Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Menjalani peran sebagai ibu dan istri adalah tugas yang tidak mudah. Terkadang ada dinamika yang membuat hubungan keluarga sesekali terasa menantang, misalnya perbedaan pendapat dengan suami tercinta atau teguran dari orang tua. Hal tersebut bisa membuat suasana rumah menjadi sedikit tegang. Saat Moms bingung harus bagaimana untuk berkomunikasi, Anda bisa membaca doa meluluhkan hati seseorang.
Sebagai perempuan yang menjadi pilar keluarga, wajar jika Anda menginginkan kedamaian. Ketika kata-kata tak lagi mampu meredakan amarah atau keras kepala orang terdekat, kita selalu memiliki satu sandaran terbaik. Dalam agama Islam, memanjatkan doa adalah cara paling lembut sekaligus paling kuat untuk menyentuh hati seseorang. Allah SWT adalah Sang Pembolak-balik hati manusia, dan kepada-Nya kita bisa memohon pertolongan.
Doa meluluhkan hati seseorang dalam Islam
Dalam ajaran Islam, meyakini bahwa hanya Allah SWT yang memiliki kendali penuh atas hati setiap hamba-Nya adalah hal yang fundamental. Ketika kita berhadapan dengan seseorang yang keras hati, pendekatan fisik atau adu argumen sering kali justru memperburuk suasana. Sebaliknya, pendekatan spiritual melalui doa membawa energi positif yang menenangkan.
Salah satu riwayat doa yang paling dikenal untuk melembutkan hati adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Daud AS. Allah SWT memberikan mukjizat kepada Nabi Daud berupa kemampuan untuk melunakkan besi yang keras hanya dengan tangannya. Dari kisah ini, para ulama menyarankan sebuah doa agar hati yang sekeras besi pun bisa dilembutkan oleh Allah.
Allahumma layyin li qalbahu, laiyyinta li Dawudal hadid.
Artinya: Ya Allah, lembutkanlah hatinya untukku, sebagaimana Engkau melembutkan besi untuk Nabi Daud.
Doa ini sangat fleksibel dan bisa dibaca kapan saja ketika Anda teringat pada sosok yang hatinya ingin Anda sentuh dengan kelembutan, Moms.
Baca juga: Kumpulan Doa untuk Melembutkan Hati Anak yang Pemarah
Doa meluluhkan hati pasangan yang sedang marah
Rumah tangga adalah tempat bersatunya dua kepala dengan isi pemikiran yang berbeda. Terjadinya selisih paham dengan suami adalah bagian dari proses pendewasaan pernikahan itu sendiri. Ketika suami sedang marah atau emosi, membalasnya dengan amarah hanya akan memicu konflik yang lebih besar.
Langkah terbaik yang bisa Moms lakukan adalah memberi jeda, menarik napas panjang, dan mendoakannya dari jauh. Saat amarah pasangan sedang memuncak, bacalah doa meluluhkan hati pasangan yang sedang marah ini dengan penuh harap: Ya Jabbar, Ya Mutakabbir, Ya Lathif, Ya Haliim.
Kalimat ini bermakna seruan kepada Allah SWT yang Maha Kuasa dan Memiliki Kebesaran (Al-Jabbar, Al-Mutakabbir), tetapi pada saat yang sama, Dia Maha Lembut dan Penyantun terhadap hamba-Nya (Al-Lathif, Al-Haliim).
Kalimat zikir ini sering diamalkan untuk memohon perlindungan dari kezaliman, memperkuat hati, memohon ketenangan jiwa, dan agar dilunakkan hatinya oleh Allah SWT.
Anda juga bisa melengkapinya dengan doa penyejuk hati: La hawla wala quwwata illa billah (Tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah).
Setelah suasana hati pasangan membaik, barulah Moms bisa kembali membuka komunikasi dari hati ke hati yang penuh cinta.
Baca juga: Doa Meluluhkan Hati Suami agar Rumah Tangga Harmonis
Doa meluluhkan hati orang tua yang keras
Menyatukan pandangan dengan orang tua atau mertua terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi para ibu muda, terutama dalam urusan pola asuh anak (parenting). Anda mungkin memiliki visi yang berbeda tentang cara mendidik atau memberikan nutrisi terbaik untuk Si Kecil, sementara orang tua bersikeras dengan cara tradisional mereka.
