Type Keyword(s) to Search
BABY

Jangan Panik! Ini 8 Tips Jitu Atasi Muntah pada Bayi

Jangan Panik! Ini 8 Tips Jitu Atasi Muntah pada Bayi

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Moms, pernah enggak sih, menghadapi situasi di mana bayi Anda tiba-tiba muntah? Jangan panik, ya, Moms. Muntah adalah hal yang cukup umum terjadi pada bayi, terutama di tahun pertama kehidupan Si Kecil. Namun Anda bisa mengetahui tips mengatasi muntah pada bayi.

Penyebabnya muntah pada bayi sendiri bisa beragam, mulai dari refluks, alergi, ISPA, flu perut, keracunan makanan, hingga infeksi ringan. Namun, sekali lagi, tetap tenang, ya, Moms. Agar Anda tidak panik dan bisa mengatasi muntah pada bayi dengan efektif, simak 8 tips berikut ini!

1. Amati gejalanya

Hal pertama yang perlu Moms lakukan adalah mengamati, apakah muntah disertai dengan gejala lain, seperti demam, diare, atau bayi tampak sangat rewel. Jika ya, mungkin ada kondisi medis yang perlu menjadi perhatian lebih.

2. Catat waktu dan bentuk muntahnya

Biasakan untuk selalu mencatat kondisi bayi, terutama jika Si Kecil sedang kurang sehat. Jika Moms perlu konsultasi dengan dokter untuk mengatasi kondisi kesehatan bayi Anda, catatan tersebut akan sangat membantu.

3. Posisikan bayi dengan tepat

Setelah muntah, posisikan bayi dalam keadaan tegak selama 20-30 menit. Ini membantu mencegah refluks dan membuat Si Kecil merasa lebih nyaman.

4. Jangan langsung memberi makan atau minum

Saat muntah, bayi akan mengeluarkan makanan dari dalam perutnya. Namun, hindari langsung memberikan Si Kecil makan atau minum setelah ia muntah. Beri waktu sejenak sebelum Anda memberikan ASI atau makanan lainnya jika bayi memang sudah dalam fase MPASI. Tunggu sekitar 30 menit agar perut bayi tidak langsung terisi penuh.

5. Perhatikan pola pemberian ASI dan/atau MPASI

Jika bayi sering muntah setelah menyusu, coba berikan ASI dalam porsi sedikit tapi sering. Hindari menyusui bayi terlalu cepat atau terlalu banyak sekaligus. Jika Si Kecil muntah selepas diberikan MPASI, amati MPASI yang Anda berikan, apakah mengandung alergen atau terlalu keras dan kasar.

Baca juga: Bayi Muntah Tapi Tidak Demam? Tenang, Ini Penjelasannya, Moms

6. Cek tanda dehidrasi

Muntah berulang bisa menyebabkan dehidrasi pada bayi. Perhatikan tanda-tanda seperti bibir kering, popok yang jarang basah, atau Si Kecil tampak lesu. Jika ini terjadi, segera konsultasikan dengan dokter.

7. Hindari pemicu refluks

Beberapa bayi memiliki sensitivitas terhadap makanan tertentu (jika sudah MPASI) atau posisi tidur yang salah. Pastikan bayi Anda tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi daripada tubuhnya.

8. Segera hubungi dokter

Jika bayi muntah disertai dengan darah, empedu (warna hijau), demam tinggi, atau perut Si Kecil terlihat membengkak, jangan tunda untuk segera menghubungi dokter atau membawa Si Kecil ke rumah sakit ya, Moms.

Baca juga: Ini Penyebab Bayi Lebih Sering Tidur saat Sedang Sakit

Itulah tips mengatasi muntah pada bayi. Seperti disebutkan, muntah adalah hal yang cukup umum terjadi pada bayi, sekali lagi, tetaplah tenang. Ingat, muntah pada bayi sering kali bukan hal yang serius dan bisa diatasi dengan langkah-langkah sederhana di atas. Namun, jika Anda masih ragu atau khawatir, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter. Semoga tips ini bermanfaat dan membantu bayi Anda kembali ceria, Moms. (M&B/Hana/SW/Foto: Cookie_studio/Freepik)