Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Sebagai orang tua baru, melihat bayi Anda tidak pipis dalam jangka waktu tertentu bisa menjadi kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Penting untuk mengetahui bahwa hal ini memang bisa terjadi dan, dalam beberapa kasus, mungkin bukan merupakan masalah besar. Namun, penting juga untuk memahami penyebabnya dan mengetahui kapan Moms sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Nah, berikut ini kemungkinan penyebab bayi tidak pipis, langkah-langkah yang bisa Moms lakukan untuk mengatasinya, dan kapan Anda sebaiknya segera mencari bantuan medis jika kondisi ini dialami Si Kecil.
Penyebab bayi baru lahir tidak pipis
Bayi baru lahir biasanya akan buang air kecil (BAK) sebanyak 6-8 kali sehari setelah beberapa hari pertama kehidupannya. Jika bayi Anda tidak pipis, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini, Moms.
1. Dehidrasi
Bayi yang tidak mendapatkan cukup cairan, baik dari ASI maupun susu formula, bisa mengalami dehidrasi. Dehidrasi akan menyebabkan penurunan jumlah produksi urine.
2. Jadwal BAK yang masih tidak teratur
Bayi baru lahir mungkin tidak langsung memiliki pola BAK yang teratur. Dalam 24 hingga 48 jam pertama, produksi urine Si Kecil mungkin saja masih rendah.
3. Gangguan saluran kemih
Masalah seperti penyumbatan pada saluran kemih atau infeksi saluran kemih (ISK) bisa menyebabkan bayi kesulitan buang air kecil.
4. Masalah pada fungsi ginjal
Meski kondisi ini jarang terjadi, ada kemungkinan bayi mengalami gangguan fungsi ginjal, yang bisa memengaruhi kemampuan tubuhnya untuk menghasilkan urine.
5. Pengaruh suhu atau lingkungan
Bayi yang terpapar udara dingin atau ruangan AC mungkin lebih sedikit pipis karena tubuhnya sedang beradaptasi dengan suhu.
Baca juga: 5 Cara agar Bayi Pipis Lancar: Tips Mudah untuk Ibu Baru
Tips mengatasi bayi baru lahir tidak pipis
Sebagai langkah pertama, Moms perlu tetap tenang dan mengamati kondisi bayi. Setelah itu, ada beberapa tips praktis yang bisa Anda lakukan, yakni:
1. Pastikan bayi mendapatkan cukup cairan
Jika Moms menyusui, cek apakah bayi Anda mendapatkan ASI yang cukup. Bila menyusui langsung, pastikan posisi pelekatan bayi sudah benar. Untuk bayi yang menggunakan susu formula, perhatikan juga takaran dan jadwal pemberiannya.
2. Perhatikan pola pipis bayi
Catat frekuensi bayi BAK. Hal ini bisa membantu Anda untuk menentukan apakah ada pola yang tidak biasa atau penurunan signifikan dalam jumlah pipis Si Kecil.
3. Periksa popok secara berkala
Kadang-kadang sulit untuk mengetahui apakah bayi sudah buang air kecil karena popok yang sangat menyerap. Anda bisa menekan bagian popok untuk memeriksa perubahan beratnya.
Baca juga: Jenis Popok Kain Terbaik untuk Bayi Baru Lahir
4. Ciptakan lingkungan yang nyaman
Hindari suhu terlalu dingin yang bisa membuat bayi Anda merasa tidak nyaman dan memengaruhi frekuensi pipisnya, Moms.
5. Stimulasi lembut area genital bayi
Anda bisa menggunakan kain basah hangat untuk menyeka lembut area genital bayi. Kadang-kadang, stimulasi ini bisa membantu bayi BAK.
Kapan mesti ke dokter?
Meskipun beberapa penyebab bayi tidak pipis bisa diatasi di rumah, ada kondisi di mana Moms perlu segera berkonsultasi dengan dokter, yakni:
- Bayi tidak pipis sama sekali dalam 12-24 jam pertama setelah lahir.
- Frekuensi pipis bayi sangat sedikit, kurang dari 4 kali dalam sehari setelah hari-hari awal kelahirannya.
- Bayi menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, kurang aktif, atau kulit terlihat keriput.
- Perut bayi terasa keras atau membengkak.
- Urine bayi berwarna gelap, bercampur darah, atau sangat berbau tajam.
Baca juga: 7 Penyakit yang Sering Terjadi pada Bayi Baru Lahir
Itulah penyebab dan cara mengatasi bayi baru lahir tidak pipis. Dengan memahami kondisi ini secara lebih detail, Moms bisa mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya. Jangan ragu juga untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda merasa ada sesuatu yang tidak biasa pada Si Kecil ya, Moms. (M&B/AY/SW/Foto: Pvproductions/Freepik)
