Type Keyword(s) to Search
BABY

Umur Berapa Bayi Bisa Melihat? Cek Tahapan Perkembangan Penglihatannya, Moms!

Umur Berapa Bayi Bisa Melihat? Cek Tahapan Perkembangan Penglihatannya, Moms!

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Melihat Si Kecil pertama kali membuka matanya merupakan momen yang sangat berharga. Namun, penglihatan bayi tidak langsung sempurna seperti orang dewasa. Ada proses bertahap yang akan ia lalui. Moms mungkin bertanya-tanya, umur berapa bayi bisa melihat dengan jelas? Seperti apa proses tahapan perkembangan penglihatan bayi?

Untuk memahami lebih jauh mengenai pertanyaan umur berapa bayi bisa melihat dan tahapan perkembangan penglihatan bayi, simak info lengkapnya berikut ini yang disertai dengan cara yang bisa Moms lakukan untuk menstimulasi penglihatan Si Kecil.

Umur berapa bayi bisa melihat?

Pada dasarnya, bayi sudah bisa melihat sejak ia lahir. Namun, penglihatannya masih sangat terbatas. Bayi hanya dapat melihat dalam jarak sekitar 20-30 cm, yang mana ini cukup untuk mengenali wajah Moms saat memberikan ASI atau memeluknya. Penglihatan bayi baru lahir masih kabur, dan Si Kecil cenderung lebih tertarik pada warna kontras tinggi, seperti pola hitam-putih.

Untuk diketahui, hal utama yang mempengaruhi perkembangan penglihatan bayi ini adalah perkembangan otak dan sistem sarafnya. Saat otak bayi matang, kemampuannya untuk memproses informasi visual yang diterima oleh mata juga meningkat. Inilah sebabnya penglihatan bayi akan lebih tajam dan terkoordinasi seiring waktu.

Kapan bayi bisa menatap ibunya?

Bayi mulai bisa menatap ibunya dengan lebih jelas dan fokus pada usia 2-4 bulan, saat ia mulai bisa mengenali wajah yang familiar, meskipun sejak lahir Si Kecil sudah bisa melihat objek dalam jarak dekat (20-30 cm) dan merespons cahaya serta warna kontras. Di usia 4 bulan, bayi sudah bisa mengenali wajah orang tua dari jarak lebih jauh dan tertarik pada wajah serta ekspresi wajah, menandakan penglihatannya yang makin berkembang.

Bagaimana tahapan perkembangan penglihatan bayi?

Penglihatan bayi berkembang pesat dalam tahun pertamanya. Yuk, simak tahapannya dari bulan ke bulan, Moms!

1. Usia 0-1 bulan

Saat baru lahir, dunia terlihat buram bagi bayi. Seperti sudah disinggung sebelumnya, di usia ini, bayi hanya bisa melihat dengan jelas pada jarak sekitar 20-30 cm, atau kurang lebih jarak dari wajah Anda saat menggendongnya. Bayi pada usia ini juga lebih peka terhadap cahaya dan kontras yang kuat. Itulah sebabnya ia lebih tertarik pada pola hitam-putih atau warna-warna yang sangat cerah.

2. Usia 2-4 bulan

Memasuki usia 2 bulan, bayi mulai bisa mengikuti objek yang bergerak dengan matanya. Koordinasi antara kedua matanya juga membaik. Pada periode ini, Si Kecil mulai mengenali wajah-wajah yang familiar, terutama wajah Moms & Dads. Kemampuan bayi untuk membedakan warna juga mulai berkembang, diawali dengan warna-warna primer, seperti merah dan hijau.

Baca juga: 6 Cara Mengobati Mata Bayi Belekan dan Berair

3. Usia 5-8 bulan

Pada tahap ini, penglihatan bayi jauh lebih baik. Kemampuan persepsi kedalaman (melihat secara tiga dimensi) mulai berkembang. Ini memungkinkan Si Kecil untuk menilai seberapa jauh atau dekat suatu objek. Anda mungkin akan melihat ia mulai mencoba meraih mainan yang digantung di dekatnya. Si Kecil juga sudah bisa mengenali Moms dari seberang ruangan dan tersenyum saat melihat Anda mendekat.

4. Usia 9-12 bulan

Menjelang ulang tahun pertamanya, penglihatan bayi sudah hampir sama baiknya dengan orang dewasa. Ia dapat melihat dengan cukup jelas, menilai jarak dengan akurat, dan mengambil benda-benda kecil dengan jari-jarinya. Pada usia ini, Si Kecil juga sangat suka bermain cilukba karena ia sudah memahami konsep keberadaan objek (object permanence).

Baca juga: Ketahui Tahapan Perkembangan Bayi di Tahun Pertama yang Penuh Keajaiban

Bagaimana cara menstimulasi perkembangan penglihatan bayi?

Merangsang penglihatan bayi sejak dini sangat penting untuk mendukung perkembangan sensorik dan kognitifnya. Pada tahun pertama kehidupan, otak bayi berkembang pesat, dan stimulasi visual membantu membangun koneksi yang kuat antara mata dan otak. Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menstimulasi perkembangan penglihatannya dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, Moms.

1. Gunakan kontras tinggi. Pada bulan-bulan pertama, perlihatkan mainan atau buku dengan pola hitam-putih atau warna yang sangat kontras.

2. Sering lakukan kontak mata. Saat berbicara, menyusui, atau bermain dengan Si Kecil, pastikan Anda menatap matanya dari jarak dekat. Ini membantu memperkuat ikatan dan melatih fokusnya.

3. Ajak bermain cilukba. Permainan sederhana ini sangat bagus untuk melatih fokus visual dan pemahaman konsep objek bayi Anda, Moms.

4. Gantung mainan berwarna. Gantungkan mainan yang aman dan berwarna-warni di atas tempat tidur atau play gym untuk mendorongnya meraih dan melatih persepsi kedalaman.

5. Kenalkan pada cermin. Biarkan bayi melihat pantulan dirinya di cermin. Ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kesadaran diri dan visualnya.

Selain melakukan cara-cara di atas untuk merangsang penglihatan bayi, Moms perlu tahu bahwa faktor nutrisi juga berperan penting untuk mendukung perkembangan penglihatan mata bayi. Asupan gizi yang baik selama kehamilan dan setelah lahir, terutama vitamin A dan asam lemak omega-3 (DHA) sangat krusial untuk kesehatan mata bayi Anda.

Karenanya, saat menyusui Si Kecil, Moms disarankan untuk mengonsumsi makanan seperti ikan salmon, telur, serta kacang-kacangan yang kaya DHA, yang kemudian disalurkan melalui ASI. Pun ketika bayi sudah memasuki masa MPASI, berikan makanan dengan nutrisi yang sesuai agar perkembangan penglihatannya optimal.

Itulah penjelasan mengenai umur berapa bayi bisa melihat. Untuk mengoptimalkan tahapan perkembangan penglihatan Si Kecil, Moms perlu berikan stimulasi untuk merangsang penglihatannya dan memberikan asupan makanan yang bergizi. (MB/AY/VN/Foto: Azerbaijan_stockers/Freepik)