-akhir ini dia udah mulai bisa protes, nih. Mungkin makin besar, dia makin sadar kalau mama papanya jarang ada waktu full untuk dia. Ini salah satu tugas aku dan Marcell untuk menjelaskan ke Qeenan, biarpun jarang full time bareng, mama dan papa tetap sayang sama Qeenan. Walaupun kita enggak bisa kasih banyak waktu untuk Qeenan, sekalinya kita ketemu dalam waktu yang sebentar, itu harus benar-benar berkualitas.

Keluarga adalah rumah tempat aku pulang. Pokoknya, apa pun yang di luar enggak bisa aku dapat, aku dapatkan dari keluargaku.

Apa arti keluarga untuk Nabila?

Keluarga adalah rumah tempat aku pulang. Pokoknya, apa pun yang di luar enggak bisa aku dapat, aku dapatkan dari keluargaku. Semoga kita bisa terus kompak, sabar, dan saling sayang satu sama lain selamanya.

Apa tips untuk bisa aktif bekerja, tapi tidak meninggalkan kewajiban sebagai seorang ibu?

Menjadi seorang ibu itu juga merupakan salah satu pekerjaan yang enggak akan pernah ada berhentinya. Tapi, kita juga harus tetap mencintai diri kita sendiri. Kalau aku, dengan cara menjalankan hobi dan tetap menjadi working mom adalah salah satu bentuk mencintai diri sendiri. Tipsnya, kita harus tahu terlebih dulu apa prioritas hidup kita. Nah, dengan begitu, kita bisa dengan mudah menjalani keduanya. Semangat buat para Moms!

(MB/GP/Photographer: Lintang Sukmana/Digital Imaging: Raghamanyu Herlambang/Stylist: Gabriela Agmassini/MUA: Inez (@inezfab)/Hairstylist: Ella (@@hairdobyella)/Location: Morrissey Hotel Jakarta (@iammorrissey))