FAMILY & LIFESTYLE

Ini Cara Menghilangkan Duri Ikan di Tenggorokan


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik. Ikan bisa diolah menjadi berbagai lauk yang enak. Namun, beberapa jenis ikan dikenal memiliki banyak duri yang bisa menyangkut di tenggorokan. Lantas bagaimana cara menghilangkan duri ikan di tenggorokan dengan cepat?

Saat ada duri kecil yang nyangkut di tenggorokan, tentunya rasanya tidak nyaman, bahkan bisa membuat panik, terutama kalau ini terjadi pada anak-anak. Namun, tenang dulu, Moms, karena kebanyakan kasus duri ikan yang tersangkut di tenggorokan bisa diatasi di rumah tanpa perlu langsung ke dokter.

Bagaimana cara mengeluarkan duri ikan di tenggorokan?

Sebelum mencoba berbagai cara di bawah ini, pastikan Anda tetap tenang. Panik hanya akan membuat otot tenggorokan makin tegang, sehingga duri makin sulit keluar.

1. Menelan nasi kepal

Ini adalah cara paling populer dan sering digunakan di Asia, termasuk Indonesia. Ambil segenggam nasi putih yang sudah dimasak, bentuk menjadi bola kecil tanpa ditekan terlalu padat, lalu telan langsung tanpa dikunyah. Tekstur nasi yang lengket bisa "menangkap" duri dan membawanya turun ke lambung.

Cara ini cukup efektif untuk duri yang tidak terlalu dalam atau tidak menancap kuat di jaringan tenggorokan.

2. Menelan roti yang dibasahi air atau susu

Mirip dengan nasi kepal, roti yang sudah dibasahi bisa berfungsi sebagai "pembungkus" duri. Kunyah roti hingga lembut, tahan sebentar di mulut, lalu telan secara perlahan. Bobotnya bisa membantu mendorong duri ke bawah.

3. Makan pisang

Pisang punya tekstur yang lembut dan padat, kombinasi yang ideal untuk mendorong duri keluar. Gigit pisang dalam porsi besar, tahan di mulut selama beberapa detik agar menyerap sedikit air liur, lalu telan langsung. Banyak orang melaporkan cara ini berhasil dalam sekali atau dua kali percobaan.

4. Berkumur dengan air garam

Larutkan satu sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur secara perlahan dan dalam. Air garam dapat membantu melonggarkan jaringan di sekitar duri sehingga lebih mudah bergeser. Ulangi beberapa kali jika perlu.

5. Batuk dengan kuat

Kadang cara paling sederhana justru yang paling efektif. Cobalah batuk keras beberapa kali, gerakan ini bisa mendorong duri keluar dari posisinya dan naik kembali ke mulut.

6. Minum air dalam tegukan besar

Minum air putih dalam tegukan yang cukup besar (bukan pelan-pelan) bisa memberikan tekanan yang cukup untuk mendorong duri turun. Lakukan beberapa kali secara berturut-turut.

Baca juga: 7 Cara untuk Bantu Hilangkan Dahak di Tenggorokan

Apa yang melarutkan duri ikan di tenggorokan?

Beberapa bahan alami dipercaya bisa membantu melembutkan atau bahkan melarutkan duri ikan yang kecil. Meski tidak semuanya didukung oleh penelitian ilmiah yang kuat, banyak orang sudah membuktikan manfaatnya.

1. Cuka apel

Cuka apel mengandung asam asetat yang diyakini bisa melembutkan duri ikan secara perlahan. Campurkan 1-2 sendok makan cuka apel ke dalam segelas air, lalu minum secara perlahan. Beberapa sumber menyarankan untuk menahan larutan ini di tenggorokan beberapa saat sebelum ditelan.

Perlu diingat, cuka apel bersifat asam, jangan dikonsumsi dalam jumlah berlebihan karena bisa mengiritasi tenggorokan.

2. Minyak zaitun

Minyak zaitun berfungsi sebagai pelumas alami. Menelan satu sendok makan minyak zaitun bisa membantu melicinkan tenggorokan sehingga duri lebih mudah bergerak ke bawah. Cara ini tergolong aman dan nyaman untuk dicoba.

3. Air jeruk nipis

Asam sitrat dalam jeruk nipis juga dipercaya memiliki efek yang mirip dengan cuka apel, membantu melembutkan duri yang kecil. Peras satu buah jeruk nipis ke dalam segelas air hangat, lalu minum pelan-pelan.

4. Madu

Madu memiliki tekstur kental yang bisa membantu "menempel" pada duri dan mendorongnya ke bawah. Telan 1-2 sendok makan madu langsung tanpa campuran air. Selain itu, sifat antibakterinya bisa membantu melindungi tenggorokan dari iritasi.

Baca juga: Ini Obat untuk Mengatasi Radang Tenggorokan pada Anak

Jika duri ikan nyangkut di tenggorokan, apakah bisa hancur sendiri?

Pertanyaan ini sering muncul, dan jawabannya: bisa, tetapi tidak selalu. Duri ikan yang sangat kecil dan tidak menancap dalam kadang bisa lunak dengan sendirinya karena kontak terus-menerus dengan air liur dan cairan pencernaan. Proses ini bisa terjadi dalam beberapa jam. Namun, duri yang lebih besar, lebih keras, atau yang sudah menancap di jaringan tenggorokan tidak akan hilang begitu saja, dan justru bisa memburuk kalau dibiarkan terlalu lama.

Jadi, meskipun ada kemungkinan duri bisa hancur sendiri, sebaiknya jangan mengandalkan kondisi tersebut sepenuhnya.

Kapan harus ke dokter?

Ada situasi di mana penanganan medis tidak bisa ditunda. Segera cari bantuan dokter jika:

  • Rasa sakit makin parah setelah beberapa jam
  • Sulit menelan bahkan air putih sekalipun
  • Ada darah saat batuk atau menelan
  • Pembengkakan terasa di tenggorokan atau leher
  • Duri tidak terasa berkurang meski sudah mencoba berbagai cara selama lebih dari beberapa jam
  • Kondisi ini terjadi pada bayi atau anak kecil yang tidak bisa mengomunikasikan rasa sakitnya dengan jelas.

Dokter dapat menggunakan alat khusus seperti laringoskop untuk melihat dan mengangkat duri dengan aman. Jangan tunda jika kondisi memburuk ya, Moms.

Tips mencegah duri ikan nyangkut di tenggorokan

Beberapa kebiasaan sederhana ini bisa mengurangi risiko duri ikan tersangkut di tenggorokan.

1. Makan perlahan dan kunyah dengan seksama, terutama saat makan ikan berduri banyak seperti ikan bandeng atau ikan mas.

2. Pilihlah jenis ikan yang minim duri, seperti fillet salmon, tuna, atau tenggiri.

3. Ajarkan anak untuk tidak terburu-buru saat makan ikan.

4. Periksa makanan sebelum disajikan, terutama untuk anak kecil.

Duri ikan di tenggorokan memang tidak menyenangkan, tetapi ini adalah situasi yang sangat umum dan sering kali bisa diatasi di rumah. Ada banyak cara menghilangkan duri ikan di tenggorokan dengan cepat. Namun, yang paling penting adalah tetap tenang dan jangan memaksakan diri jika rasa sakit justru bertambah. Jika berbagai cara di rumah sudah dicoba tetapi duri tetap terasa, jangan ragu untuk segera ke dokter. (MB/WR/RF/Foto: Kamran Aydinov/Freepik)