Menegur orang tua secara langsung bisa melukai perasaan mereka. Karena itu, gunakanlah doa meluluhkan hati orang tua yang keras agar mereka bisa lebih memahami posisi dan niat baik Anda tanpa merasa digurui.
Bacalah doa ini usai salat: Allahumma musarrifal qulub, sarrif qulubana ‘ala tha’atik.
Artinya: Ya Allah, Zat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan-Mu.
Selain itu, selalu selipkan doa memohon ampunan untuk kedua orang tua (Rabbighfirli wa li walidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira). Energi cinta dan ketulusan dari doa seorang anak perlahan-lahan akan meruntuhkan dinding ego, membuka ruang diskusi yang lebih sehat demi kebaikan cucu mereka tercinta.
Doa meluluhkan hati seseorang agar rida
Ada kalanya kita dihadapkan pada situasi di mana kita sangat membutuhkan restu, izin, atau keridaan dari orang lain. Hal ini bisa berupa izin dari suami untuk kembali bekerja, restu orang tua untuk mengambil sebuah keputusan besar, atau bahkan persetujuan dari rekan kerja dalam suatu urusan penting.
Mendapatkan rida dari orang terdekat akan membawa keberkahan dan ketenangan pikiran. Untuk memuluskan jalan tersebut, Moms bisa memanjatkan doa meluluhkan hati seseorang agar rida dengan membaca ayat ke-200 dari Surah Ali Imran, yang bermakna memohon kesabaran dan kekuatan.
Robbisrohli sadri, wayassirli amri, wahlul 'uqdatam millisani, yafqohu qouli.
Artinya: Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.
Berdoalah agar niat baik Moms tersampaikan dengan jelas dan diterima dengan lapang dada oleh mereka yang bersangkutan.
Tata cara mengamalkan doa meluluhkan hati seseorang
Membaca doa tidak sekadar mengucapkan kata-kata. Agar doa yang dipanjatkan lebih meresap dan mudah diijabah, ada beberapa adab dan tata cara yang sangat baik untuk diterapkan dalam rutinitas harian Anda, yakni:
1. Sucikan diri dan hati
Pastikan Anda dalam keadaan suci dari hadas (berwudu). Bersihkan juga hati dari rasa dendam atau niat buruk. Berdoalah semata-mata karena ingin mencari kedamaian dan rida Allah, bukan untuk memanipulasi kehendak orang lain demi keegoisan semata.
2. Pilih waktu yang mustajab
Peluang terkabulnya doa akan jauh lebih besar jika dipanjatkan pada waktu-waktu mustajab. Sisihkan waktu di sepertiga malam terakhir (setelah salat tahajud), antara azan dan ikamah, atau di waktu asar pada hari Jumat. Menjadikan doa ini sebagai bagian dari rutinitas spiritual Anda akan membawa dampak luar biasa bagi kesehatan mental.
3. Hadapkan wajah ke kiblat
Jika memungkinkan, menghadaplah ke arah kiblat, angkat kedua tangan dengan penuh kerendahan hati, dan mulailah doa dengan memuji Allah SWT serta membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
4. Panggil nama sosok tersebut
Saat membaca doa, hadirkan wajah orang yang Anda tuju di dalam benak Anda. Sebut namanya secara spesifik di dalam doa, dan mintalah kepada Allah untuk melembutkan hatinya dan menyatukan hati Anda berdua dalam kebaikan.
Itulah bacaan doa meluluhkan hati seseorang. Menghadapi kerasnya hati seseorang memang membutuhkan energi ekstra. Namun, Anda bisa mengandalkan kekuatan doa meluluhkan hati seseorang sebagai bentuk penyerahan diri yang paling indah. Ini bukan berarti kita berhenti berusaha berkomunikasi, melainkan kita memohon kepada Allah SWT untuk melembutkan jalan kita. (MB/SW/RF/Foto: Freepik)
