Type Keyword(s) to Search
BABY

Ini Pilihan Ikan yang Bagus untuk MPASI Bayi Anda, Moms

Ini Pilihan Ikan yang Bagus untuk MPASI Bayi Anda, Moms

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Selain daging dan telur, ikan juga bagus untuk MPASI bayi Anda lho, Moms. Ikan bisa menjadi salah satu sumber protein hewani terbaik untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Kandungan omega-3, protein lengkap, vitamin, dan mineral di dalamnya membuat ikan sering direkomendasikan sebagai bagian dari menu MPASI yang seimbang.

American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa ikan bisa mulai diperkenalkan sejak bayi siap MPASI, selama diolah dengan matang sempurna dan memperhatikan risiko alergi serta kandungan merkuri pada jenis ikan tertentu. Selain itu, ikan berlemak rendah merkuri, seperti salmon atau sarden, kaya DHA yang penting untuk perkembangan otak dan penglihatan bayi.

Yuk, Moms, cari tahu selengkapnya apa saja pilihan ikan yang bagus untuk MPASI berikut ini!

Mengapa ikan sangat bagus untuk MPASI bayi?

Sebelum memilih ikan yang bagus untuk MPASI, penting untuk memahami dulu kenapa ikan begitu istimewa untuk tumbuh kembang bayi Anda, Moms.

1. Sumber protein hewani berkualitas tinggi

Ikan mengandung protein lengkap dengan semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh bayi untuk membangun dan memperbaiki jaringan, termasuk otot, kulit, dan organ. Protein juga penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang.

2. Kaya omega-3 (DHA dan EPA)

Banyak penelitian menyebutkan bahwa asam lemak omega-3, terutama DHA, berperan penting dalam perkembangan otak dan penglihatan bayi. Konsumsi ikan berlemak rendah merkuri bisa membantu mendukung fungsi kognitif anak di kemudian hari.

3. Mengandung vitamin dan mineral penting

Ikan adalah sumber vitamin D, vitamin B12, yodium, selenium, dan zat gizi lain yang mendukung metabolisme, kesehatan tulang, serta fungsi hormon tiroid. Nutrisi-nutrisi ini sulit dipenuhi hanya dari sayur dan buah.

4. Tekstur relatif mudah diolah

Dibandingkan daging merah, daging ikan yang lembut lebih mudah dihaluskan menjadi bubur atau tim untuk bayi, sehingga cocok dijadikan protein hewani utama sejak awal MPASI.

Bolehkah MPASI ikan setiap hari?

Secara umum, jawabannya boleh. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti:

  • Jenis ikan yang diberikan rendah merkuri dan aman untuk bayi
  • Porsi dan frekuensi disesuaikan dengan panduan nutrisi, tidak berlebihan
  • Tetap ada variasi sumber protein lain (ayam, daging, telur, tahu, tempe) agar gizi lebih seimbang.

Beberapa pedoman, seperti rekomendasi FDA dan EPA untuk anak, menyarankan konsumsi ikan rendah merkuri 2-3 porsi per minggu pada anak, dengan penyesuaian porsi sesuai usia. Pada bayi, porsinya tentu lebih kecil (sekitar 1-2 sendok makan per makan, lalu meningkat seiring usia Si Kecil).

Namun, hindari ikan tinggi merkuri seperti hiu, marlin, king mackerel besar, atau beberapa jenis tuna besar. Perhatikan juga tanda alergi (ruam, gatal, muntah, sesak). Bila bayi menunjukkan gejala, hentikan pemberian dan konsultasikan dengan dokter anak.

Jadi, boleh saja bayi mengonsumsi ikan cukup sering, bahkan hampir tiap hari, selama Moms memilih ikan yang bagus untuk MPASI dan rendah merkuri serta tetap melakukan rotasi menu.

Ikan yang bagus untuk MPASI

1. Salmon

Salmon termasuk ikan rendah merkuri yang aman dikonsumsi secara rutin dalam porsi wajar. Ikan ini kaya omega-3 (DHA dan EPA), protein, serta vitamin D. Moms bisa pilih salmon yang segar atau beku berkualitas, tanpa bumbu tambahan.

2. Tuna ukuran kecil

Tuna merupakan sumber protein dan omega-3 yang baik. Gunakan tuna segar atau kaleng yang khusus untuk bayi/anak, rendah garam, dan tanpa tambahan minyak berlebihan. Hindari tuna sirip kuning atau tuna besar yang cenderung lebih tinggi merkuri.

3. Sarden

Ikan berukuran kecil ini umumnya rendah merkuri. Selain itu, sarden mengandung kalsium (jika dikonsumsi dengan tulangnya yang lunak), vitamin D, dan omega-3.

4. Ikan lokal seperti kembung, gurame, mujair, kakap

Beberapa ikan lokal yang sering dianjurkan sebagai ikan yang bagus untuk MPASI adalah kembung, mujair, kakap, dan gurame. Namun, Moms perlu pastikan ikan segar, tidak berbau menyengat, dan diolah sampai benar-benar matang.

Baca juga: Resep MPASI Ikan Kembung yang Padat Gizi dan Disukai Si Kecil

5. Ikan air tawar berkualitas baik

Ikan seperti nila atau lele bisa diberikan, asalkan berasal dari sumber yang bersih dan diolah matang. Kandungan omega-3-nya mungkin tidak setinggi ikan laut berlemak, tetapi tetap bisa menjadi sumber protein hewani yang baik.

Cara mengolah ikan untuk MPASI

Memilih ikan yang bagus untuk MPASI saja belum cukup; cara mengolahnya juga menentukan keamanan dan nilai gizinya.

1. Pastikan Moms memasak ikan hingga benar-benar matang. Masak ikan dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang sampai dagingnya berubah warna dan mudah dihancurkan dengan garpu. Hindari ikan mentah atau setengah matang karena risiko bakteri dan parasit.

2. Buang semua duri dan bagian yang berisiko. Periksa dengan teliti agar tidak ada duri yang tertinggal. Untuk anak yang baru memulai MPASI, hancurkan ikan dengan garpu atau blender lalu saring jika perlu.

3. Hindari garam dan gula berlebihan. MPASI bayi sebaiknya tidak diberi garam tambahan, terutama pada bayi usia di bawah 1 tahun. Sebagai gantinya, Moms bisa menggunakan bumbu alami seperti bawang putih, bawang merah, sedikit daun salam, atau rempah lembut lain (jika bayi sudah terbiasa).

Baca juga: Perasa untuk MPASI Bayi 6 Bulan agar Lebih Enak dan Wangi

4. Gabungkan dengan sumber karbohidrat dan sayur. Ikan bisa dicampur dengan bubur beras, kentang, ubi, atau nasi tim, serta sayuran seperti wortel, bayam, labu, atau brokoli.

5. Perhatikan respons bayi. Saat pertama kali memberikan ikan yang bagus untuk MPASI, mulailah dari porsi kecil dan lihat reaksi bayi dalam 2-3 hari. Jika tidak ada tanda alergi, Moms bisa meningkatkan porsinya secara bertahap.

Memilih ikan yang bagus untuk MPASI adalah langkah cerdas untuk mendukung tumbuh kembang otak, mata, tulang, dan daya tahan tubuh bayi. Ikan menyediakan protein berkualitas tinggi, omega-3, vitamin, dan mineral yang sulit digantikan hanya dengan bahan nabati. Kuncinya adalah memilih ikan rendah merkuri, mengolahnya hingga matang, dan menyajikannya sebagai bagian dari menu MPASI yang bervariasi, Moms. (MB/AY/SW/Foto: Freepik)