BUMP TO BIRTH

Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-Laki, Ketahui Mitos dan Faktanya!


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Setiap kehamilan membawa kebahagiaan dan rasa penasaran yang luar biasa, terutama tentang jenis kelamin Si Kecil yang ada di dalam kandungan. Banyak sekali cerita dan mitos yang beredar di masyarakat tentang ciri-ciri hamil anak laki-laki, mulai dari bentuk perut, mual di pagi hari, hingga makanan yang diidamkan.

Namun, apakah semua itu bisa dipercaya? Nah, berikut ini, MB akan membahas berbagai ciri yang sering dikaitkan dengan kehamilan anak laki-laki, memisahkan mana yang hanya mitos dan mana yang didukung oleh penjelasan ilmiah. MB juga akan memberikan informasi tentang cara mengetahui jenis kelamin bayi dengan lebih akurat. Yuk, simak ya, Moms!

Faktor yang menentukan jenis kelamin bayi

Sebelum membahas ciri-cirinya, penting untuk memahami apa yang sebenarnya menentukan jenis kelamin bayi. Penentunya bukanlah makanan yang bumil konsumsi atau posisi saat berhubungan, melainkan kromosom dari Dads.

Setiap manusia memiliki 23 pasang kromosom. Sel telur dari perempuan selalu membawa kromosom X. Sementara itu, sperma dari Laki-laki bisa membawa kromosom X atau kromosom Y.

Jika sperma dengan kromosom X yang membuahi sel telur, maka janin akan berkembang menjadi perempuan (XX). Namun, jika sperma dengan kromosom Y yang membuahi sel telur, maka janin akan berkembang menjadi laki-laki (XY).

Jadi, jenis kelamin Si Kecil sudah ditentukan sejak pembuahan terjadi. Berbagai ciri fisik dan gejala yang Moms alami selama kehamilan sebenarnya lebih dipengaruhi oleh perubahan hormon, kondisi tubuh, dan faktor genetik lainnya, bukan oleh jenis kelamin bayi.

Ciri-ciri hamil anak laki-laki

Banyak sekali mitos dan kepercayaan turun-temurun mengenai ciri-ciri hamil anak laki-laki. Berikut ini beberapa yang paling sering didengar dan apa kata dunia medis tentang hal tersebut.

1. Tidak mengalami mual di pagi hari (morning sickness)

Mitos: Banyak yang percaya jika bumil tidak mengalami mual dan muntah yang parah di pagi hari, itu ciri-ciri ia sedang hamil anak laki-laki.

Fakta: Morning sickness disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan, terutama human chorionic gonadotropin (hCG). Tingkat keparahan mual dan muntah sangat bervariasi pada setiap bumil dan setiap kehamilan, tidak ada kaitannya dengan jenis kelamin bayi. Beberapa penelitian pernah mencoba menghubungkannya, tetapi hasilnya tidak konsisten dan tidak bisa dijadikan patokan.

2. Bentuk perut yang runcing atau turun

Mitos: Perut yang terlihat lebih menonjol ke depan (runcing) dan posisinya lebih rendah sering diartikan sebagai ciri-ciri hamil anak laki-laki.

Fakta: Bentuk dan posisi perut bumil lebih dipengaruhi oleh bentuk tubuh, kekuatan otot perut, posisi bayi di dalam rahim, dan jumlah kehamilan sebelumnya. Pada kehamilan pertama, otot perut biasanya masih kencang sehingga perut terlihat lebih tinggi. Namun, pada kehamilan berikutnya, perut mungkin akan terlihat lebih turun.

Baca juga: Ini Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut

3. Ngidam makanan asin dan gurih

Mitos: Jika bumil lebih sering ngidam makanan asin seperti keripik atau makanan gurih lainnya, katanya itu ciri-ciri hamil anak laki-laki. Sebaliknya, jika ngidam makanan manis, artinya hamil anak perempuan.

