Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms pernah enggak sih, saat hamil tiba-tiba Anda jadi lebih sering kentut, bahkan di momen yang tak terduga? Tenang, Moms enggak sendirian, kok! Banyak ibu hamil yang juga mengalami hal serupa dan sering bertanya-tanya, kenapa ibu hamil sering kentut, ya?
Meski terkesan sepele dan kadang bikin malu, faktanya kentut berlebihan saat hamil adalah hal yang normal dan wajar terjadi. Ada alasan medis di balik fenomena ini.
Nah, di artikel ini akan dikupas tuntas penyebab ibu hamil lebih sering kentut, sekaligus tips sederhana untuk mengatasinya.
Penyebab ibu hamil sering kentut
Kentut atau flatus merupakan hal alami yang terjadi ketika gas berlebih terbentuk di saluran pencernaan. Pada ibu hamil, kondisi ini memang cenderung lebih sering terjadi. Berikut ini beberapa penyebab utamanya, Moms.
1. Perubahan hormon progesteron
Selama hamil, tubuh memproduksi hormon progesteron dalam jumlah yang tinggi. Hormon ini berfungsi untuk membantu menjaga kehamilan dengan cara mengendurkan otot-otot tubuh, termasuk otot polos pada saluran pencernaan. Akibatnya, proses pencernaan jadi lebih lambat, sehingga gas lebih banyak terbentuk dan menumpuk di usus dan terjadilah kentut.
Baca juga: Hormon Progesteron: Fungsi dan Pengaruhnya terhadap Kehamilan
2. Pertumbuhan janin yang menekan saluran pencernaan
Seiring bertambahnya usia kehamilan, rahim yang membesar akan memberi tekanan pada usus. Hal ini membuat pergerakan gas dalam saluran cerna jadi terhambat, menyebabkan bumil lebih sering kentut.
3. Perubahan pola makan
Moms yang sedang hamil pasti memiliki selera makan yang cenderung berubah-ubah. Kondisi ini menyebabkan Anda mengonsumsi makanan tertentu yang bisa meningkatkan produksi gas, seperti sayuran berserat tinggi (brokoli, kol, kacang-kacangan), produk olahan susu, dan makanan berlemak.
Baca juga: Penyebab Nafsu Makan Meningkat saat Hamil dan Cara Mengatasinya
4. Kurang aktivitas fisik
Karena kelelahan atau kondisi kehamilan tertentu, bumil jadi kurang aktif bergerak. Padahal, aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki, bisa membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi penumpukan gas. Karena itu, sebaiknya tetap lakukan aktivitas fisik ringan saat hamil ya, Moms.
5. Mengonsumsi suplemen zat besi
Suplemen zat besi yang sering diresepkan saat hamil bisa memperlambat kerja usus dan menyebabkan konstipasi serta penumpukan gas.
Tips untuk mengatasi sering kentut saat hamil
Walaupun kentut berlebihan saat hamil adalah hal yang normal, kondisi ini bisa terasa tidak nyaman. Berikut ini beberapa tips sederhana yang bisa membantu menguranginya.
1. Perhatikan pola makan
Hindari makanan yang mudah menghasilkan gas berlebih, seperti kacang-kacangan, kubis, brokoli, kol, makanan berlemak, dan minuman bersoda.
2. Minum air putih yang cukup
Konsumsi air putih yang cukup membantu sistem pencernaan tetap aktif dan mencegah sembelit, yang juga bisa memperburuk penumpukan gas.
3. Lakukan aktivitas fisik ringan
Lakukan gerakan sederhana seperti jalan kaki selama 20-30 menit sehari yang bisa membantu merangsang pergerakan usus, sehingga gas tidak menumpuk terlalu lama di dalam saluran pencernaan.
4. Hindari makan terburu-buru
Makan terlalu cepat bisa menyebabkan udara ikut tertelan (aerophagia) sehingga gas dalam perut bisa bertambah. Biasakan makan perlahan dan kunyah makanan dengan baik.
5. Konsumsi serat
Serat penting untuk mencegah sembelit saat hamil, tapi asupan berlebih dalam waktu singkat justru bisa menimbulkan gas. Moms perlu mengonsumsi serat secara bertahap dalam menu harian Anda.
Itulah beberapa jawaban dari kenapa ibu hamil sering kentut dan cara mengatasinya. Jadi, kentut berlebihan saat hamil bukanlah sesuatu yang perlu terlalu dikhawatirkan. Kondisi ini terjadi karena kombinasi faktor hormonal, fisik, pola makan, hingga konsumsi suplemen. Meskipun normal, tetap ada cara untuk menguranginya agar bumil merasa lebih nyaman. (M&B/YE/RF/Foto: Freepik)
