BUMP TO BIRTH

Cara Membersihkan Puting saat Hamil untuk ASI Lancar


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Perawatan payudara selama kehamilan bisa menjadi langkah awal untuk kelancaran menyusui setelah melahirkan. Banyak ibu hamil yang belum menyadari pentingnya cara membersihkan puting saat hamil untuk mempersiapkan produksi ASI yang optimal.

Dengan menerapkan cara membersihkan yang benar, Moms tidak hanya memastikan kebersihan area payudara, tetapi juga mempersiapkan tubuh untuk proses menyusui yang lancar dan nyaman. Yuk, cari tahu cara tepatnya dalam artikel yang berhasil MB rangkum berikut ini.

Apa akibatnya jika payudara tidak dirawat dengan baik sejak hamil?

Mengabaikan kebersihan payudara selama kehamilan dapat menimbulkan akibat yang merugikan bagi bumil dan bayi. Kurangnya perawatan yang tepat berisiko menciptakan berbagai komplikasi yang sebenarnya dapat dicegah dengan tindakan tepat.

1. Risiko infeksi dan mastitis

Puting yang tidak terjaga kebersihannya bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya. Kondisi ini meningkatkan risiko mastitis, yaitu peradangan pada jaringan payudara yang menyebabkan nyeri hebat, demam, dan pembengkakan. Mastitis tidak hanya mengganggu kenyamanan Anda, Moms, tetapi juga bisa menghambat produksi ASI secara signifikan.

2. Penurunan kualitas ASI

Kebersihan puting yang tidak terjaga dapat memengaruhi kualitas ASI yang diproduksi. Bakteri dan kotoran yang menumpuk di area puting berpotensi masuk ke dalam saluran ASI, sehingga menurunkan nilai gizi dan keamanan ASI untuk bayi. Hal ini dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi.

3. Kesulitan dalam proses menyusui

Puting yang tidak dirawat dengan baik sejak hamil juga cenderung mengalami lecet, retak, atau nyeri saat menyusui. Kondisi ini menimbulkan pengalaman menyusui yang traumatis bagi Anda dan bisa menyebabkan penolakan terhadap proses menyusui, yang pada akhirnya mengganggu bonding antara Moms dan bayi.

Baca juga:8 Tips Ampuh Meningkatkan ASI bagi Ibu Menyusui

Apakah puting harus selalu dibersihkan sebelum menyusui?

Jawabannya adalah ya, Moms. Membersihkan puting sebelum menyusui wajib dilakukan karena memiliki banyak manfaat, baik bagi busui maupun untuk bayi. Manfaat-manfaat tersebut di antaranya adalah:

1. Perlindungan optimal untuk bayi

Sistem kekebalan bayi baru lahir belum berkembang sempurna, sehingga Si Kecil sangat rentan terhadap infeksi. Membersihkan puting sebelum menyusui dapat mengurangi risiko bayi terpapar bakteri atau mikroorganisme berbahaya saat menyusu yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan atau infeksi.

2. Mempertahankan kualitas ASI

Dengan menghilangkan kontaminan dari permukaan puting, Moms memastikan bahwa bayi menerima nutrisi terbaik tanpa risiko tambahan dari bakteri atau kotoran pada puting yang dapat memengaruhi kualitas ASI.

Kapan ibu hamil membersihkan puting payudara?

Waktu ideal untuk membersihkan puting payudara adalah pada trimester kedua kehamilan. Pada fase ini, payudara mulai dalam tahap persiapan menyusui dan hormon kehamilan mulai merangsang produksi kolostrum. Memulai perawatan pada periode ini memberikan waktu yang cukup bagi payudara untuk beradaptasi dan menjalani persiapan yang matang.

Bersihkan puting minimal dua kali sehari, terutama saat mandi pagi dan malam. Membersihkan puting secara konsisten bisa menjadi sebuah kebiasaan yang dapat Anda lanjutkan hingga setelah persalinan. Hindari membersihkan puting secara berlebihan karena bisa menyebabkan iritasi dan menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit puting.

Memasuki trimester ketiga, Moms perlu membersihkan puting dengan lebih rutin karena kolostrum sudah mulai diproduksi. Kolostrum yang keluar perlu dibersihkan dengan lembut untuk mencegah penumpukan dan menjaga kebersihan area puting.

Baca juga:Amankah Menyusui saat Hamil? Ini yang Perlu Anda Perhatikan, Moms!

Cara membersihkan puting saat hamil

1. Persiapakan alat dan bahan

Gunakan air hangat dengan suhu sekitar 37-40 derajat Celsius untuk membersihkan puting. Siapkan kain lembut atau kapas yang telah disterilkan. Hindari penggunaan sabun berbahan kimia keras karena dapat menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit puting.

2. Bersihkan puting dengan air dan kain lembut

Basahi kain lembut dengan air hangat dan peras hingga tidak menetes. Usap perlahan area puting dan areola dengan gerakan melingkar dari dalam ke luar. Gerakan ini membantu membersihkan kotoran dan sel kulit mati yang menumpuk.

3. Bersihkan area lipatan

Fokuskan pada area lipatan di sekitar puting di mana kotoran dan bakteri cenderung terakumulasi. Gunakan ujung kain atau kapas yang bersih untuk membersihkan area ini dengan tekanan yang lembut.

4. Keringkan dengan benar

Keringkan area puting dengan menepuk-nepuk lembut menggunakan handuk bersih. Hindari menggosok karena bisa menyebabkan iritasi. Pastikan area benar-benar kering sebelum Anda mengenakan pakaian.

Itulah cara membersihkan puting saat hamil agar ASI lancar setelah melahirkan. Selain membersihkan puting, yang juga tidak kalah penting adalah menjaga asupan makanan agar produksi ASI melimpah. (MB/AY/RF/Foto: Jcomp/Freepik)