Fakta: Mengidam saat hamil adalah hal yang sangat umum dan biasanya berkaitan dengan perubahan hormon yang memengaruhi indra perasa dan penciuman. Tidak ada bukti ilmiah yang kuat yang mengaitkan jenis makanan yang diidamkan dengan jenis kelamin bayi.

4. Detak jantung janin di bawah 140 kali per menit

Mitos: Konon, jika detak jantung janin lebih lambat (di bawah 140 denyut per menit atau bpm), itu adalah ciri hamil anak laki-laki.

Fakta: Detak jantung janin yang normal berkisar antara 110 hingga 160 bpm. Detak jantung ini bisa berubah-ubah tergantung pada usia kehamilan dan aktivitas janin di dalam rahim. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Fetal Diagnosis and Therapy tidak menemukan perbedaan signifikan antara detak jantung janin laki-laki dan perempuan.

5. Perubahan pada kulit dan rambut

Mitos: Ada yang mengatakan bahwa hamil anak laki-laki membuat kulit bumil lebih bersih dan bercahaya (pregnancy glow), dan rambut menjadi lebih tebal dan berkilau.

Fakta: Perubahan pada kulit dan rambut sangat dipengaruhi oleh fluktuasi hormon selama kehamilan. Peningkatan aliran darah bisa membuat kulit tampak lebih cerah pada sebagian bumil, tetapi sebagian lainnya justru mengalami jerawat atau masalah kulit lain, terlepas dari jenis kelamin bayinya.

6. Warna urine yang lebih gelap

Mitos: Warna urine yang kuning gelap dipercaya sebagai indikasi mengandung bayi laki-laki.

Fakta: Warna urine lebih mencerminkan tingkat hidrasi tubuh bumil. Urine yang gelap biasanya menandakan bumil kurang minum air putih. Jadi, jika urine Moms berwarna gelap, segeralah minum lebih banyak air, ya!

Cara cek jenis kelamin bayi yang akurat

Daripada menebak-nebak berdasarkan mitos, ada beberapa metode medis yang jauh lebih akurat untuk mengetahui jenis kelamin Si Kecil, Moms, yakni:

1. Ultrasonografi (USG)

Ini adalah cara yang paling umum dilakukan. Pemeriksaan USG biasanya dapat mengidentifikasi jenis kelamin bayi sekitar minggu ke-18 hingga ke-22 kehamilan. Dokter akan melihat perkembangan organ genital janin. Namun, akurasinya tergantung pada posisi bayi. Jika posisi bayi kurang mendukung, jenis kelaminnya bisa sulit terlihat.

Baca juga: Ini Perbedaan Hasil USG Bayi Laki-Laki dan Perempuan

2. Tes DNA janin (NIPT)

Non-Invasive Prenatal Test (NIPT) adalah tes darah yang bisa dilakukan sejak usia kehamilan 10 minggu. Tes ini menganalisis fragmen DNA janin yang ada di dalam darah bumil untuk mendeteksi kelainan kromosom seperti Down syndrome, sekaligus bisa menentukan jenis kelamin bayi dengan akurasi lebih dari 99%.

3. Amniosentesis (CVS)

Prosedur seperti Chorionic Villus Sampling (CVS) dan amniosentesis adalah tes diagnostik yang sangat akurat. Namun, tes ini bersifat invasif dan memiliki risiko kecil, sehingga biasanya hanya direkomendasikan jika ada kekhawatiran medis tertentu, bukan hanya untuk mengetahui jenis kelamin.

Nah, itulah penjelasan mengenai ciri-ciri hamil anak laki-laki. Menebak-nebak jenis kelamin bayi memang bisa menjadi bagian yang menyenangkan dari perjalanan kehamilan. Namun, penting untuk diingat bahwa sebagian besar ciri-ciri yang ada hanyalah mitos, Moms. Yang terpenting adalah kesehatan bumil dan janin. Apa pun jenis kelaminnya, kehadiran si buah hati tentu akan menjadi anugerah terindah untuk Anda dan suami. (MB/AY/SW/Foto: Jcomp/Freepik)