Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Bangle untuk Ibu Hamil, Ini Manfaat dan Aturan Aman Mengonsumsinya

Bangle untuk Ibu Hamil, Ini Manfaat dan Aturan Aman Mengonsumsinya

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Kehamilan merupakan momen yang membawa banyak perubahan pada tubuh. Perubahan hormon sering kali membuat Moms merasakan berbagai keluhan fisik, mulai dari mual pada trimester pertama hingga pegal-pegal saat perut makin besar. Wajar jika banyak ibu hamil mencari cara-cara alami untuk meredakan ketidaknyamanan tersebut.

Salah satu bahan alami yang sering disebut-sebut dalam perawatan tradisional keluarga Indonesia adalah bangle (Zingiber cassumunar). Rimpang yang masih satu keluarga dengan jahe ini sudah lama dipercaya membawa manfaat untuk kesehatan. Aromanya yang khas dan sensasi hangatnya sering diandalkan untuk mengatasi berbagai keluhan ringan sehari-hari. Yuk, ketahui manfaat bangle untuk ibu hamil dan aturan aman mengonsumsinya berikut ini, Moms!

Baca juga: 7 Manfaat Jahe untuk Kesehatan Tubuh Ibu Hamil

Manfaat bangle untuk ibu hamil

Bangle memiliki kandungan minyak atsiri, antioksidan, serta sifat antiinflamasi alami yang sangat baik. Buat bumil, kandungan ini dapat memberikan kenyamanan ekstra ketika tubuh sedang terasa kurang bersahabat. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan bangle untuk ibu hamil.

1. Meredakan keluhan pencernaan dan mual

Mual dan perut kembung adalah masalah klasik yang sering dialami bumil, terutama di awal masa kehamilan. Bangle memiliki sifat karminatif yang membantu mengeluarkan gas berlebih dari dalam saluran pencernaan. Sensasi hangat dari rimpang ini mampu memberikan efek menenangkan pada perut, sehingga rasa mual atau begah dapat perlahan berkurang.

2. Memberikan efek relaksasi dan hangat

Rasa lelah yang menumpuk sering kali membuat tubuh bumil terasa tegang. Aroma khas dari bangle memiliki efek aromaterapi yang menenangkan pikiran. Selain itu, sifatnya yang menghangatkan tubuh dapat melancarkan peredaran darah ringan, membantu bumil merasa lebih rileks setelah seharian beraktivitas atau saat cuaca sedang dingin.

3. Mengurangi nyeri otot dan sendi

Seiring bertambahnya usia kehamilan, beban yang ditopang oleh tubuh akan makin berat. Hal ini kerap memicu pegal di area punggung, pinggang, maupun kaki. Penggunaan racikan bangle dari luar, misalnya sebagai campuran minyak pijat, sangat efektif untuk meredakan ketegangan otot dan meredam nyeri sendi tanpa harus meminum obat-obatan kimia.

Baca juga: Manfaat dan Efek Samping Kencur bagi Ibu Hamil

Aturan aman konsumsi bangle untuk ibu hamil

Meskipun berasal dari alam, penggunaan tanaman herbal pada ibu hamil memiliki batasan yang harus sangat diperhatikan. Berikut ini aturan yang perlu diikuti saat ingin memanfaatkan bangle untuk ibu hamil.

1. Wajib berkonsultasi dengan dokter kandungan

Langkah pertama sebelum mencoba ramuan herbal apa pun adalah bertanya kepada ahlinya. Kondisi kehamilan setiap ibu sangatlah unik dan berbeda-beda. Diskusikan dengan dokter kandungan atau bidan kepercayaan Moms mengenai niat menggunakan bangle, baik untuk dikonsumsi maupun sebagai perawatan luar. Dokter akan memberikan lampu hijau atau alternatif lain berdasarkan riwayat medis Anda.

2. Hindari konsumsi dalam jumlah banyak

Bangle memiliki sifat yang cukup keras atau "panas" jika dikonsumsi sebagai minuman (jamu) dalam jumlah besar. Penggunaan rimpang yang bersifat memanaskan tubuh secara berlebihan sering kali tidak disarankan pada trimester pertama kehamilan, karena dikhawatirkan dapat memicu kontraksi dini. Jika dokter mengizinkan, gunakan dalam dosis yang sangat minim, misalnya hanya sedikit irisan untuk campuran teh hangat.

3. Utamakan penggunaan topikal (luar tubuh)

Cara paling aman untuk mendapatkan manfaat bangle saat sedang hamil adalah melalui penggunaan luar. Moms bisa menumbuk bangle segar lalu mengoleskannya pada area tubuh yang pegal seperti kaki atau pinggang bagian bawah. Bisa juga direbus, lalu air rebusannya dicampur ke dalam air hangat untuk mandi. Cara ini meminimalkan risiko senyawa aktif masuk ke dalam aliran darah janin, tetapi tetap memberikan efek relaksasi dan hangat yang diidamkan.

Bolehkah ibu hamil minum jamu bangle setiap hari?

Hal ini tidak disarankan. Minum jamu herbal berbahan rimpang yang memiliki efek panas secara rutin setiap hari selama masa kehamilan dapat berisiko bagi janin. Batasi konsumsinya dan selalu pastikan Anda sudah mendapatkan persetujuan dari dokter.

Hindari juga membalurkan racikan atau minyak rimpang ini secara langsung di area perut tempat janin berkembang, terutama jika racikan tersebut menimbulkan rasa panas yang intens. Lebih baik aplikasikan pada area kaki, bahu, atau punggung.

Untuk waktu terbaik menggunakan bangle, Moms bisa menggunakannya sebagai perawatan luar saat tubuh terasa sangat lelah atau pegal, misalnya di malam hari sebelum tidur. Air mandi campuran rebusan bangle akan membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Itulah manfaat bangle untuk ibu hamil dan aturan aman mengonsumsinya. Penggunaan bahan alami seperti bangle untuk ibu hamil memang membantu memberikan kenyamanan, selama dilakukan dengan takaran yang tepat. Jangan lupa juga untuk selalu berkonsultasi dengan dokter agar kehamilan Anda berjalan lancar, Moms. (MB/SW/RF/Foto: Azerbaijan_stockers/Freepik)