Type Keyword(s) to Search
BABY

Jangan Panik, Ini Cara Menghilangkan Benjol di Kepala Bayi Akibat Jatuh

Jangan Panik, Ini Cara Menghilangkan Benjol di Kepala Bayi Akibat Jatuh

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Melihat Si Kecil terjatuh hingga kepalanya terbentur adalah momen yang mengkhawatirkan bagi setiap orang tua. Apalagi jika benturan tersebut sampai membuat kepala bayi benjol. Refleks pertama orang tua tentu saja panik dan bingung, bagaimana cara menghilangkan benjol di kepala bayi akibat terjatuh.

Tenang, Anda tidak sendirian, Moms. Benjolan di kepala bayi adalah cedera yang umum terjadi seiring dengan perkembangan motorik Si Kecil. 

Berbahayakah benjol di kepala bayi?

Saat kepala bayi terbentur, pembuluh darah kecil di bawah kulit bisa pecah. Darah ini kemudian terkumpul di satu area dan membentuk benjolan yang terlihat kebiruan atau kemerahan, yang secara medis dikenal sebagai hematoma.

Umumnya, benjolan di kepala bayi akibat benturan ringan tidak berbahaya. Ini adalah respons alami tubuh bayi untuk melindungi area yang cedera. Tulang tengkorak bayi dirancang untuk menjadi cukup kuat dan fleksibel guna melindungi otak dari guncangan ringan. Benjolan ini biasanya akan kempes dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga beberapa minggu seiring tubuh menyerap kembali darah yang terkumpul.

Namun, sebagai orang tua, penting untuk tetap waspada dan mengenali tanda-tanda bahaya yang memerlukan perhatian medis segera. Moms harus segera membawa Si Kecil ke dokter jika setelah terjatuh ia menunjukkan gejala-gejala berikut:

  • Kehilangan kesadaran, bahkan hanya untuk sesaat
  • Muntah berulang kali
  • Terlihat sangat mengantuk, lesu, atau sulit dibangunkan
  • Kejang
  • Ada cairan bening atau darah yang keluar dari hidung atau telinga
  • Perubahan perilaku drastis, seperti menjadi sangat rewel, mudah marah, atau tidak responsif
  • Ubun-ubun tampak menonjol atau membengkak
  • Ukuran pupil mata tidak sama.

Gejala-gejala di atas bisa menjadi indikasi cedera kepala yang lebih serius, seperti gegar otak atau pendarahan internal. Jangan pernah meremehkan tanda-tanda ini dan selalu utamakan pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi bayi.

Baca juga: Lakukan Ini Saat Bayi Terjatuh dari Tempat Tidur

Berapa lama benjolan di kepala bayi hilang akibat benturan?

Benjolan akibat benturan pada kepala bayi umumnya akan hilang dalam beberapa hari hingga 1-2 minggu, tergantung pada ukuran benjolannya. Namun, sekali lagi, jika benjolan tidak membaik setelah waktu tersebut atau jika bayi menunjukkan tanda-tanda cedera kepala serius, segera bawa Si Kecil ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut ya, Moms.

Pertolongan pertama saat kepala bayi terbentur

Kecepatan dan ketepatan Anda dalam memberikan pertolongan pertama akan sangat berarti untuk kondisi bayi setelah terjatuh. Jika bayi Anda terjatuh dan kepalanya terbentur, tetapi ia tetap sadar dan tidak menunjukkan gejala berbahaya, ikuti langkah-langkah berikut ini, Moms.

1. Tetap tenang

Kepanikan Anda bisa dirasakan oleh bayi dan membuatnya makin cemas. Ambil napas dalam-dalam dan tenangkan diri Anda terlebih dahulu agar bisa berpikir jernih.

2. Segera angkat dan tenangkan bayi

Gendong Si Kecil dengan lembut. Peluk dan berikan kata-kata yang menenangkan untuk mengurangi rasa sakit.

3. Periksa kondisi fisik

Periksa seluruh tubuh bayi untuk melihat apakah ada luka lain selain benjolan di kepala. Pastikan tidak ada luka terbuka, goresan, atau memar di bagian tubuh lainnya.

