Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Kiat Jalan Kaki yang Aman untuk Ibu Hamil

Kiat Jalan Kaki yang Aman untuk Ibu Hamil

Moms, kata siapa Anda tidak bisa berolahraga selama hamil. Anda masih bisa melakukannya, tapi hindari olahraga yang terlalu berat dan berisiko pada kehamilan ya! Anda disarankan melakukan olahraga ringan saja, contohnya berjalan kaki. Berjalan kaki sangat bagus dilakukan karena menjaga badan tetap fit tanpa mencederai lutut dan pergelangan kaki. Berjalan juga aman dilakukan selama 9 bulan masa kehamilan.

Jika Anda sudah melakukan aktivitas berjalan secara rutin, maka tetaplah melakukannya. Jika belum, yuk mulai dari sekarang! Nah, agar aktivitas berjalan tetap aman dan tidak mengganggu kehamilan, perhatikan beberapa hal berikut ya Moms:


1) Saat kehamilan menginjak semester I, Anda dapat berjalan-jalan di luar rumah dan pastikan memakai sepatu yang tepat. Pilih sepatu yang tidak membuat pergelangan kaki dan jari menjadi sakit ya, Moms! Lindungi kulit dari sinar matahari dengan topi. Jangan lupa membawa botol minuman agar terhindar dari dehidrasi yang dapat menyebabkan kontraksi dan meningkatkan suhu tubuh sehingga berbahaya bagi Anda dan janin. Jika di luar cuaca terlalu panas, maka berjalan-jalan di pusat perbelanjaan bisa jadi pilihan. Atau, Anda bisa melakukannya di rumah dengan menggunakan treadmill.

 

2) Pada kehamilan semester II, postur tubuh semakin berubah. Oleh karena itu, hindari cara berjalan yang membuat punggung menjadi tegang. Saat berjalan tegakkan dagu dan lihatlah ke depan. Ayunkan lengan untuk menjaga keseimbangan. Sebaiknya cari teman berjalan agar lebih termotivasi. Selain itu, hindari berjalan di tempat gelap untuk menghindari tersandung dan jatuh.

 

3) Memasuki semester III, tetaplah melakukan aktivitas ini. Tapi hindari berjalan di jalan tidak rata agar tidak kehilangan keseimbangan dan membuat Anda terjatuh. Jika sudah mendekat hari persalinan, jangan berjalan-jalan terlalu jauh. Ingat, jangan memaksakan diri karena malah bisa membuat Moms berisiko mengalami kelelahan dan sesak napas. (Meiskhe/HH/dok.Freepik)

BACA JUGA:

6 Alasan Ibu Hamil Harus Olahraga

4 Gerakan Olahraga Sederhana untuk Ibu Hamil

Olahraga Tepat untuk Ibu Hamil