Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Ini Manfaat Miring ke Kiri Setelah Berhubungan Intim

Ini Manfaat Miring ke Kiri Setelah Berhubungan Intim

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Setelah melakukan hubungan intim, banyak pasangan yang cenderung langsung beranjak untuk membersihkan diri atau langsung tertidur dalam posisi sembarang. Namun, dalam dunia kesehatan dan upaya program hamil (promil), posisi tubuh setelah berhubungan seks ternyata memegang peranan yang cukup penting. Salah satu anjuran yang paling sering terdengar adalah berbaring miring ke arah kiri.

Apa alasannya dan apa sebenarnya manfaat miring ke kiri setelah berhubungan intim, dan bagaimana perbandingannya dengan miring ke kanan? Yuk, temukan jawabannya di penjelasan berikut ini, Moms!

Manfaat miring ke kiri setelah berhubungan intim

Mungkin awalnya terdengar aneh. Namun, nyatanya berbaring dengan posisi miring ke kiri sangat direkomendasikan jika Moms sedang dalam program hamil. Pasalnya, langkah ini dipercaya berkaitan erat dengan anatomi tubuh manusia dan sistem sirkulasi darah. Berikut ini beberapa manfaat utamanya, Moms.

1. Meningkatkan aliran darah ke rahim

Berbaring miring ke kiri dapat membantu mencegah rahim menekan pembuluh darah besar yang disebut vena cava inferior. Pembuluh darah ini bertanggung jawab membawa darah kembali ke jantung dari bagian bawah tubuh. Dengan sirkulasi yang lancar, pasokan darah oksigen ke organ reproduksi dan rahim menjadi lebih optimal.

Baca juga: Sedang Program Hamil? Lakukan 5 Cara Berhubungan Seks Ini agar Cepat Hamil

2. Membantu proses pembuahan

Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, miring ke kiri dianggap mampu membantu menjaga cairan sperma agar tetap berada di area serviks lebih lama. Meskipun sperma memiliki kemampuan berenang sendiri, posisi miring ke kiri yang didukung oleh bantal di bawah pinggul bisa membantu menciptakan sudut yang menguntungkan bagi sperma untuk menuju sel telur.

3. Mencegah gejala asam lambung 

Secara anatomis, lambung terletak di sisi kiri tubuh. Berbaring miring ke kiri menjaga katup antara kerongkongan dan lambung tetap berada di atas permukaan asam lambung. Hal ini sangat bermanfaat jika Anda sering mengalami mual atau perih di dada (heartburn) setelah beraktivitas fisik atau berhubungan intim di malam hari.

Manfaat miring kanan setelah berhubungan intim

Ternyata tidak hanya miring ke kiri, berbaring dengan tumpuan tubuh bagian kanan setelah berhubungan seks juga memiliki beberapa manfaat. Berikut ini beberapa manfaat posisi miring ke kanan setelah berhubungan intim.

1. Mengurangi beban jantung

Berbaring miring ke kanan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi jantung di dalam rongga dada karena tidak tertekan oleh paru-paru bagian kiri. Ini sangat baik untuk relaksasi jantung setelah detak jantung meningkat selama berhubungan intim.

2. Membantu pengosongan lambung

Jika berbaring miring ke kiri mencegah asam lambung naik, maka miring ke kanan justru membantu mempercepat proses pengosongan lambung menuju usus halus. Langkah ini bermanfaat bagi Anda yang suka merasa perut jadi kembung atau penuh setelah berhubungan seks, Moms.

3. Memicu ketenangan atau relaksasi

Dalam beberapa studi, posisi miring ke kanan dikaitkan dengan penurunan aktivitas sistem saraf simpatis, yang bisa membantu tubuh beralih ke mode istirahat (rileks) dengan lebih cepat. Karena itu, Moms dapat memiliki tidur yang berkualitas dan bisa beristirahat maksimal setelah berhubungan intim.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Berhubungan Intim

Berapa lama sebaiknya miring ke kiri?

Setelah memahami manfaat berbaring miring ke kiri, Moms mungkin bertanya-tanya, ”Berapa lama kita harus mempertahankan posisi ini agar efektif?". Para ahli fertilitas umumnya menyarankan untuk tetap berbaring dalam posisi miring atau terlentang dengan penyangga bantal selama 15-30 menit setelah berhubungan intim.

Anda tidak perlu berbaring selama berjam-jam atau semalaman penuh. Pasalnya, durasi 20 menit sudah cukup bagi jutaan sperma untuk melewati leher rahim menuju tuba falopi. Setelah durasi tersebut, Anda bebas untuk mengubah posisi tidur agar lebih nyaman atau bangun untuk buang air kecil guna mencegah infeksi saluran kemih (ISK).

Pilihan antara miring ke kiri atau ke kanan sebenarnya bergantung pada tujuan utama Anda. Jika fokus Anda adalah meningkatkan peluang kehamilan dan melancarkan sirkulasi ke rahim, maka miring ke kiri selama 20 menit adalah pilihan terbaik. Namun, jika Anda ingin memberikan waktu istirahat yang lebih tenang bagi jantung dan sistem pencernaan, miring ke kanan bisa menjadi alternatif setelah durasi istirahat awal terpenuhi.

Hal terpenting yang perlu diingat adalah kenyamanan bersama. Setelah waktu istirahat sekitar 15-30 menit selesai, pilihlah posisi tidur yang paling membuat Anda dan pasangan merasa rileks untuk pemulihan energi yang optimal, Moms. (MB/AY/GA/Foto: Arthurhidden/Freepik)