Type Keyword(s) to Search
TODDLER

Kenali Manfaat DHA untuk Perkembangan Otak Anak Sejak Dini

Kenali Manfaat DHA untuk Perkembangan Otak Anak Sejak Dini

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan untuk perkembangan otak anak adalah DHA (docosahexaenoic acid). Ini adalah asam lemak omega-3 yang secara alami ada di otak dan retina. Moms harus tahu, sekitar 60% komposisi otak adalah lemak, dan DHA adalah lemak dominan yang membentuk jaringan otak dan sistem saraf anak.

Menurut jurnal Nutrients, manfaat DHA untuk perkembangan otak anak sangat penting untuk membangun dan memelihara sel-sel saraf. Tanpa cukup DHA, perkembangan otak Si Kecil bisa-bisa kurang maksimal.

Kapan anak butuh DHA?

Sebenarnya sampai lansia pun butuh DHA, tapi fase paling krusial yang butuh DHA terjadi dalam kandungan hingga anak berusia 5 tahun. WHO menyebutkan bahwa 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) adalah periode emas perkembangan otak anak.

Penelitian yang dipublikasikan di The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa bayi yang mendapat cukup DHA dari ibunya selama fase hamil dan menyusui, cenderung memiliki IQ lebih tinggi, kemampuan bahasa lebih baik, dan fungsi kognitif yang lebih sempurna juga.

Manfaat DHA untuk perkembangan otak anak

1. Meningkatkan fungsi kognitif

DHA membantu meningkatkan kemampuan berpikir, fokus, memori, dan problem solving. Anak-anak dengan kadar DHA lebih tinggi ternyata mendapatkan hasil tes kognitif yang lebih baik dibandingkan anak-anak dengan kadar DHA rendah.

Baca juga: 7 Cara Mudah untuk Meningkatkan Kecerdasan Kognitif Balita

2. Mendukung perkembangan bahasa

Tahu enggak sih, Moms? Anak-anak yang mendapatkan DHA lebih tinggi juga memiliki kecerdasan berbahasa yang lebih baik. Studi “A secondary Outcome Analysis of a Randomized Trial Using a Functional Nutrients‑Enriched Infant Formula” yang dipublikasikan di The Journal of Pediatrics menunjukkan bahwa balita yang diberi suplementasi DHA selama 12 bulan memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik.

3. Memperkuat daya ingat dan konsentrasi

Anak dengan kecukupan DHA lebih mampu fokus saat belajar dan memiliki memori yang lebih kuat. DHA berperan dalam transmisi sinyal antarsel saraf, yang berpengaruh pada kecepatan berpikir dan kuatnya memori. Performa Si Kecil pasti makin hebat di kelas!

Baca juga: 7 Cara Melatih Konsentrasi Anak yang Mudah dan Efektif

4. Mencegah risiko gangguan perkembangan

Apa yang terjadi jika anak kekurangan DHA? Sayangnya, risiko anak mengalami gangguan perkembangan seperti ADHD dan gangguan belajar bisa meningkat nih, Moms. Studi menyebutkan bahwa suplementasi omega-3, khususnya DHA, membantu mengurangi gejala hiperaktif dan meningkatkan fokus pada anak dengan ADHD.

Yuk, jadi orang tua yang melek nutrisi!

Memenuhi kebutuhan DHA pada anak bagaikan investasi jangka panjang, karena enggak cuma bikin cerdas, tapi juga membantu anak tumbuh jadi pribadi yang tangguh secara kognitif dan emosional. Sangat penting juga untuk mewaspadai tanda-tanda anak kekurangan DHA, seperti mudah lupa, susah fokus, kemampuan bahasa terlambat, emosi kurang stabil, dan terjadi gangguan belajar.

Untuk itu, Moms bisa memberikan aneka makanan sumber DHA, seperti ikan berlemak (salmon, tuna, sarden, dan makerel), telur omega-3, susu atau sufor yang difortifikasi DHA, atau suplemen DHA dari minyak ikan.

Itulah penjelasan mengenai manfaat DHA untuk perkembangan otak anak. Menurut European Food Safety Nutrition (EFSA), kebutuhan DHA untuk anak adalah sekitar 100-250 mg per hari (tergantung usia). Penuhi kebutuhan ini sejak anak masih di dalam kandungan agar hasilnya lebih optimal ya, Moms. Selalu semangat untuk memberikan yang terbaik kepada Si Kecil! (M&B/AY/TW/Foto: Tatsiana/Canva)