Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Setiap orang tua pasti penasaran dengan penampilan bayi setelah dilahirkan, termasuk warna kulitnya. Mungkin Anda bertanya-tanya, “Apakah warna kulit Si Kecil akan seperti ini saat ia besar nanti?” atau “Kapan sih warna kulit aslinya akan terlihat?”
Pertanyaan ini sangat wajar dan dialami hampir semua orang tua baru. Warna kulit bayi memang mengalami perubahan seiring waktu, dan proses ini bisa berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, Moms.
Mengapa warna kulit bayi berubah seiring waktu?
Warna kulit bayi baru lahir bukanlah representasi akhir dari warna kulitnya. Perubahan ini terjadi karena beberapa faktor biologis yang sangat normal, yakni:
1. Produksi melanin yang belum optimal
Melanin adalah pigmen yang menentukan warna kulit, rambut, dan mata. Pada bayi baru lahir, produksi melanin belum bekerja optimal. Sel-sel penghasil melanin (melanosit) masih dalam tahap perkembangan dan membutuhkan waktu serta paparan cahaya untuk mulai bekerja dengan baik.
2. Pengaruh lingkungan rahim
Selama dalam kandungan, bayi berada dalam lingkungan yang gelap dan terlindungi dari sinar matahari. Kondisi ini membuat produksi melanin minimal, sehingga bayi lahir dengan warna kulit yang umumnya lebih terang daripada warna kulit akhirnya.
3. Sistem peredaran darah yang masih berkembang
Sistem peredaran darah bayi baru lahir masih dalam tahap penyesuaian dengan lingkungan luar rahim. Hal ini bisa memengaruhi warna kulit, terutama pada area-area tertentu seperti tangan, kaki, atau bibir yang mungkin tampak kebiruan.
Baca juga: 10 Cara Merawat Bayi dengan Kulit Sensitif
Kapan warna kulit asli bayi mulai terlihat?
Proses pembentukan warna kulit asli bayi berlangsung setidaknya selama 2 tahun, jadi tidak langsung terlihat saat itu juga, Moms. Berikut ini prosesnya.
Minggu pertama kehidupan
Di minggu pertama, warna kulit bayi masih sangat bervariasi dan belum stabil. Moms mungkin melihat perubahan warna dari hari ke hari, bahkan dari jam ke jam. Ini adalah hal yang sangat normal.
Usia 1-3 bulan
Mulai usia satu bulan, produksi melanin secara bertahap meningkat. Moms akan mulai melihat perubahan yang lebih konsisten pada warna kulit bayi. Area-area yang sering terpapar cahaya biasanya menunjukkan perubahan terlebih dahulu.
Usia 6 bulan
Di usia enam bulan, sebagian besar bayi sudah menunjukkan warna kulit yang mendekati warna aslinya. Namun, perubahan masih bisa terjadi hingga usia yang lebih tua.
Usia 1-2 tahun
Warna kulit yang terlihat pada usia 1-2 tahun biasanya sudah sangat mendekati warna kulit akhir anak. Meski begitu, perubahan kecil masih mungkin terjadi hingga usia remaja.
Area tubuh yang bisa menunjukkan warna kulit asli
Ada beberapa bagian tubuh bayi yang bisa memberikan petunjuk tentang warna kulit akhirnya, yakni:
1. Area genital dan sekitar puting. Bagian-bagian ini cenderung memiliki pigmentasi yang lebih gelap dan bisa memberikan gambaran tentang warna kulit akhir bayi Anda.
2. Lipatan kulit. Area seperti ketiak, lipatan leher, atau belakang telinga sering kali menunjukkan warna yang lebih mendekati warna kulit asli.
3. Daun telinga. Banyak orang percaya bahwa warna daun telinga bagian atas bisa menjadi indikator warna kulit akhir, meskipun ini tidak selalu akurat 100%.
Baca juga: 5 Cara Menjaga Kelembapan Kulit Bayi dengan Mudah
Faktor-faktor yang memengaruhi warna kulit bayi
Beberapa faktor bisa memengaruhi bagaimana dan kapan warna kulit asli bayi akan muncul, misalnya:
Faktor genetik
Faktor genetik adalah penentu utama warna kulit anak. Namun, kombinasi gen dari kedua orang tua bisa menghasilkan warna kulit yang berbeda dari prediksi awal.
Paparan sinar matahari
Paparan cahaya matahari yang sehat (dengan perlindungan yang tepat) bisa membantu proses pembentukan melanin. Namun, selalu ingat untuk melindungi kulit bayi dari paparan sinar UV yang berlebihan ya, Moms.
Kondisi kesehatan
Beberapa kondisi kesehatan tertentu bisa memengaruhi produksi melanin atau warna kulit bayi. Jika Anda memiliki kekhawatiran, konsultasikan ini dengan dokter anak.
Nutrisi
Nutrisi yang baik, baik melalui ASI maupun makanan pendamping ASI, dapat mendukung perkembangan sistem tubuh bayi secara keseluruhan, termasuk produksi melanin.
Warna kulit bayi baru lahir yang perlu diperhatikan
Meski perubahan warna kulit adalah hal normal, ada beberapa kondisi yang perlu mendapat perhatian khusus, yakni:
1. Kulit kebiruan (sianosis). Jika bayi menunjukkan warna kebiru-biruan pada bibir, lidah, atau area sentral tubuh, segera konsultasikan dengan tenaga medis karena ini bisa menandakan masalah oksigenasi.
2. Kulit kuning (jaundice). Warna kuning pada kulit dan mata bayi bisa menandakan jaundice, yang umum terjadi pada bayi baru lahir, tetapi perlu dipantau oleh dokter.
3. Bintik atau tanda lahir. Berbagai tanda lahir seperti cafe au lait spots, mongolian spots, atau hemangioma adalah hal yang umum dan biasanya tidak berbahaya.
Itulah penjelasan mengenai kapan warna kulit asli bayi akan terlihat. Perubahan warna kulit bayi adalah bagian alami dari proses tumbuh kembang Si Kecil. Yang terpenting adalah memastikan bayi Anda tumbuh sehat ya, Moms. (MB/GA/Foto: Freepik)