4. Berikan kompres dingin

Ini adalah langkah paling penting untuk mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri. Segera ambil es batu yang dibungkus dengan kain bersih atau handuk kecil (jangan menempelkan es langsung ke kulit bayi). Tekan lembut kompres dingin pada area yang benjol selama 15-20 menit.

5. Ulangi kompres

Anda bisa mengulangi proses kompres dingin setiap 2-3 jam sekali selama 24 jam pertama setelah kejadian. Tujuannya adalah untuk membantu menyempitkan pembuluh darah dan meminimalkan pembengkakan.

Baca juga: Anak Demam Tinggi, Begini Cara Mengompres yang Benar

6. Awasi dan pantau kondisi bayi

Selama 24-48 jam ke depan, awasi kondisi bayi dengan cermat. Perhatikan setiap perubahan perilaku, pola tidur, atau gejala fisik yang mungkin muncul. Jika bayi tidur, Anda boleh membangunkannya secara berkala (setiap beberapa jam) untuk memastikan ia responsif.

Cara menghilangkan benjol di kepala bayi akibat jatuh

Setelah pertolongan pertama diberikan, fokus selanjutnya adalah membantu proses penyembuhan dan menghilangkan benjolan. Berikut ini cara menghilangkan benjol di kepala bayi yang terbukti aman dan efektif.

1. Lanjutkan terapi kompres

Hari pertama (0-24 jam) kompres dingin

Seperti yang dijelaskan di atas, kompres dingin adalah kunci utama. Ini membantu mengurangi aliran darah ke area cedera, sehingga meminimalkan ukuran benjolan dan mengurangi peradangan.

Setelah 24 jam kompres hangat

Setelah satu hari, Anda bisa beralih menggunakan kompres hangat. Celupkan kain bersih ke dalam air hangat (bukan panas), peras, lalu tempelkan pada benjolan selama sekitar 10 menit. Lakukan ini beberapa kali sehari. Kompres hangat berfungsi untuk meningkatkan sirkulasi darah di area tersebut, yang akan membantu tubuh lebih cepat menyerap kumpulan darah dan mempercepat proses penyembuhan.

2. Posisikan kepala bayi sedikit lebih tinggi

Saat bayi tidur atau berbaring, usahakan untuk memosisikan kepalanya sedikit lebih tinggi dari jantung. Anda bisa meletakkan bantal tipis atau lipatan selimut di bawah kasurnya (bukan langsung di bawah kepala bayi untuk menghindari risiko SIDS). Posisi ini membantu mengurangi aliran darah ke kepala dan mengurangi pembengkakan.

3. Oleskan salep atau krim pereda memar 

Ada beberapa produk topikal yang bisa membantu mempercepat penyembuhan memar, seperti salep yang mengandung arnica montana atau heparin. Namun, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu sebelum mengoleskan apa pun pada kulit bayi Anda. Jangan pernah menggunakan produk orang dewasa pada bayi tanpa persetujuan medis ya, Moms.

4. Berikan istirahat yang cukup

Tubuh melakukan proses penyembuhan terbaiknya saat beristirahat. Pastikan bayi Anda mendapatkan istirahat yang cukup dan hindari aktivitas fisik yang berlebihan. Biarkan energinya terfokus pada pemulihan.

5. Jangan memijat atau menekan benjolan

Hindari keinginan untuk memijat, menekan, atau mencoba "memecahkan" benjolan. Tindakan ini justru dapat memperparah kerusakan pembuluh darah di bawah kulit, menyebabkan rasa sakit yang tidak perlu, dan berisiko memperlambat proses penyembuhan. Biarkan tubuh Si Kecil menyembuhkannya secara alami.

Nah, itulah beberapa cara menghilangkan benjol di kepala bayi akibat terjatuh. Jika cara-cara tersebut tidak berhasil, jangan ragu untuk berkonsultasi kembali dengan dokter ya, Moms. (MB/AY/RF/Foto: RDNEStock/Pexels)