Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Memasuki trimester ketiga kehamilan, terutama di bulan ke-8, banyak ibu hamil mulai khawatir tentang berat badan bayinya. Apakah Si Kecil sudah cukup besar? Bagaimana cara memastikan pertumbuhannya optimal menjelang persalinan? Kekhawatiran ini sangat wajar dan dialami oleh hampir setiap calon ibu.
Pada usia kehamilan 8 bulan (32-36 minggu), bayi normalnya memiliki berat sekitar 1,8-2,7 kg. Namun, jika dokter mengatakan berat badan bayi Anda masih kurang ideal, jangan panik, Moms. Ada sejumlah cara alami dan aman yang bisa Anda lakukan untuk membantu menambah berat badan bayi dalam kandungan.
Pentingnya berat badan bayi yang ideal di bulan ke-8
Berat badan bayi yang ideal pada usia kehamilan 8 bulan sangat penting untuk persiapan persalinan dan kesehatan bayi setelah lahir. Bayi dengan berat badan kurang (di bawah 2,5 kg saat lahir) berisiko mengalami berbagai komplikasi kesehatan.
Pada bulan ke-8, bayi mengalami pertumbuhan pesat, terutama dalam pembentukan lemak di bawah kulit untuk suhu tubuh. Lemak ini juga berperan penting dalam perkembangan otak dan sistem saraf bayi.
Baca juga: Berat Badan Ideal Bayi Usia 6 Bulan dan Cara Dukung Tumbuh Kembangnya
Cara menambah berat badan bayi dalam kandungan 8 bulan
Untuk menambah berat badan bayi dalam kandungan di usia kehamilan 8 bulan, bumil perlu memperhatikan hal-hal berikut ini.
1. Asupan nutrisi
Fokuslah pada asupan gizi seimbang dengan memperbanyak protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat.
Protein. Protein penting untuk pertumbuhan bayi. Konsumsi protein yang cukup sangat penting di trimester ketiga ketika bayi mengalami pertumbuhan pesat. Sumber protein terbaik meliputi daging tanpa lemak (ayam, sapi, ikan), telur, kacang-kacangan dan biji-bijian, dan produk susu rendah lemak. Usahakan untuk mengonsumsi 70-100 gram protein per hari, atau sekitar 25 gram lebih banyak dari kebutuhan normal sebelum hamil.
Karbohidrat kompleks. Karbohidrat menyediakan energi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh. Pilihlah karbohidrat kompleks yang memberikan energi stabil dan nutrisi tambahan, seperti nasi merah, roti gandum utuh, oatmeal, kentang, dan quinoa.
Lemak sehat. Lemak sehat krusial untuk perkembangan otak bayi dan pembentukan lemak di bawah kulit. Konsumsi lemak sehat bisa didapat dari makanan seperti alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan ikan berlemak seperti salmon dan sarden.
2. Lakukan kebiasaan makan yang tepat
Makan dengan porsi kecil tetapi sering. Usahakan makan 5-6 kali sehari dengan camilan sehat di antara waktu makan utama untuk asupan kalori yang cukup tanpa merasa terlalu kenyang. Pilihlah camilan sehat dan hindari makanan tidak sehat, seperti ultra-process food, minuman berkafein, soda, alkohol, dan asap rokok, karena dapat berdampak negatif pada berat badan janin.
3. Jaga pola hidup sehat
Pastikan Anda mendapatkan cukup istirahat dengan tidur 7-9 jam per hari untuk mendukung kesehatan Anda dan janin. Usahakan juga untuk mengelola stres, karena stres berlebihan bisa memengaruhi kesehatan janin. Bumil juga sebaiknya minum air yang cukup, karena menjaga hidrasi dengan minum cukup air sangat penting selama kehamilan.
Selain itu, Anda perlu melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, berenang, atau yoga prenatal, untuk ringan membantu meningkatkan sirkulasi darah ke plasenta, yang berarti lebih banyak nutrisi dan oksigen sampai ke bayi.
4. Rutin konsultasi medis
Lakukan pemeriksaan rutin dengan dokter untuk memantau pertumbuhan janin dan mendiskusikan cara meningkatkan berat badan bayi. Jika diperlukan, bumil juga bisa mengonsumsi suplemen setelah berkonsultasi dengan dokter. Namun, konsultasikan dengan dokter mengenai suplemen yang mungkin dibutuhkan.
Baca juga: Kontrol Berat Badan, Ini Dampak Obesitas dalam Kehamilan Terhadap Janin
Kapan harus berkonsultasi dengan dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika:
- Berat badan bayi tidak bertambah selama beberapa minggu
- Gerakan bayi berkurang drastis
- Anda mengalami perdarahan atau nyeri perut hebat
- Ada tanda-tanda komplikasi kehamilan lainnya.
Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan USG tambahan atau tes lainnya untuk memastikan kesehatan bayi.
Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menambah berat badan bayi dalam kandungan 8 bulan. Melakukan hal-hal di atas, bisa membantu bayi mencapai berat badan yang optimal untuk persalinan yang sehat. Jangan lupa juga untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda untuk memastikan kehamilan dan bayi selalu dalam keadaan sehat, Moms. (MB/AY/SW/Foto: Gpointstudio/Freepik)