Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Banyak wanita yang menyukai buah nanas, baik dinikmati sebagai rujak, asinan, atau dimakan langsung. Perpaduan rasanya yang asam dan manis menyegarkan memang disukai banyak orang. Namun, tak hanya rasanya, ada banyak manfaat buah nanas untuk wanita, mulai dari menjaga kesehatan kulit, mendukung sistem pencernaan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Buah nanas kaya nutrisi, seperti vitamin C, mangan, dan enzim bromelain yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan khusus untuk wanita. Untuk lebih lengkapnya, simak artikel berikut ini mengenai manfaat nanas untuk wanita, agar Moms bisa memanfaatkan buah tropis ini secara maksimal dalam menu sehari-hari.
Kandungan gizi buah nanas
Buah nanas bukan hanya manis dan segar, tapi juga kaya nutrisi penting yang mendukung kesehatan wanita. Per 100 gram nanas, kandungan gizinya meliputi:
- Kalori: sekitar 50 kkal, cukup rendah sehingga aman dikonsumsi sebagai camilan sehat
- Karbohidrat: 13 g, termasuk gula alami sekitar 10 g, untuk memberikan energi instan
- Serat: 1,4 g, membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit
- Protein: 0,5 g, mendukung pertumbuhan sel tubuh
- Lemak: 0,1 g, sangat rendah sehingga cocok untuk diet seimbang
- Vitamin C: 47,8 mg, setara dengan 80% kebutuhan harian, meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan kulit
- Vitamin A: 3 µg, baik untuk kesehatan mata
- Vitamin B1 (thiamin) dan B6: Membantu metabolisme energi dan mendukung fungsi saraf
- Mineral: Kalsium 13 mg, fosfor 8 mg, magnesium 12 mg, kalium 109 mg, dan mangan 0,9 mg, penting untuk tulang, otot, dan metabolisme tubuh.
Selain vitamin dan mineral, nanas juga mengandung enzim bromelain, yang dikenal bisa membantu pencernaan protein dan memiliki efek antiinflamasi, sehingga mendukung kesehatan saluran pencernaan dan mengurangi peradangan ringan.
Bolehkah wanita makan nanas setiap hari?
Ya, wanita boleh makan nanas setiap hari asalkan dalam jumlah yang wajar, yaitu sekitar 1 hingga 1,5 potong besar atau setara dengan 140-280 gram per hari. Meskipun begitu, ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan dalam mengonsumsinya, Moms, yakni:.
- Jika nanas dikonsumsi terlalu banyak, akan ada seperti rasa terbakar di mulut/tenggorokan karena enzim bromelain atau iritasi lambung karena keasaman.
- Nanas mengandung gula alami dan karbohidrat cukup tinggi, sehingga orang dengan masalah gula darah atau diabetes harus tetap memperhatikan porsi mengonsumsi nanas.
- Bromelain dalam nanas bisa memengaruhi obat-pengencer darah atau beberapa antibiotik.
- Konsumsi nanas yang belum matang atau dalam jumlah sangat besar bisa memicu muntah, iritasi mulut, atau alergi (termasuk silang dengan alergi lateks).
- Pastikan nanas matang baik dan dikonsumsi sebagai bagian dari diet yang beragam (sayur, buah lain, protein, lemak sehat).
Baca juga: Baik untuk Sistem Pencernaan dan Diet, Ini 10 Buah Tinggi Serat
Manfaat buah nanas untuk wanita
1. Mendukung kesehatan tulang
Wanita, terutama setelah menopause, memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis (penurunan kepadatan tulang). Nanas kaya vitamin C dan mangan yang keduanya penting untuk pembentukan kolagen tulang dan metabolisme mineral tulang.
2. Mendukung kehamilan dan nutrisi reproduksi
Nanas mengandung vitamin C, vitamin B6, asam folat, zat besi, magnesium, dan berbagai nutrisi lain yang bagus untuk kesehatan bumil dan janin. Kandungan vitamin B6 yang ada dalam nanas juga bisa membantu mengurangi morning sickness. Selain itu, nanas bisa membantu mengatasi kecemasan yang sering dialami bumil, karena mengandung vitamin dan flavonoid yang dipercaya bersifat anxiolytic.
Meski ada mitos bahwa nanas bisa memicu kontraksi rahim, sebenarnya tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung bahwa nanas berbahaya selama kehamilan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Baca juga: Ibu Hamil Konsumsi Nanas, Amankah untuk Kandungan?
3. Mendukung kesehatan kulit dan antipenuaan
Kulit wanita sering mendapat tekanan dari faktor hormon, sinar UV, dan penuaan. Nanas memberikan manfaat dalam membantu produksi kolagen yang penting untuk kekencangan kulit, mengurangi keriput, dan memperbaiki kerusakan akibat sinar matahari.
4. Mendukung pencernaan dan aktivitas enzimatik
Pencernaan yang baik penting untuk kesehatan wanita (termasuk siklus menstruasi, metabolisme hormon, dan kenyamanan sehari-hari). Untuk wanita dengan kondisi seperti Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) yang sering menghadapi peradangan dan masalah pencernaan, nanas disebut bisa membantu sebagai bagian dari diet yang mendukung.
5. Mendukung kesehatan hormon dan nyeri siklus menstruasi
Kandungan bromelain dalam nanas bisa membantu mengurangi rasa sakit menstruasi (dysmenorrhea) dan menurunkan inflamasi uterus. Nanas juga disebut bisa membantu regulasi siklus menstruasi bagi sebagian wanita yang mengalami ketidakteraturan.
Walaupun banyak manfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi nanas, yakni:
- Batasi jumlah: Jangan mengonsumsi terlalu banyak untuk menghindari efek samping negatif.
- Perhatikan kondisi tubuh: Jika memiliki masalah lambung sensitif atau penyakit asam lambung, konsumsi nanas perlu lebih hati-hati karena sifat asamnya.
- Perhatikan kesehatan gigi: Konsumsi terlalu banyak gula dari buah dapat merusak enamel gigi seiring waktu.
Itulah beberapa manfaat buah nanas untuk wanita. Bukan hanya rasanya yang segar, nanas juga menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan wanita. Namun, seperti halnya makanan lain, hindari konsumsinya secara berlebihan tetap kunci utama agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal. (MB/YE/SW/Foto: Jcomp/Freepik)