Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Tahun pertama kehidupan bayi sering diwarnai tangisan, sulit tidur, dan kerewelan yang membuat Moms merasa kewalahan hingga tertekan secara emosional. Ekspektasi menjadi “ibu sempurna” juga membuat banyak dari Anda kian tertekan.
Padahal, tangisan adalah bentuk komunikasi alami bayi untuk menyampaikan kebutuhan akan rasa aman dan kenyamanan. Karena layaknya ibu, bayi juga tengah mengalami masa adaptasi dari sebelumnya berada dalam kandungan ke dunia luar.
Nah, untuk membantu Anda mengatasi masalah tersebut, Cussons Baby menghadirkan inovasi terbarunya: Cussons Baby Cuddle Calm, rangkaian perawatan bayi yang diperkaya dengan relaxing aromatherapy lavender dan chamomile yang dirancang untuk membantu ibu menenangkan bayi rewel sehingga Moms dapat fokus menciptakan momen penuh cinta bersama Si Kecil.
“Selama lebih dari 50 tahun, Cussons Baby telah menjadi bagian dari perjalanan cinta orang tua Indonesia dalam merawat buah hatinya. Kami memahami bahwa menjadi ibu, terutama di masa kini, penuh tantangan dan kebutuhan yang semakin beragam—khususnya saat menghadapi bayi yang rewel dan sulit tidur. Melalui rangkaian Cuddle Calm, kami hadir memberikan solusi lengkap yang bukan hanya aman dan lembut di kulit bayi, tapi juga relevan dengan kebutuhan emosional ibu masa kini,” ujar Marketing Director PZ Cussons Indonesia, Eva Arisuci Rudjito.
Rewel dan menangis merupakan bentuk adaptasi bayi
Ketika bayi terus-menerus rewel dan menangis, ini bukan berarti Moms gagal atau tidak cukup baik. Hal ini disampaikan Psikolog Anak dan Keluarga, Saskhya Aulia Prima. “Sering kali ketika bayi menangis, ibu ikut panik sehingga bayi justru makin rewel. Hal ini wajar karena fase awal kehidupan bayi kerap diwarnai kurang tidur, rasa cemas, dan tekanan dari berbagai pihak. Kuncinya adalah memiliki parental reflective functioning—kemampuan orang tua untuk memahami perilaku anak dari sudut pandang pikiran, perasaan, dan kebutuhannya, sekaligus menyadari emosi diri sendiri.”
“Dengan kemampuan ini, ibu lebih mampu mengelola emosi, memahami kondisi anak ketika rewel, dan merespons dengan tenang. Mulailah dengan mengenali pola tangisan, membangun ritual tidur dan istirahat yang konsisten, serta memberi ruang untuk jeda dan self-care salah satunya dengan mencium wangi-wangian yang membuat lebih tenang agar bisa berpikir lebih lega. Me time bagi ibu bukanlah egois, tetapi justru penting agar ibu bisa kembali merasa utuh dan bahagia —dan pada akhirnya, ketika ibu lebih tenang, bayi pun akan merasa lebih aman dan anteng,” tambah Saskhya.
Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Dimple Nagrani, Sp.A, kondisi anak rewel merupakan bentuk adaptasi, khususnya di fase awal kehidupan. Karenanya penting bagi ibu untuk bisa memahami tangisan bayi agar bisa membangun pola tidur yang baik pada bayi. Berbagai studi menunjukkan bahwa tidur berkualitas mendukung kognisi dan pembelajaran bayi secara signifikan.
Ditambahkan dr. Dimple, “Rewel adalah bentuk komunikasi bayi yang perlu dikenali dengan cermat. Tangisan bisa dipicu oleh 5 kategori: rasa sakit, lapar, sakit, perut kembung, dan kondisi tidak nyaman seperti overstimulasi atau iritasi. Setiap sebab punya ciri yang berbeda. Misalnya, tangisan intens dan sulit ditenangkan pada sore atau malam hari bisa menandakan perut kembung, sementara gerakan tersentak dan menangis lebih keras setelah paparan bising dapat menjadi tanda overstimulasi. Jika bayi tampak gelisah saat berbaring atau meringis saat disentuh, bisa jadi ia merasa tidak nyaman pada kulit.”
“Dengan mengenali penyebab ini, orang tua dapat merespons lebih tepat sehingga bayi lebih mudah tenang dan pola tidur sehat dapat terbentuk sejak dini. Juga perlu diingat, bayi membutuhkan sentuhan sepenting asupan makanan. Anggapan bahwa ibu jangan sering menggendong bayi agar tidak ‘bau tangan’ harus ditepis. Karena untuk bayi, cuddle is needed,” lanjut dr. Dimple.
Perbedaan pola tangis bayi dan cara menenangkannya
Bidan yang juga Instruktur Yoga Bersertifikat & Spesialis Yoga Prenatal, Tantri Maharani Setyorini, S. Keb. Bd. E- RYT, RPYT yang turut hadir di acara ini menjelaskan perbedaan pola tangis pada bayi dan membagikan tips langkah menenangkan ketika bayi rewel.
“Bayi yang overstimulasi biasanya menangis rewel berkepanjangan dengan nada naik turun, bayi kembung cenderung menangis kencang dan melengking, sementara ketidaknyamanan kulit ditandai rengekan ringan tapi terus-menerus. Setelah ibu mengenali pola tangisan bayi dan mengetahui sebab bayi rewel, terapkan ritual menenangkan seperti mandi air hangat untuk overstimulasi, pijat lembut dengan telon oil untuk meredakan kembung, atau penggunaan krim untuk kulit kering. Ingat, sentuhan dan pelukan hangat ibu adalah kunci untuk menciptakan rasa tenang dan kedekatan,” Jelas Bidan Tantri.
Cussons Baby Cuddle Calm hadir sebagai solusi lengkap untuk membantu menenangkan bayi rewel agar lebih rileks dan tidur lebih nyenyak, sekaligus mendukung momen kedekatan emosional antara ibu dan bayi. Melalui rangkaian Hair & Body Wash, Face & Body Cream, dan Tummy Rub Telon Oil, produk ini diformulasikan lembut di kulit serta diperkaya aromaterapi alami lavender dan chamomile yang menenangkan.
Kehadiran Cuddle Calm bukan sekadar produk perawatan, tetapi juga pendamping ibu dalam membangun ritual menenangkan yang penuh cinta—membantu bayi merasa lebih nyaman, dan Moms pun lebih tenang serta percaya diri dalam menjalani perannya sebagai ibu. (MB/SW/Foto: Dok. Cussons Baby)
