Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Batas Maksimal Telat Suntik KB 3 Bulan dan Solusi Amannya

Batas Maksimal Telat Suntik KB 3 Bulan dan Solusi Amannya

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Bagi sebagian Moms, suntik KB 3 bulan dianggap sebagai salah satu alat kontrasepsi paling praktis. Anda hanya harus datang ke bidan atau klinik setiap tiga bulan sekali untuk mendapatkan suntikan. Di sisi lain, karena berbagai hal terkadang bisa membuat lupa. Nah, Moms perlu tahu batas maksimal telat suntik KB 3 bulan agar rencana keluarga tetap berjalan baik.

Wajar jika rasa cemas menghinggapi saat Moms menyadari bahwa tanggal kembali untuk suntik KB 3 bulan sudah terlewat. Perasaan khawatir tentang risiko kehamilan yang tidak direncanakan pasti langsung muncul di pikiran. Lantas berapa lama jarak toleransi keterlambatan suntik KB 3 bulan?

Mengenal lebih dekat suntik KB 3 bulan

Sebelum membahas mengenai batas keterlambatan, ada baiknya Moms mengenal cara kerja alat kontrasepsi yang satu ini. Suntik KB 3 bulan mengandung hormon progestin (khususnya Depot Medroxyprogesterone Acetate atau DMPA).

Hormon ini bekerja dengan tiga cara utama untuk mencegah kehamilan, sebagai berikut:

  • Pertama, progestin mencegah indung telur melepaskan sel telur (ovulasi).
  • Kedua, hormon ini menebalkan lendir pada leher rahim, sehingga sperma kesulitan untuk masuk dan membuahi sel telur.
  • Ketiga, progestin menipiskan dinding rahim agar sel telur yang terlanjur dibuahi tidak dapat menempel dan berkembang. Karena disuntikkan setiap 12 minggu sekali, metode ini sangat disukai oleh para ibu karena praktis dan efektif.

Baca juga: Ciri-Ciri Anda Tidak Cocok KB Suntik 3 Bulan

Berapa lama Moms boleh telat suntik KB 3 bulan?

Jadwal ideal untuk mendapatkan suntikan lanjutan adalah tepat 12 minggu (sekitar 84 hari) setelah suntikan terakhir. Namun, tubuh manusia memiliki mekanisme penyerapannya masing-masing, dan hormon dari suntikan sebelumnya tidak langsung menghilang begitu saja di hari ke-85.

Menurut panduan medis secara umum, batas maksimal telat suntik KB 3 bulan adalah 2 minggu atau 14 hari dari jadwal yang seharusnya. Dalam rentang waktu masa tenggang ini, kadar hormon progestin di dalam tubuh Moms biasanya masih cukup tinggi untuk mencegah terjadinya ovulasi. Meski begitu, para tenaga kesehatan selalu menyarankan agar Moms datang tepat waktu untuk meminimalkan segala bentuk risiko.

Telat KB suntik 3 bulan selama 5 hari apakah bisa hamil?

Jika Moms terlambat selama 5 hari dari jadwal yang ditentukan bidan atau dokter, Anda masih berada di dalam batas aman toleransi 14 hari. Artinya, efektivitas suntik KB 3 bulan dalam mencegah kehamilan masih bekerja dengan sangat baik.

Risiko Moms untuk hamil karena telat 5 hari tergolong sangat kecil. Anda tidak perlu merasa terlalu cemas. Di sisi lain, tetap jadikan ini sebagai pengingat untuk segera menjadwalkan kunjungan ke fasilitas kesehatan terdekat pada hari itu juga.

Baca juga: Tanda-Tanda Hamil Setelah Lepas KB Suntik 1 Bulan, Cek Ciri-cirinya!

Langkah tepat saat menyadari telat suntik KB 3 bulan

Menyadari jadwal yang terlewat adalah langkah awal yang baik. Selanjutnya, Moms perlu mengambil tindakan yang tepat agar perlindungan terhadap kehamilan tetap optimal. Berikut adalah beberapa hal yang harus segera Anda lakukan:

1. Segera kunjungi bidan atau dokter

Jangan menunda lebih lama lagi. Segera hubungi atau datangi fasilitas kesehatan tempat Anda biasa melakukan suntik KB. Sampaikan dengan jujur berapa lama Anda sudah terlambat dari jadwal yang tertulis di kartu KB.

2. Gunakan kontrasepsi cadangan

Jika keterlambatan Moms sudah melebihi batas maksimal 14 hari, efektivitas KB suntik sudah menurun drastis. Jika Moms menerima suntikan setelah lewat dari masa tenggang tersebut, Anda disarankan untuk menggunakan alat kontrasepsi tambahan seperti kondom, atau tidak melakukan hubungan intim setidaknya selama 7 hari setelah suntikan baru diberikan. Waktu seminggu ini dibutuhkan agar hormon KB kembali bekerja efektif di dalam tubuh.

3. Lakukan tes kehamilan

Apabila Moms terlambat sangat lama (lebih dari 2 hingga 4 minggu) dan sempat melakukan hubungan intim tanpa pengaman, dokter atau bidan biasanya akan meminta Anda untuk melakukan tes kehamilan terlebih dahulu sebelum memberikan suntikan dosis berikutnya. Ini dilakukan untuk memastikan keamanan ibu dan janin jika ternyata pembuahan sudah terjadi.

Kesibukan sehari-hari, terkadang membuat ibu lupa untuk kembali melakukan suntik KB 3 bulan. Namun jangan khawatir, ada batas maksimal telat suntik KB 3 bulan. 

Jika keterlambatan suntik tidak terlalu lama, maka peluang untuk hamil kembali masih sangat kecil. Tapi jika keterlambatan sudah lebih dari 14 hari, disarankan Moms berkonsultasi dengan dokter atau ahli terlebih dahulu sebelum melakukan suntik KB 3 bulan lagi. (MB/WR/RF/Foto: 8photo/Freepik)