Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, salah satu kekhawatiran yang sering muncul menjelang persalinan adalah posisi bayi yang sungsang. Bayi sungsang berarti kepala bayi berada di atas, bukan di bawah panggul, sehingga dapat menyulitkan proses persalinan normal. Kondisi bayi sungsang sendiri biasanya terdeteksi saat usia kehamilan memasuki trimester akhir melalui pemeriksaan USG.
Selain perawatan medis, ada beberapa cara alami yang dipercaya bisa membantu bayi bergerak ke posisi optimal. Salah satunya yakni dengan melakukan posisi sujud agar bayi tidak sungsang. Gerakan sederhana ini diyakini dapat memberi ruang pada rahim, sehingga bayi punya kesempatan untuk berputar ke posisi kepala di bawah.
Lalu, bagaimana posisi sujud yang benar agar bayi tidak sungsang? Mari kita bahas lebih detail agar Moms bisa melakukannya dengan aman.
Posisi sujud yang benar agar bayi tidak sungsang
1. Lakukan sujud di permukaan yang nyaman
Cari alas yang rata dan empuk, misalnya karpet yoga atau matras. Pastikan posisi tubuh stabil agar Moms tidak tergelincir atau kehilangan keseimbangan saat melakukan gerakan ini.
2. Posisi awal seperti merangkak
Mulailah dengan posisi merangkak, letakkan kedua tangan dan lutut di atas lantai. Jaga agar punggung tetap lurus dan rileks sebelum masuk ke posisi sujud penuh.
3. Turunkan dada ke arah lantai
Dari posisi merangkak, perlahan turunkan dada hingga mendekati lantai, sementara pinggul tetap terangkat lebih tinggi dari bahu. Posisi ini memberi ruang lebih pada rahim agar bayi bisa bergerak dan Moms merasa nyaman.
4. Tangan dan kepala dalam posisi nyaman
Letakkan dahi menyentuh matras atau gunakan bantal tipis sebagai penyangga. Kedua tangan Anda bisa diletakkan ke depan atau ke samping sesuai kenyamanan.
5. Durasi dan frekuensi
Lakukan posisi ini selama 5-10 menit, beberapa kali dalam sehari. Waktu terbaik biasanya saat perut tidak terlalu kenyang, agar Moms merasa lebih nyaman melakukannya.
6. Tetap perhatikan keamanan
Jangan memaksakan diri jika terasa pusing, sesak, atau tidak nyaman. Segera hentikan dan istirahat. Selalu konsultasikan lebih dulu dengan dokter kandungan sebelum rutin melakukannya, terutama jika Moms memiliki kondisi medis tertentu.
Baca juga: Ini Penyebab Bayi Sungsang dan Cara Mengatasinya
Manfaat posisi sujud bagi ibu hamil
Moms perlu tahu juga manfaat sujud bagi ibu hamil lainnya:
1. Mengurangi tekanan punggung bawah. Sujud membantu meringankan beban pada tulang belakang yang sering terasa nyeri di trimester akhir.
2. Meningkatkan sirkulasi darah. Sujud membantu memperbaiki aliran darah ke rahim dan panggul, sehingga suplai oksigen serta nutrisi ke janin lebih optimal.
3. Mengurangi rasa sesak napas. Dengan melakukan sujud, Moms juga turut memberi ruang tambahan pada diafragma agar bisa bernapas lebih lega.
4. Membuat tubuh lebih rileks. Posisi sujud dapat membantu meredakan ketegangan dan memberi efek menenangkan.
5. Persiapan menuju persalinan. Posisi sujud dapat membantu tubuh beradaptasi dan melatih otot agar lebih siap menghadapi proses melahirkan.
Baca juga: Posisi Janin Sungsang, Bolehkah Dipijat? Ini Jawaban Dokter
Itulah posisi sujud yang benar agar bayi tidak sungsang. Posisi sujud yang benar bisa menjadi salah satu cara alami untuk membantu bayi bergerak ke posisi optimal dan mengurangi risiko sungsang.
Namun, Moms tetap harus ingat bahwa, posisi sujud sebagai upaya pendukung, bukan pengganti pemeriksaan medis. Dengan menjaga kesehatan, rutin kontrol, dan mengikuti arahan dokter, Anda bisa lebih siap menyambut persalinan dengan tenang. (M&B/AY/SW/Foto: Freepik)
