Type Keyword(s) to Search
FAMILY & LIFESTYLE

Ini Alasan Anda Harus Tonton Old Enough!, Reality Show Balita Jepang yang Mandiri

Ini Alasan Anda Harus Tonton Old Enough!, Reality Show Balita Jepang yang Mandiri

Studi dan para ahli menyebutkan bahwa bermain sangatlah penting bagi anak-anak. Pasalnya, bermain menjadi sarana belajar pertama anak. Lalu, bagaimana jika Si Kecil sudah diberikan tanggung jawab seperti orang dewasa, misalnya berbelanja atau menaruh pakaian kotor di binatu?

Mungkin bagi anak yang lebih besar atau menginjak remaja, tugas-tugas ini tak lagi asing. Tapi, bagaimana jika Si Kecil masih balita? Apakah ia berani melakukan dan menyelesaikan tanggung jawabnya? Reality show terbaru Netflix, Old Enough!, mampu menjawab berbagai pertanyaan tersebut dengan lugas. Jawabannya, “Ya, tentu saja!”

Serial ini pertama kali tayang di Jepang dengan judul Hajimete no Otsukai, yang dalam bahasa Indonesia berarti Tugas Pertamaku. Premis tayangannya sederhana namun bikin was-was, yakni anak balita melakukan tugas rumah tangga tanpa pendampingan orang tua. Mulai dari mengantarkan makanan untuk tetangga hingga belanja keperluan sehari-hari.

Pastinya menggemaskan, menghibur, dan tentunya sarat pelajaran yang bisa dipetik. Serial ini bahkan telah ditayangkan lebih dari 3 dekade di Jepang. Dengan durasi 10-15 menit, setiap episode Old Enough! tentunya akan sangat sayang jika dilewatkan.

Budaya unik merawat anak asal Jepang 

Serial ini tak hanya dibuat untuk menghibur penonton. Pasalnya, kebiasaan untuk memberikan tugas kepada anak kecil bukan lagi hal baru di Jepang. Bahkan, hal ini sudah menjadi tradisi sendiri di negeri sakura.

Toshiyuki Shimoi, pakar perkembangan anak asal Tokyo, menjelaskan bahwa menugaskan anak kecil untuk melakukan urusan rumah tangga termasuk cara parenting di Jepang. Ia menyebutnya sebagai, “Cara lumrah untuk merawat anak di Jepang dan merupakan simbol pendekatan budaya.”

Menurut Hironori Kato, profesor perencanaan transportasi di University of Tokyo, anak-anak yang berjalan-jalan sendiri sudah menjadi norma sosial di Jepang. “Banyak anak yang pergi ke sekolah berjalan kaki sendiri. Hal ini lumrah,” tutur Kato, dilansir dari Slate.

Tidak bisa dilepaskan dari kondisi lingkungan

Mengutip Slate, E. Owen Waygood, profesor di Montreal Polytechnique, menjelaskan bahwa hal ini tak bisa dilepaskan dari budaya serta fasilitas publik yang ramah anak di Jepang. “Ada nilai kultural yang mendasari, bahwa orang tua Jepang percaya anak-anak perlu mampu mandiri. Mereka pun membuat kebijakan untuk mendukung hal ini,” tutur Waygood.

Jepang adalah salah satu negara paling aman di dunia. Di negeri ini, kepemilikan senjata diatur dengan ketat, jalan dan trotoar dibuat nyaman untuk para pejalan kaki, kasus penculikan anak sangat rendah, serta para pengendara kendaraan bermotor diajarkan untuk menghormati para pejalan kaki. “Jalan dan penghubung jalan didesain agar anak-anak dapat berjalan dengan aman,” kata Kato.

Masyarakat dan lingkungan di Jepang juga benar-benar menerapkan ungkapan “Butuh satu desa untuk merawat seorang anak”. Menurut sebuah survei, orang tua di Jepang cenderung setuju bahwa lingkungan dan masyarakat dewasa turut menjaga anak dari orang lain.

Mandiri sejak dini

Melihat dari berbagai faktor di atas, gaya parenting ini mungkin tak bisa diterapkan sepenuhnya di Indonesia ya, Moms. Meskipun begitu, kita perlu setuju bahwa Si Kecil juga bisa mandiri dan mampu melakukan berbagai tugas sejak balita.

Moms tak perlu meminta Si Kecil yang masih berusia 2 tahun untuk menaruh pakaian kotor di binatu, seperti Ao di episode 6. Moms juga tak perlu lekas meminta tolong Si Kecil yang berusia 3 tahun untuk mengambil barang di rumah dengan bis kota, seperti Ritsuki di episode 16.

“Ada cara yang sesuai dengan usia yang bisa dilakukan untuk membantu, merasakan adanya tujuan, dan merasa dihargai,” tutur Dr. Harvey Karp, dokter spesialis anak, dikutip dari Salon. Menyiram tanaman, memberi makan hewan peliharaan, membersihkan mainan, atau memakai pakaian sendiri bisa menjadi contohnya. (M&B/Gabriela Agmassini/SW/Foto: Netflix)


Read Next

More Fromfamily & lifestyle