Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Setiap ibu hamil pasti menginginkan janin yang dikandungnya dalam kondisi sehat. Namun, ada beberapa bumil yang terpaksa harus mengalami keguguran atau berhentinya kehamilan dengan sendirinya. Kondisi ini sangat rentan dialami oleh wanita saat usia kehamilan masih terhitung muda atau sebelum usia kehamilan kurang dari 20 minggu.
Penyebab keguguran pada bumil pun sangat beragam, bisa disebabkan karena adanya penyakit tertentu atau akibat janin di dalam kandungan yang tidak berkembang secara normal. Karena itu, penting bagi bumil untuk menjaga kehamilannya sejak hari pertama agar terhindar dari risiko keguguran. Yuk, kenali larangan untuk ibu hamil agar tidak keguguran berikut ini!
Baca juga: Bagaimana Mencegah Keguguran saat Hamil Muda?
Larangan untuk ibu hamil agar tidak keguguran
Menjaga kesehatan janin dimulai dari hal-hal kecil yang kita lakukan setiap hari. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya Moms hindari demi menjaga kandungan tetap kuat dan sehat serta terhindar dari risiko keguguran.
1. Mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang
Sushi, telur setengah matang, atau daging yang belum matang sempurna memang lezat. Namun, makanan mentah membawa risiko bakteri seperti Listeria dan Salmonella. Infeksi dari bakteri ini dapat membahayakan janin dan memicu risiko keguguran. Pastikan semua hidangan yang Moms konsumsi dimasak hingga benar-benar matang.
2. Merokok dan terpapar asap rokok
Merokok sangat berbahaya bagi perkembangan janin. Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia beracun yang dapat menghambat aliran oksigen ke bayi. Selain itu, menjadi perokok pasif juga sama berbahayanya. Jauhi lingkungan yang penuh asap rokok demi melindungi paru-paru Anda dan pertumbuhan janin ya, Moms.
3. Mengonsumsi minuman beralkohol
Tidak ada batas aman untuk konsumsi alkohol selama kehamilan. Alkohol yang masuk ke dalam aliran darah bumil akan langsung ditransfer kepada janin melalui plasenta. Hal ini sangat meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, serta gangguan perkembangan fisik dan mental pada bayi.
4. Asupan kafein berlebihan
Moms mungkin terbiasa memulai hari dengan secangkir kopi hangat. Mengonsumsi kafein dalam jumlah kecil hingga sedang biasanya masih dianggap aman. Namun, asupan kafein yang berlebihan (lebih dari 200 mg per hari) telah dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran. Cobalah beralih ke teh herbal yang menenangkan atau jus buah segar.
5. Melakukan aktivitas fisik terlalu berat
Berolahraga ringan seperti yoga kehamilan atau berjalan kaki sangat disarankan untuk menjaga kebugaran. Kendati demikian, olahraga ekstrem, mengangkat beban berat, atau aktivitas yang memiliki risiko jatuh yang tinggi harus dihindari. Tubuh Anda sedang bekerja keras untuk membangun kehidupan baru, jadi berikanlah waktu untuk bersantai.
Baca juga: 5 Aktivitas Fisik Berat Penyebab Keguguran yang Harus Diwaspadai
6. Membersihkan kotoran hewan peliharaan tanpa pelindung
Buat bumil yang memelihara kucing, hindari membersihkan kotak kotorannya secara langsung. Kotoran kucing dapat mengandung parasit Toxoplasma gondii yang memicu infeksi toksoplasmosis. Jika terpaksa harus melakukannya, gunakan sarung tangan yang tebal dan segera cuci tangan menggunakan sabun hingga bersih ya, Moms.
7. Minum obat tanpa resep dokter
Sakit kepala atau flu saat hamil bisa terasa sangat tidak nyaman. Meski begitu, jangan pernah mengonsumsi obat-obatan, termasuk suplemen herbal, tanpa berkonsultasi dengan dokter kandungan. Beberapa jenis obat yang aman untuk orang biasa bisa memberikan dampak negatif pada perkembangan janin.
8. Membiarkan stres menumpuk
Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Stres kronis dapat memicu produksi hormon yang berdampak buruk pada kandungan. Temukan rutinitas perawatan diri yang membuat Moms merasa lebih rileks.
9. Terpapar bahan kimia berbahaya
Perhatikan kembali produk kebersihan rumah tangga dan kosmetik yang Anda gunakan, Moms. Beberapa bahan kimia keras seperti pestisida, cat beraroma tajam, atau produk perawatan kulit yang mengandung retinoid dosis tinggi sebaiknya dihindari. Beralihlah ke produk yang diformulasikan khusus dengan bahan-bahan alami dan holistik.
10. Mengabaikan waktu istirahat
Rasa lelah yang luar biasa sering kali muncul, terutama pada trimester pertama dan ketiga. Jangan memaksakan diri ketika tubuh memberi sinyal untuk beristirahat. Tidur yang cukup sangat penting untuk memperbaiki sel-sel tubuh dan menjaga sistem kekebalan tubuh Anda tetap optimal, Moms.
Baca juga: 6 Cara untuk Cepat Hamil Kembali Setelah Keguguran
Itulah beberapa larangan untuk ibu hamil agar terhindar dari risiko keguguran. Mengetahui larangan-larangan tersebut di atas bukan berarti membatasi ruang gerak Anda, melainkan memberikan perlindungan terbaik untuk bayi yang sedang tumbuh dan berkembang di dalam rahim Anda, Moms. Jika Anda merasa ragu atau mengalami keluhan tertentu, selalu jadikan dokter kandungan sebagai teman diskusi utama. (MB/SW/Foto: Freepik)