Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Menanti kelahiran Si Kecil adalah momen yang penuh dengan antisipasi dan kebahagiaan. Di tengah masa penantian tersebut, muncul sebuah tradisi yang kini makin populer di Indonesia, yakni baby shower. Meski sering dianggap sebagai tren modern, perayaan ini punya makna mendalam tentang dukungan dan kasih sayang bagi calon ibu.
Walaupun begitu, tidak sedikit Moms yang masih merasa bingung tentang konsep baby shower itu sendiri. Berencana menggelar baby shower tetapi bingung harus mulai dari mana? Yuk, simak penjelasan MB berikut ini, Moms!
Apa yang dimaksud dengan baby shower?
Secara harfiah, baby shower berarti “menyirami” (showering) calon ibu dengan hadiah dan doa. Baby shower adalah acara pesta yang diadakan untuk merayakan kehamilan sekaligus menyambut calon anggota keluarga baru.
Berbeda dengan acara syukuran yang bersifat religius atau adat (seperti Mitoni dalam budaya Jawa), baby shower cenderung bersifat lebih santai, intim, dan berfokus pada pemberian dukungan sosial serta kebutuhan praktis bagi sang ibu sebelum ia memasuki masa persalinan yang sibuk.
Baby shower biasanya dilakukan di usia kehamilan berapa bulan?
Umumnya, baby shower diselenggarakan saat usia kandungan memasuki 7 hingga 8 bulan (sekitar 28-32 minggu). Pemilihan usia kandungan ini tidaklah berlandaskan pada sebab kosong, karena ada beberapa alasan praktis di balik pemilihan waktu ini, yakni:
1. Kehamilan sudah stabil: Pada trimester ketiga awal, perut calon ibu sudah terlihat jelas (baby bump), sehingga suasana perayaan lebih terasa. Selain itu, pada periode ini kehamilan dan kandungan Moms sudah makin kuat, sehingga mengurangi risiko bagi Anda untuk mengalami gangguan akibat kelelahan setelah beraktivitas seharian.
Baca juga: 6 Tanda Janin Sehat di Trimester 3, Persiapkan Diri Jelang Persalinan!
2. Ibu masih cukup nyaman: Pada usia kandungan ini, calon ibu biasanya masih memiliki energi untuk bersosialisasi. Pasalnya, memasuki bulan ke-9 tubuh Moms akan mulai merasa lebih cepat lelah dan perut terasa makin berat.
3. Persiapan perlengkapan: Mengadakan acara di bulan ke-7 atau ke-8 memberi waktu bagi orang tua untuk menyortir hadiah yang diterima dan membeli sisa kebutuhan bayi yang belum lengkap sebelum hari persalinan tiba.
Baca juga: 8 Ide Hadiah Baby Shower yang Berkesan dan Bermanfaat untuk Calon Ibu
Apa saja yang dilakukan saat baby shower?
Agenda baby shower biasanya disusun agar suasana terasa hangat, menyenangkan, dan penuh tawa. Beberapa aktivitas utamanya meliputi:
Membuka kado: Ini adalah sesi inti di mana calon ibu membuka hadiah dari para tamu, mulai dari pakaian bayi, perlengkapan mandi, hingga alat pompa ASI.
Permainan interaktif: Untuk mencairkan suasana, biasanya diadakan games ringan seperti menebak ukuran lingkar perut ibu, menebak rasa makanan bayi, atau lomba memakaikan popok pada boneka.
Sesi berbagi nasihat: Tamu yang sudah berpengalaman menjadi ibu sering kali memberikan tips atau kata-kata penyemangat bagi calon ibu.
Menikmati hidangan: Jamuan makan siang atau sore dengan dekorasi meja yang cantik adalah elemen estetika yang tak terpisahkan.
Manfaat baby shower: lebih dari sekadar pesta
Karena penuh suka ria, banyak yang mengira acara ini hanya sekadar ajang pamer. Padahal, ada manfaat emosional dan praktis yang signifikan didapatkan oleh calon Moms & Dads, yakni:
1. Dukungan psikologis: Kehamilan bisa menjadi masa yang dipenuhi rasa cemas dan ketidakpastian. Namun, momen dikelilingi oleh sahabat dan keluarga dapat memberikan rasa aman bahwa sang ibu tidak sendirian dalam perjalanan ini.
2. Meringankan beban finansial: Perlengkapan merawat bayi tidaklah murah. Karena itu, beragam hadiah dari tamu sangat membantu orang tua baru dalam memenuhi kebutuhan dasar bayi, tanpa harus membeli semuanya sendiri.
3. Momen relaksasi: Sebelum menghadapi begadang dan rutinitas baru setelah melahirkan, baby shower menjadi kesempatan terakhir bagi sang ibu untuk "manja" dan bersenang-senang dengan orang-orang terkasih.
Ide tema baby shower yang menarik
Tema yang unik akan membuat acara makin berkesan dan tampak indah dalam dokumentasi. Berikut ini beberapa ide yang bisa menginspirasi acara baby shower Anda.
1. Bohemian Dream: Menggunakan warna-warna tanah (terakota, krem), dekorasi bunga kering, dan tenda teepee. Sangat cocok untuk kesan yang artistik dan tenang.
2. Gender Reveal Theme: Jika calon orang tua belum mengumumkan jenis kelamin bayi, tema "Pink or Blue" atau "Wheels or Heels" bisa digunakan untuk menambah rasa penasaran.
3. Storybook Classics: Tema berdasarkan buku cerita anak legendaris seperti The Very Hungry Caterpillar atau Winnie the Pooh untuk memberikan kesan nostalgia yang manis.
4. Under the Stars: Menggunakan dekorasi serba biru tua, emas, dan perak dengan elemen bulan dan bintang, melambangkan harapan setinggi langit untuk sang bayi.
Baby shower adalah tentang merayakan cinta. Apa pun bentuk acaranya, yang terpenting adalah doa dan kehadiran orang-orang tersayang untuk mengantar sang calon ibu menuju fase kehidupan yang baru. (MB/AY/SW/Foto: Freepik)