Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, pernahkah Anda merasa siklus haid jadi tidak teratur, perdarahan lebih banyak daripada biasanya, atau nyeri hebat saat menstruasi? Jangan anggap sepele kondisi tersebut, karena mungkin saja itu gejala dari penebalan dinding rahim atau hiperplasia endometrium. Dan tahukah Moms, makanan yang kita konsumsi juga bisa menjadi penyebab penebalan dinding rahim, lho!
Penebalan dinding rahim sering terjadi tanpa disadari dan salah satu pemicunya ternyata bisa berasal dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Ya, selain faktor hormon dan gaya hidup, beberapa jenis makanan ternyata bisa memengaruhi ketebalan dinding rahim.
Mau tahu apa saja makanan penyebab penebalan dinding rahim dan bagaimana faktanya? Simak selengkapnya di artikel ini, ya.
Makanan penyebab penebalan dinding rahim
Penebalan dinding rahim (endometrium) bisa terjadi akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh. Salah satu faktor yang bisa memengaruhi kadar hormon tersebut adalah pola makan. Berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya diwaspadai, Moms.
1. Makanan tinggi lemak jenuh dan trans
Asupan lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh, yang memicu proliferasi (penebalan) endometrium. Hindari makanan seperti gorengan, fast food, daging olahan, mentega, dan makanan kemasan tinggi lemak.
2. Produk hewani tinggi kadar estrogen
Beberapa produk hewani, khususnya dari ternak yang diberi hormon pertumbuhan, dapat meningkatkan asupan estrogen eksogen ke tubuh perempuan.
Baca juga: 8 Kondisi Kesehatan Akibat Kelebihan Hormon Estrogen dalam Tubuh
3. Makanan dan minuman manis
Asupan gula berlebih dapat meningkatkan resistensi insulin, yang turut memicu peningkatan kadar estrogen bebas dalam tubuh. Kurangi konsumsi makanan manis, seperti kue, permen, es krim, dan minuman kemasan berperisa.
Baca juga: 6 Bahaya yang Mengintai Anda Jika Sering Mengonsumsi Makanan Manis
4. Makanan tinggi fitoestrogen
Fitoestrogen adalah senyawa nabati mirip estrogen yang dalam jumlah berlebih dapat berkontribusi terhadap ketidakseimbangan hormon. Makanan dengan kandungan tinggi fitoestrogen contohnya adalah kedelai, tahu, tempe, dan susu kedelai. Namun, bila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, makanan-makanan tersebut tetap aman untuk kesehatan tubuh.
Baca juga: Manfaat dan Efek Samping Susu Kedelai buat Ibu Hamil
5. Alkohol
Selain dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, konsumsi alkohol juga berpengaruh terhadap peningkatan kadar estrogen dalam darah, yang akan memicu proliferasi endometrium.
Pola hidup sehat untuk mencegah penebalan dinding rahim
Karena penebalan endometrium erat kaitannya dengan keseimbangan hormon, gaya hidup sehat berperan penting dalam menjaga kesehatan rahim. Berikut ini beberapa langkah pola hidup sehat yang direkomendasikan.
- Menjaga berat badan ideal
- Mengatur pola makan bergizi seimbang
- Rutin berolahraga
- Hindari konsumsi alkohol
- Kelola stres dengan baik
- Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi.
Baca juga: 7 Penyakit yang Sering Menyerang Sistem Reproduksi Wanita
Itulah beberapa makanan yang bisa menjadi penyebab penebalan dinding rahim. Meskipun begitu, bukan berarti semua makanan penyebab penebalan dinding rahim di atas harus dihindari sepenuhnya. Namun, penting untuk membatasi konsumsinya agar tidak berlebihan, terutama jika Moms memiliki riwayat gangguan hormonal atau masalah endometrium. Selain itu, dengan menerapkan pola hidup sehat, Anda bisa membantu menjaga keseimbangan hormon, mencegah gangguan rahim, serta mendukung kesehatan reproduksi secara keseluruhan. (M&B/YE/RF/Foto: Freepik)
