Type Keyword(s) to Search
FAMILY & LIFESTYLE

Manfaat Sayur Kale untuk Kesehatan Keluarga dan Cara Mengolahnya

Manfaat Sayur Kale untuk Kesehatan Keluarga dan Cara Mengolahnya

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Sebagai ibu, Moms tentu selalu ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga, terutama dalam hal nutrisi harian. Memilih bahan makanan yang sehat tetapi tetap disukai suami dan anak-anak sering kali menjadi tantangan tersendiri. Jika Moms sedang mencari inspirasi bahan makanan baru untuk ditambahkan ke dalam menu, kale bisa menjadi jawaban yang tepat. Ada banyak manfaat sayur kale untuk kesehatan.

Dikenal luas sebagai salah satu makanan paling padat nutrisi, kale kini mulai menjadi favorit banyak keluarga modern. Sayuran berdaun hijau gelap ini menyimpan banyak khasiat untuk mendukung kesehatan keluarga.

Kandungan gizi sayur kale dan manfaatnya

Kale kaya vitamin A, C, dan K. Vitamin K sangat penting untuk pembekuan darah yang sehat dan pembentukan tulang, yang tentunya sangat krusial bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Sementara itu, vitamin C dalam kale jauh lebih tinggi dibandingkan sayuran hijau lainnya, bahkan mengalahkan jeruk. Nutrisi ini berperan besar dalam menjaga imunitas keluarga agar tidak mudah sakit saat musim hujan tiba.

Selain vitamin, kale juga mengandung berbagai mineral penting seperti kalsium, kalium, dan magnesium. Hebatnya lagi, kale dipenuhi dengan antioksidan kuat, seperti quercetin dan kaempferol. Senyawa-senyawa pelindung ini bekerja di dalam tubuh untuk melawan radikal bebas, menjaga sel-sel tetap sehat, dan melindungi tubuh dari berbagai risiko penyakit.

Baca juga: 5 Cara Efektif Membersihkan Sayuran Bebas Pestisida agar Makanan Sehat dan Aman

Manfaat kale untuk kesehatan tubuh

1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Berkat kandungan vitamin C dan antioksidan yang melimpah, kale adalah pelindung alami bagi tubuh. Menyajikan kale secara rutin dapat membantu memperkuat benteng pertahanan anak-anak dari paparan virus dan bakteri di sekolah.

2. Mendukung kesehatan jantung

Gaya hidup yang sibuk sering kali membuat kita abai terhadap kesehatan jantung. Kandungan kalium dan serat dalam kale sangat baik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan menurunkan kadar kolesterol.

3. Menjaga kesehatan mata

Menghabiskan banyak waktu di depan layar gadget  bisa membuat mata cepat lelah. Kale mengandung lutein dan zeaxanthin, dua nutrisi yang sangat ampuh dalam melindungi mata dari kerusakan akibat paparan sinar biru dan menjaga ketajaman penglihatan dari waktu ke waktu.

Baca juga: Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Sayur kale untuk diet dan menurunkan berat badan

Bagi Moms yang sedang dalam fase pemulihan pascamelahirkan atau sekadar ingin kembali ke berat badan ideal, menjaga asupan kalori sambil tetap memenuhi kebutuhan gizi adalah kuncinya. Nah, sayur kale bisa menjadi sahabat terbaik Anda untuk diet.

Kale sangat rendah kalori tetapi memiliki kandungan air dan serat yang cukup tinggi. Kombinasi ini membuat Moms akan merasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsinya, sehingga keinginan untuk mengemil makanan manis atau berkalori tinggi bisa ditekan. Selain itu, serat dalam sayur kale sangat mendukung kesehatan pencernaan, mencegah sembelit, dan merawat keseimbangan bakteri baik di dalam usus.

Moms bisa dengan mudah menambahkan segenggam kale ke dalam menu makan siang atau makan malam tanpa perlu khawatir akan lonjakan kalori.

Cara mengolah sayur kale yang enak dan sehat

Tekstur kale yang sedikit kaku dan rasanya yang agak pahit memang butuh trik khusus untuk memasaknya. Berikut ini beberapa cara mengolah sayur kale yang praktis dan lezat.

1. Keripik kale panggang yang renyah

Ini adalah camilan yang pasti disukai anak-anak! Cuci bersih dan keringkan daun kale (buang batang kerasnya). Robek-robek menjadi ukuran gigitan, lalu pijat lembut dengan sedikit minyak zaitun dan taburan garam laut. Panggang dalam oven dengan suhu rendah selama 10-15 menit hingga renyah. Keripik ini jauh lebih sehat daripada camilan kemasan.

2. Smoothies buah segar

Cara termudah menyamarkan rasa sayuran adalah dengan mencampurnya ke dalam minuman. Blender segenggam daun kale, satu buah pisang beku, setengah cangkir mangga, dan sedikit susu almond. Rasanya yang manis dan segar akan membuat Si Kecil tidak menyadari bahwa ia sedang minum sayuran hijau!

3. Tumis bawang putih gurih

Untuk menu makan malam, Moms bisa menumis kale dengan sedikit minyak zaitun, irisan bawang putih, dan tomat ceri. Agar teksturnya lebih empuk, Anda bisa memijat daun kale sebentar sebelum dimasak, atau menutup wajan selama beberapa menit saat menumis agar kale sedikit layu dan bumbu meresap sempurna.

Cara menyimpan sayur kale agar tetap segar

Membeli sayuran organik berkualitas sering kali merupakan investasi bagi kesehatan. Karena itu, penting untuk mengetahui cara menyimpan sayur kale agar tahan lama dan nutrisinya tidak hilang sebelum sempat dimasak.

Saat tiba di rumah, jangan langsung mencuci kale jika belum akan diolah, karena kelembapan ekstra dapat membuatnya cepat busuk. Bungkus daun kale yang belum dicuci dengan tisu dapur bersih untuk menyerap embun, lalu masukkan ke dalam kantong plastik klip berbahan aman atau wadah kedap udara. Simpan di laci penyimpanan sayur di dalam kulkas.

Jika Moms ingin menyimpannya lebih dari seminggu, membekukan kale adalah opsi yang cerdas. Cuci bersih, buang batangnya, lalu rebus sebentar (blanching) selama 1-2 menit. Tiriskan dan rendam dalam air es. Keringkan sepenuhnya, lalu simpan dalam kantong freezer. Kale beku ini sangat praktis untuk langsung dimasukkan ke dalam blender saat membuat smoothies pagi.

Itulah penjelasan tentang manfaat sayur kale untuk kesehatan. Dengan segala nutrisinya, manfaat sayur kale terlalu sayang untuk dilewatkan. Mulai dari meningkatkan imunitas, mendukung diet sehat, hingga cara olahnya yang ternyata sangat bervariasi, kale bisa menjadi menu makan spesial di rumah Anda, Moms. (MB/SW/RF/Foto: Freepik)